Garis Tanganku

Garis Tanganku
episode 9


__ADS_3

Hari Hari pun berlalu. aku Dan dedi semakin Dekat. Dan persahabatanku dengan Lisa juga baik baik Saja. dedi Setuju dengan permintaanku Kalau setiap hari Libur kami akan Jalan bertiga dengan Lisa. Karena Aku Ingin Lisa juga bisa Dekat dengan dedi. terkadang Aku berfikir Kalau lisa masih menyimpan perasaannya ke dedi. jika melihat Sikap Lisa yang agresif Dan terkadang Ingin terlihat manja Di Depan dedi. tapi Aku yakin Lisa tidak mungkin mengkhianati persahabatan kami. Lisa juga udah bilang kembali Aku Kalau dia tidak punya perasaan apa apa lagi ke dedi. walaupun sampai Sekarang yang aku tahu belum ada satu orang pria pun yang Dekat dengan Lisa. mungkin Lisa Ingin fokus bekerja saja. fikirku. entahlah, semoga ini hanya kecemasan ku Saja.


" gadis cantik Di larang melamun sendiri" kata rendy sambil mengambil tempat duduk di sampingku. Aku yang kaget dengan kedatangan rendy yang Tiba Tiba spontan memukul pundak rendy.


"apaan sich loe bikin kaget aja" Kataku kesal.


" he... Maaf. lagian kamu Ngapain sich melamun sendiri. yuni mana? " Tanya rendy sambil memandang kesana kemari mencari keberadaan yuni.


"yuni masih ada keperluan, ntar juga nyusul" Kataku.


" Tumben kamu ke Kampus ?" tanyaku, Karena Semenjak Aku tahu rendy juga kuliah Di sini jarang sekali Aku melihat keberadaannya.


"lagi Kangen aja Sama kamu" kata nya asal


" gak usah ngarang dech. Aku ini pacar teman kamu lho" kataku dengan wajah tegang. Aku teringat kata Kata dedi kalau sebenarnya rendy juga menyukaiku. Dan aku tidak Ingin memberi Harapan ke rendy. Aku tidak Ingin dedi salah paham.


saat Aku Dan rendy sedang asik Ngobrol Tiba Tiba yuni Dan dedi datang bersamaan.


" asyik benar nich Ngobrol nya" kata dedi sambil memandang rendy yang sedang duduk di sebelah ku dengan tatapan Ingin menghabisi. Dan rendy yang mengerti kemarahan teman nya itu pun langsung menggeser posisi duduknya menjauh Dari ku. Tanpa menunggu lama dedi segera mengambil pososisi duduk di sampingku.


"sayang, kamu sudah datang. Kok bisa bareng yuni? " kata ku gugup karena dedi melihatku duduk berdua dengan rendy. Aku melihat keberadaannya arah yuni berharap bisa mencairkan Susana.


" ya nich, tadi waktu Jalan ke sini Aku ngeliat dedi. ya udah kita bareng " kata Yuni. Sementara dedi hanya diam.


" ded, kamu mau pesan apa biar sekalian Aku pesanin " kata Yuni menunggu jawaban dedi. tapi yang Di Tanya Gak juga membuka Suara. sampai akhirnya


"sayang, yuk kita pulang " kata dedi menarik tanganku Tanpa melihat ku Dan perdulikan yuni Dan rendy yang Ada di Sana. aku Gak punya pilihan selain mengikuti dedi. Dan kedua teman ku itu hanya Bisa saling pandang dengan ekspresi yang Gak jelas.

__ADS_1


************


" Udah sering kamu berduaan dengan rendy seperti tadi "? Tanya dedi yang masih menyimpan kemarahan.


" Gak juga" jawabku Pelan tanpa berani melihat wajahnya.


" kamu sengaja ketemu brduaan aja dengan Dia? " Tanya nya Lagi.


" enggak"


"kamu senang bisa Ngobrol berdua dengan Dia "?


"enggak" . Tiba Tiba dedi menghentikan mobilnya. Dan tindakan nya itu sukses membuatku kaget. Aku beranikan diri melihatnya. pancaran kemarahan masih terlihat jelas Di Mata nya. tatapan nya bagaikan Mata seekor Elang yang Ingin menerkam mangsanya.


