GADIS CUTE DAN MANDIRI

GADIS CUTE DAN MANDIRI
Episode 74 Gadis Cute Dan Mandiri Season 2


__ADS_3

🌟🌟🌟


"Yaudah aku mau mandi dulu".


"Apa mau air panas biar aku siapin dulu?" Mala berjalan kekamar mandi.


"Yaudah deh aku tunggu disini dulu" ucap Riko mendudukan bokongnya di sofa.


Kinan keluar dari dalam kamar mandi sambil menunggu bak mandi penuh Mala mengambil baju untuk Riko.


"Mau kopi nggak? biar aku buat" tanya Mala lagi.


"Teh manis ajalah Mala, sama cemilan pengen ngemil nih" ucap Riko berjalan kekamar mandi untuk mandi.


Selesai menyiapkan baju untuk Riko, Kinan membuat teh langsung dikamar karena masih ada stok didalam kamar tanpa keluar dari kamar.


Riko duduk manis kembali disofa setelah selesai mandi, Kinan membawa teh dan cemilan dan diletakkan diatas meja.


"Ada lowongan diperusaan papa nggak Riko? tanya mala.


"Kenapa, kamu mau kerja? kebetulan bagian manajer keuangan lagi kosong, baru hari ini manajernya berhenti kerja" ucap Riko sambil meminum teh yang yang dia pegang.


"Kalau kamu mau, nanti aku urus ya biar besoknya kamu bisa kerja".


"Terimakasih ya, kamu memang sahabat paling mengerti" Mala mencubit pipi Riko gemas.


"Heh.. aku bukan sahabatmu ya, aku suamimu" Riko menekan kata suami.


"Hehe suami rasa sahabat" Mala hanya cengengesan.


"Kalau cuman sahabat kenapa setiap hari kamu melayani seperti isteri beneran? cuma satu yang tidak kamu layani".


"Mama ngajari aku untuk selalu melayani mu dengan baik, aku juga tidak keberatan untuk melayani mu" ucap Mala serius.


"Hmmm, apa kamu mau melayani ku kalau masalah ranjang?" Riko penasaran dengan ucapan Mala.


"Apa aku harus melayanimu dalam hal itu, bukannya dulu sudah berjanji untuk tidak melakukan itu".


"Hahah kok Mala sekarang sudah berbeda dengan mala yang dulu?" tanya Riko.


"Aku cuma ingat kata Mama saja katanya harus menurut sama suami" ucap Mala lagi.


"Nggak harus kok, tapi aku lebih suka Mala yang jadi sahabatku, pemberani" Riko mengajak rambut Mala.


Mala langsung menepis tangan Riko dari kepalanya.


"Kok langsung berubah?" tanya Riko.

__ADS_1


"Katanya lebih suka Mala yang dulu, inikan sipat asliku" ucap Mala langsung pergi kekasur.


Riko geleng-geleng kepala melihat kelakuan Mala, riko ikut menyusul Mala kekasur.


"Mala kerokin aku dong, kayaknya aku masuk angin nih" ucap Riko.


Mala langsung mengambil uang koin dari tasnya, dan mengerok punggung Riko.


"Hoam.... aku ngantuk nih makasih ya" Riko langsung memejamkan matanya ingin tidur.


Mala juga merebahkan badannya disamping Riko dan memeluk Riko, seketika Riko langsung membuka matanya.


"Ngapain? tumben mau peluk, biasanya aku peluk tanpa sengaja aja kamu langsung pukul aku" Riko berbicara tanpa melepas tangan Mala dari tubuhnya.


"Udah achh nggak usah ribut, katanya ngantuk? ucap Mala menutup matanya. Riko tersenyum melihat tingkah Mala sesuka hatinya saja kalau bertingkah.


Riko mencium bibir Mala yang sudah menutup matanya, tapi Mala langsung melotot.


"Jangan macam-macam aku mau tidur" ucap Mala.


🌟🌟🌟


Malam sudah berganti menjadi terang sepasang suami istri itu masih tidur dengan nyenyak saling berpelukan.


Karena masih nyenyak tidur mereka tidak mendengar kedoran dari luar, akhirnya Tiara membawa kunci cadangan untuk membuka pintu.


Pintu terbuka Tiara dapat melihat dua orang itu masih nyenyak dalan tidur, tiara geleng-geleng kepala melihat kelakuan mereka.


"Riko bangun" Tiara berteriak supaya Riko dan Mala terkejut.


