GADIS CUTE DAN MANDIRI

GADIS CUTE DAN MANDIRI
Episode 27 Gadis Cute Dan Mandiri


__ADS_3

🌟🌟🌟


Melihat Kinan menangis Siska ikut duduk kelantai menenangkan Kinan.


"Kamu jangan nangis, kamu cerita sama Mama, Papa, ada Mira, ada Ririn dan juga Anto. coba ceritakan bagaimana bisa seperti ini" ucap Siska menuntun Kinan berdiri dan membawanya keruang tengah.


Setelah Kinan selesai menceritakan semuanya kepada mereka, Kinan kembali menangis.


Hiks... Hiks... Hiks...


"Mala cuman anak ku seorang Ma, dan dia bukan lagi anak dari Reno, dulu Reno yang meninggalkan ku disaat aku membutuhkannya, Aku berjuang sendiri sampe Mala tumbuh besar sperti sekarang" Ucap Kinan sambil meng-lap Air mata yang yang mengalir dipipinya.


"Sayang, bukannya mama tidak mendukungmu tapi anak dan ayah itu tidak bisa dipisahkan, jika kamu tidak bisa memaafkannya setidaknya biarkan dia bertemu ayahnya" Siska memberi saran kepada Kinan tapi kinan menolak keinginan Siska.


"Nggak Ma, aku tidak akan membiarkan dia bertemu Mala, aku akan menyembunyikan Mala darinya" ucap Kinan marah tapi lagi-Lagi Air matanya mengalir dipipi yang mulus itu.


"Apa kamu masih mencintai Reno, kok kakak lihat kamu marah sekali saat tau Reno bertemu dengan Mala" ucap Mira angkat suara.


"Aku tidak mencintainya Lagi kak, aku hanya membencinya" ucap Kinan berbohong, tapi hati kecilnya mengatakan masih mencintai Reno.


"Kalau kamu nggak mencintainya, kenapa sampe sekarang kamu belum menikah lagi, sama halnya dengan Reno dia juga tidak menikah lagi, kalian nggak boleh egois ini demi Mala juga" ucap Mira lagi.


Kinan hanya diam mendengar ucapan Mira.


"Sekarang kakak istirahat saja dulu besok kakak dibantuin bang Anto menemukan solusinya, betul kata kak Mira nggak boleh egois" ucap Ririn.


"Ia dek kamu tenang dulu ini udah larut malam, besok abang bantu cari solusi ya" bujuk Anto.


Akhirnya mereka semua pergi kekamar masing-masing untuk istrahat, Kinan yang sudah duduk di kasurnya memegang HPNya dan menelfon Reno, ketika telfon diangkat Kinan sengaja berbicara dengan nada lembut.


"Hallo Reno, mana Mala"


"Sudah tidur dikamarnya, ada apa kamu menelfonku?"


"Aku minta maaf atas tindakanku, aku tidak melarang mu lagi bertemu dengan Mala tapi besok bujuk dia untuk bertemu dengan ku dan tinggal dengan bersama ku"


Saat reno mendengar ucapan Kinan hatinya langsung tidak tega apalagi mendengar suara Kinan yang serak, akhirnya Reno Pun luluh pada Kinan.


"Baiklah besok pagi aku antar dia ketempatmu, tapi permintaan ku jangan halagi aku bertemu dengannya" ucap Reno memendam amarahnya, yang dari tadi berapi-api.


"Baiklah, aku mau istirahat bye" ucap Reno mematikan telfon.

__ADS_1


Setelah telfon mati kini hati Kinan sudah mulai tenang, "Aku harus memikirkan cara dan dimana Mala akan aku sekolahkan agar Reno tidak menemukannya" guman Kinan.


Akhirnya malam ini Kinan tidur dengan lelap.


Berbeda dengan Reno yang masih setia menemani anaknya yang sedang tidur "maafkan aku Kinan, aku mencintaimu dan aku ingin hidup bahagia bersama kalian" guman Reno.


Saat Reno membayangkan hidup bahagia bersama Mala dan Kinan dia terlelap didalam kamar Mala. Reno memeluk anaknya dengan sayang.


🌟🌟🌟


Sedangkan sepasang suami istri dirumah Kinan, Ririn belum tidur tapi suaminya Anto sudah terlelap dalam mimpinya.


