Garis Tanganku

Garis Tanganku
episode 3


__ADS_3

setelah lelah muter muter Tanpa arah akhirnya kami sampai juga Di Depan kost kostan Lisa. Aku memilih untuk tidak Turun Dari Mobil Dan langsung pulang Karena hari Sudah menjelang malam. sesampainya di rumah Aku melihat mama Dan papa yang sedang Nonton TV Di temani secangkir teh Dan makanan ringan. Aku memilih untuk langsung ke kamar agar bisa istirahat. badanku terasa sangat lelah.


"ren" kudengar Suara mama memanggil ku. Dan mau tak Mau aku menghampiri Mereka.


"ya ma" jawabku malas


"Baru pulang Kok langsung kekamar, sini Dulu dong Ngobrol ngobrol dengan mama papa"


mendengar Kata Kata mama mau gak Mau aku nyamperin Mereka. Dan setelah aku duduk papa langsung bertanya


"Gimana nak? apa Kalian Sudah mendapatkan pekerjaan? "


"belum pa" jawabku seadanya


"terus gimana? " Tanya papa lagi


"reni juga gak tahu" jawabku bingung


"papa kan sudah bilang, Tamatan SMA itu Sulit untuk mendapatkan pekerjaan nak. Kenapa kamu Dan lisa tidak kuliah Saja Dulu. kamu kan Bisa meyakinkan Lisa untuk nerima Tawaran papa membiayai kuliah Kalian berdua. papa Dan mama kamu sudah menganggap Lisa seperti anak kami sendiri"kata papa berusaha membujukku untuk kuliah


"reni tahu Pa,tapi papa Sama mama Kan juga tahu Gimana keras kepalanya Lisa. reni sudah berulang kali membujuknya untuk kuliah, tapi jawabannya tetap Sama. Dia ingin kuliah dengan Biasanya sendiri" jawabku dengan Nada pasrah


"tadi Kata Lisa Dia akan melamar sebagai office girl sambil nunggu panggilan kerja. Katanya dengan ijazah yang kamu punya itu pekerjaan yang kemungkinan besar Bisa Dia dapatkan" lanjutku .


papa Dan mama kaget mendengar apa yang baru saja aku katakan. Tapi mereka juga tahu bagaimana Lisa, jika Dia sudah mengambil keputusan maka tidak seorangpun bisa merubahnya.


"Lalu Apa yang akan kamu lakukan nak? " apa kamu juga tidak Ingin kuliah? "papa kembali bertanya


"reni belum tahu Pa. reni masih mikir" jawabku Asal.


"reni kekamar Dulu ya ma, pa. reni mau Mandi, Gerah "Kataku sambil beranjak pergi ke kamar sebelum papa Dan mama kembali bertanya.


"habis bersih bersih makan ya nak" Kata mama dengan Suara sedikit keras karena aku sudah sampai di kamar


"ya ma" jawabku sebelum menutup pintu kamar.


*****


setelah menghabiskan makan malam aku kembali ke kamar. mama Dan papa juga Spertinya sudah tidur. Karena saat ini sudah Hampir tengah malam. Aku duduk di kasur sambil kembali mencari pekerjaan di laptop ku. Karena mataku masih belum Mau diajak untuk tidur. saat Aku sedang asik melototin laptop ku, aku mendengar Ada pesan masuk di hp ku. aku berfikir ini pasti Lisa, Biasanya jika dia tidak Bisa tidur, Dia pasti mengirimin aku pesan dan kami akan Ngobrol sepanjang malam sampai akhirnya kami Sama Sama tertidur.


ku ambil hp ku untuk melihat Siapa yang mengirimkan Aku pesan. Dan aku cukup kaget melihat Nama orang yang tertera Di hp ku. hmm.. aku fikir Dia sudah lelah mengejarku. Karena beberapa minggu ini Dia tidak pernah menghubungi Atau mengirimkanku pesan lagi. Aku tertawa sendiri melihat hp ku, Ada perasaan bahagia karena ternyata Dia masih mengingatku. Segera ku Buka isi pesannya


"hi, apa kamu Sudah tidur? "


"belum" jawabku singkat


baguslah, itu artinya Aku Bisa Ngobrol denganmu"

__ADS_1


"aku fikir kamu Sudah melupakanku"jawabku lagi sambil kutambahkan emoji tersenyum di ujung kalimat


"Aku Sudah berusaha, Tapi sepertinya aku belum Mampu "


"bukankah dikampusmu banyak wanita cantik. Dan aku yakin Banyak wanita yang tergila gila denganmu "jawabku


"Tapi tidak ada yang secantik kamu"


"Udah deh ded, jangan mulai Lagi. gombalanmu itu gak akan ngaruh ke aku".walaupun Aku mengatakan seperti itu, Tapi hatiku rasanya berbunga bunga mendengar Kata Kata nya.


tapi dedi terus saja merayuku, Dan aku tetap mematahkan setiap rayuannya.


kami Terus Saja saling berbalas pesan sampai akhirnya kami memutuskan untuk tidur karena malam Sudah sangat larut.


Dan aku pun tertidur sambil tersenyum karena mengingat semua Kata Kata gombal yang Di ucapkan dedi tadi.


\*\*\*\*\*\*\*


"ren, bangun. anak gadis jam Segini masih aja tidur. Malu Tuh Sama matahari" Lisa berusaha membangunkan aku yang masih menggulung Di balik selimut. Tapi Karena Aku belum juga bangun akhirnya Lisa berteriak Di telingaku


"kebakaran... kebakaran" Katanya dengan Suara nya yang Hampir Saja memecahkan gendang telingaku. mendengar itu Aku langsung lompat Dari tempat tidurku


"dimana kebakaran? "tanyaku dengan wajah cemas. sementara Lisa tertawa Puas melihat reaksiku. setelah menyadari Kalau Lisa sedang mengerjaiku, aku melempar Bantal kearahnya. tapi Lisa berhasil mengelak dari seranganku.