Mereka berdua langsung bangun dan Mala heran melihat ibu mertuanya sudah didalam kamar mereka. dan makin terkejutnya ketika melihat posisi mereka saling berpelukan.


Mala langsung menendang Riko, hingga terjatuh kelantai.


Aaaaa... Riko merasakan sakit di pinggangnya, tapi Tiara malah tertawa saat melihat kelakuan keduanya.


"Cepat kalian bangun dan bersiap sudah jam 9 pagi masih saja asik perpelukan" ucap Tiara lalu pergi dari kamar itu.


Tanpa menolong Riko, Mala langsung berlari kekamar mandi, tapi Mala lupa untuk mengunci kamar mandi dan alhasil Riko juga masuk kedalam kamar mandi itu.


Aaaa.... Mala menutup bagian tubuhnya yang perlu disembunyikan dengan tangannya sambil berteriak.


"Keluar.... kenapa kamu masuk pas aku lagi mandi?" tanya Mala.


"Siapa suruh nggak mengunci pintu" Riko tidak mendengarkan makian Mala dia mulai fokus untuk melepas pakaiannya.


"Kenapa kamu lepas baju, cepat pakai!" ucap Mala tapi tidak dihiraukan oleh Riko dia tetap fokus melepaskan bajunya hingga tidak tersisa satupun pakaian dibadannya.

__ADS_1


Melihat Riko yang sudah mulai gila Mala membilas badannya dan memakai handuk, saat Mala memegang gagang pintu untuk dibuka tiba-tiba Riko memeluk tubuh itu.


"Cepat selesaikan mandi mu atau aku akan menghajarmu dikamar mandi ini" Riko mengancam Mala supaya menurut.


Dengan berat hati Mala kembali dengan ritual mandi, Mala sangat malu saat melihat yang intim dari Riko, tapi berbeda dengan Riko dia malah senang bisa mengerjai Mala kembali, karena telah membuat paginya dengan tulang remuk akibat tendangannya kepada Riko.


"Rasain kamu, siapa suruh pagi-pagi sudah buat kesal" batin Riko sambil tersenyum kemenangan.


"Apa lihat-lihat, mau kucongkel mata mu itu?" ucap Mala kesal.


"Hahah siapa suruh membuat ku kesal pagi-pagi begini" ucap Riko.


Mala melempar sabun yang ada didekatnya kepada Riko.


Plak...


Sabun mendarat ditangan Riko karena Riko menghidar dari serangan Mala. Riko kembali mendekati Mala dan memeluknya.


"Aaa Riko jangan macam-macam nanti aku nangis" ucap Mala yang hanya ditanggapi oleh senyuman licik oleh Riko.


Riko sengaja membuat mala kesal dengan memegang gunung kembar milik Mala, tapi siapa sangka kedua orang itu menjadi menegang.


Riko segera melepaskan tangannya dari Mala dan bergegas menuju sower dan cepat-cepat menyelesaikan mandinya.


Keduanya sudah keluar dari kamar mandi Mala segera memakai bajunya karena merasa canggung dengan Riko. begitu juga dengan Riko dia langsung memakai baju yang disiapkan Mala dan bergegas pergi.


"Mala siapkan berkas lamaran mu, hari ini aku akan mengurus kerjaan untukmu, bye" Riko langsung meleset pergi dari sana menuju kantor.


Sedangkan Kinan hanya diam saja dengan ucapan Riko, dia juga bergegas keruang makan untuk makan pagi.


Pagi ini Mala makan hanya sendiri karena semua orang sudah sarapan, Tiara datang dari arah dapur saat melihat menantunya sedang makan.


"Sayang hari ini temani Mama ke apotik ya, Mama ingin beli sesuatu" ucap Tiara sambil mendudukkan bogongnya dikursi yang kosong.


"Mama mau beli apa?" tanya Mala.


"Mama mau beli, obat kuat untuk Riko, mama lihat dia sangat kelelahan, apa servisannya kurang mantap?" tanya Tiara.


"Servicean apa mah?" tanya Mala karena tidak mengerti dengan ucapan Tiara.


"Service buat anak lho sayang, berapa ronde dia tahan?" jiwa kepo Tiara tumbuh.


"Haha Mama ada-ada aja, nggak usah beli ma Dia kuat kok" Mala berbohong supaya Mama mertuanya tidak membeli barang aneh itu.


"Pokoknya nanti temani Mama, hari ini kamu harus lebih senang dari malam sebelumnya" ucap Tiara lagi.


...🌟🌟🌟...

__ADS_1


...Jangan Lupa Tinggalkan Jejak Iya....


__ADS_2