Ririn membangunkan Anto dari tadi tapi hanya berguman dan tidur kembali, saat ini Ririn menginginkan sesuatu matanya belum bisa terpejam. Ririn ingin sebuah pertempuran dimalam hari, tapi sayangnya Anto masih terlelap dalam tidurnya.


"Aku harus lakukan sesuatu" guman Ririn sambil membuka, dimana pusaka itu tersimpan dengan rapi, Ririn berusaha supaya yang empunya pusaka bisa bangun. tidak menunggu Lama sang pemilik bagun dan bertanya.


"Ada apa sayang, abang capek pengen istirahat" ucapnya saat melihat Ririn melakukan seseuatu.


"Bang Ririn mau ini"ucapnya


Akhirnya Anto yang tadi mengantuk kembali bersinar saat sang istri meminta sesuatu dari dirinya.


"Kamu nggak Capek? hari ini kita banyak antifitas" Tanya Anto, Ririn hanya menggelengkan kepalanya.


"Bang, terimakasih ya" ucap Ririn bahagia


"Sama-sama, abang suka saat kamu nggak malu meminta pada abang, semoga cepat dapat isi ya" ucap Anto memegang perut Ririn.


"Mudah-mudahan Bang" jawab Ririn dengan posisinya yang memeluk sang suami.


"Sayang dari tadi belum tidur ya" tanya Anto.


"Belum Bang, dari tadi aku banguni tapi abang nggak bangun-bangun" ucap Ririn cemberut.


"Jadi karena pengen itu makanya nggak bisa tidur" tanya Anto lagi dan dijawab oleh ririn denga muka yang imut.


"Hehe, ia Bang, nggak tau kenapa Ririn tadi pengen kali sama abang" jawabnya jujur.


Anto yang mendengar ucapan istrinya sangat senang dan memeluknya erat.


"Ya udah sekarangkan sudah tekabul keinginan kamu, jadi udah bisa tidurya ya!, gini aja abang peluk"

__ADS_1


Akhirnya mereka tidur diatas Jam 12 dimana semua penghuni rumah sudah terbang kealam mimpi tapi mereka masih bekerja.


🌟🌟🌟


Sarapan pagi ini, tanpa terkecuali mereka semua sudah makan diatas meja, selesai sarapan Mira angkat bicara pada Kinan.


"Dek Kinan mungkin hari ini aku akan pulang membawa Mama dan Papa, jadi kakak harap bedamailah dengan Reno, jangan egois ya " ucap Mira.


sedangkan yang hanya diam.


"Baiklah kak, Kinan akan berdamai dengan Reno" ucap Kinan berbohong padahal dia ingin membawa putrinya jauh dari Reno.


"Hari ini Jam berapa kakak pulang"


"Mungkin siang ini dek, kerjaan kakak masih banyak juga di Jakarta" jawab Mira.


Saat mereka sedang mengobrol Reno datang membawa Mala, Mala segera menghampiri mamanya dan memeluknya.


"Mah, Mala minta maaf udah ninggalin Mama" ucapnya menangis dipelukan Kinan. kinan tidak menjawab dan hanya memeluk Mala dalam diam.


Reno yang masih berdiri angkat bicara kepada orang tua Kinan.


"Pah, Mah, Reno minta maaf telah membuat Kinan bersedih Lagi" ucapnya menyesal.


"Tidak apa-apa nak Reno, kami tau posisi mu seperti apa, kamu melakukan itu karena menyayangi Mala sebagai putrimu, Papa berbicara seperti ini karena Papa sudah mejalaninya" ucap Papa Kinan.


Siska yang mendengar ucapan suaminya terharu, dia mengingat dimana dulu dia dulu mengalami pemerkosa*n saat pulang bekerja tengah malam. dia hamil hasil pemerkosa*n itu tapi suaminya tetap menerimanya dan selalu menyayangi anak hasil dari pemerkosa*n itu sampai tumbuh dewasa, walau tidak terlihat oleh kasat mata.


"Terimakasih Pah, sudah mengerti tentang perasaan Reno, disini juga Reno mau menyampaikan maaf kepada Papa dan Mama Karena dulu meninggalkan Kinan tanpa menyerahkannya kembali kepada Papa" ucap Reno merasa bersalah.


🌟🌟🌟


Jangan Lupa


Like.... Like .... Like....


Vote.... Vote.... Vote....


Dan juga


Favorite...

__ADS_1


Kasiah Hadiah Juga 😙😙😙


__ADS_2