"Sialan lo lis, Hampir copot jantungku"


"lo tuh yang kurang kerjaan pagi pagi udah bertamu kerumah orang"jawabku kesal karena sudah di ganggu tidurnya.


"Maaf ya Nona reni, jam sebelas itu Sudah tidak pagi Lagi. Emang tadi malam lo tidur jam berapa sich sampe jam Segini masih molor?" Tanya Lisa dengan tatapan curiga.


"he... ternyata udah siang ya" jawabku sambil menggaruk garuk kepalaku yang sebenarnya tidak gatal.


"auk ah" Kata Lisa yang kesal karena tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan dariku.


"jangan kebanyakan manyun, ntar cantik nya hilang lho" jawabku sambil mencubit Gemas pipi lisa


"aauww sakit"


"Maaf sengaja" jawabku sambil berlari menuju kamar Mandi meninggalkan Lisa yang ngomel ngomel sendiri.


setelah Selesai Mandi aku Dan Lisa Turun kebawah untuk sarapan sekaligus makan siang. Karena sudah tengah hari.


"papa Sama mama kemana bik?" tanyaku pada bik inah yang Bekerja Di rumahku.


"Nyonya Dan tuan Keluar non. Katanya Mau kerumah temannya tuan"jawab bik inah menirukan Kata Kata nyonya nya sebelum berangkat.


"oh" hanya itu yang Keluar Dari mulut ku

__ADS_1


"sepertinya hari ini kita hanya makan berdua lis" Kataku pada lisa


"bagus dong itu artinya Aku Bisa makan sepuasnya Tanpa harus Malu malu" Kata Lisa dengan senyum nya.


"Iya gak malu Malu tapi Malu maluin ya" jawabku menggoda lisa


"bodo amat, yang penting kenyang"jawab Lisa sambil mengambil makanan yang Dia Mau. Dan kami pun menyantap hidangan yang Ada sambil saling mengejek satu Sama lain.


\*\*\*\*\*\*


"Besok gue Udah mulai kerja ren"


"Emang lo yakin Mau kerja disitu?"aku masih berusaha meyakinkan Lisa untuk mencari pekerjaan yang Lebih baik atau menerima tawaran orang tuaku untuk kuliah. rasanya aku Gak tega ngeliat sahabatku Bekerja sebagai office girl


"yakin Gak yakin"jawab Lisa datar


"kenapa sih lo Gak Mau nerima Tawaran orang tua gua, Lo kan gak harus kerja Gituan. setelah Tamat kuliah, gue yakin Kok Kita Bisa mendapatkan pekerjaan yang baik"kataku lagi dengan penuh penekanan berharap Lisa mau berubah fikiran


"ren, Boleh gak gue minta sesuatu dari lo? " lisa balik bertanya


"Apa? "tanyaku


"untuk Kali ini biarkan Aku dengan pilihanku sendiri ya.aku tahu kamu perduli denganku.dan aku senang sekali. tapi Aku juga Ingin mandiri ren. aku tidak Ingin hidup dari Belas Kasih orang lain.aku ingin menikmati Tiap proses dalam hidupku. aku tahu pekerjaanku ini berat. tapi dengan melakukannya aku akan Lebih menghargai hidup. kamu mengerti Maksud kan ren".


"baiklah jika itu Sudah menjadi keputusanmu. sebagai sahabat Aku akan mendukung setiap keputusanmu. Tapi kamu harus ingat satu hal. jika kamu Ada masalah, Aku Ingin menjadi orang pertama yang kamu Cari. Aku akan selalu ada untukmu" aku tahu Sekuat apapun Aku mencegahnya, Lisa akan tetap dengan keputusan nya. Jadi yang bisa aku lakukan hanyalah mendukung setiap keputusan nya.


"Siap boss" Jawab Lisa sambil menempelkan Tangannya kekepala seperti sedang hormat benders.


"anak pintar" jawabku sambil mengelus elus ujung kepalanya. Dan akhirnya kami pun tertawa bersama.


saat kami sedang asik tertawa Tiba Tiba hp ku bunyi. Aku mengambil hp ku Dan melihat Siapa yang memanggilku. saat kita lihat Nama dedi yang tertera Di situ, cepat cepat kumatikan panggilannya.


"dari siapa ren? Kok gak singkat? " Lisa menatapku bingung. mungkin karena melihat ekspresi wajahku.


"gak tau. gak Ada namanya. mungkin salah sambung" jawabku berusaha tersenyum menutupi kebohonganku


"Angkat aja, Siapa tahu yang telephone cowok keren" Kata Lisa asal


"Malas banget gue. Gak da waktu buat pacaran. " jawabku


"oh ya Besok Kan kamu Sudah mulai Bekerja, Jadi hari ini kita harus rayakan. kita Nonton Dan setelah itu kita makan sepuasnya "lanjutku


"gue Jadi Malu sendiri ren, gue yang diterima kerja tapi lagi Lagi lo yang traktir " Kata Lisa dengan wajah sedih


"Udah nyantai aja. ntar Kalau lo udah gajian, gue pasti minta ditraktirin makan yang bayak" jawabku sambil menaik turunkan alisku


"he... Iya deh. tapi gak janji ya"kata Lisa sambil tersenyum haru.

__ADS_1


__ADS_2