" enggak enggak Dan enggak. apa hanya itu yang bisa kamu katakan " Kata dedi sambil memukul setir yang Ada di Hadapannya. sepertinya dedi ingin melampiaskan kemarahannya . sungguh Aku benar benar gak nyangka reaksi nya akan Semarah ini melihatku dengan rendy. Aku kembali tertunduk. air mataku Hampir saja jatuh,untung Aku Bisa menahan nya untuk tidak keluar. Dan hanya kata Maaf yang Keluar Dari mulutku.


"sayang, kamu tahu kan Kalau Aku itu sayang banget Sama kamu. kamu tahu kan berapa lama aku menunggu cintamu. kamu tahu kan aku tidak Ingin kehilangan kamu. " Kata dedi dengan Nada kecewa. akhirnya air mataku berhasil menerobos keluar. Kata Katanya benar benar membuatku merasa bersalah. Hari ini aku menyadari betapa besar rasa cinta dedi kepadaku. sebesar rasa cemburu nya. melihat ku menangis, dedi menghapus air mataku dengan ibu jarinya. di genggaman nya kedua tanganku.


" sayang, maafin Aku yang udah buat kamu nangis. Aku Gak Suka ngeliat kamu Dekat dengan laki laki lain. Aku cemburu yang. Karena Aku Sangat mencintaimu. maafin Aku ya yang" kata dedi dengan wajah memelas.


"a Aku.. Aku yang salah" Kataku terbata.


" seharusnya aku menjaga perasaan kamu. seharusnya aku.... " belum sempat aku menyelesaikan Kata Kataku dedi memotong Ucapan ku.


" gak sayang. kamu gak salah. Aku yang salah karena terlalu cemburu. aku Harap kamu bisa menerima kekuranganku ini yang" .dan aku hanya Bisa mengangguk.aku Ingin Dia tahu Kalau Aku mencintainya dengan semua kekurangan Dan kelebihannya.


" sayang, setelah hari ini aku janji akan selalu menjaga perasaanmu. Kita lupain semuanya ya. aku mencintaimu dan akan selalu mencintaimu " Kataku sambil tersenyum. Dan akhirnya aku bisa melihat senyuman itu lagi di wajah dedi.

__ADS_1


" Terimakasih sudah menerima cintaku, yang. Aku janji akan selalu membahagiakan kamu" Kata dedi. Dan aku hanya tersenyum. setelah itu kamu pun kembali melanjutkan perjalanan.


**********


setelah mengantar reni pulang ,dedi pun mengarahkan mobilnya kembali rumahnya. Dia seperti tidak punya semangat untuk melakukan apapun. akhirnya Dia menghabiskan waktunya seharian di kamar. dedi masih belum bisa menghilangkan kekesalannya melihat orang yang di cintanya berdua dengan pria lain. sambil berbaring di ranjangnya dedi masih bermain main dengan ingatannya. sampai akhirnya Dia pun tertidur.


'ting' .


suara Pesan masuk membangunkan dedi. mungkin karena Dia tidak benar benar tidur Jadi dia Bisa mendengar Suara Pesan yang masuk ke dalam ponselnya. dedi mengambil ponselnya yang terletak Di Meja kecil di samping ranjangnya. sambil tetap berbaring dedi melihat Siapa yang mengirimkan nya Pesan. dedi sedikit kaget melihat Nama si Pengirim.lisa ? Ada apa Lisa mengirimkanku pesan yang? tanyaku dalam hati. Dan untuk menjawab rasa penasaranku. langsung ku Buka pesannya.


" malam ded, Lagi Apa ?" kulihat jam dinding dinding Kamarku. ternyata sudah jam 8 malam.


" lagi balas chat Dari loe " jawab dedi Asal. Lisa membalas dengan emoji tertawa.


" ada apa nich chat gue? mau nyari reni?"


" Gak Kok. cuma Pengen ngobrol dengan loe aja. bolehkan? " Tanya Lisa .aku Gak tahu harus Jawab apa. Hari ini aku begitu emosi melihat reni Ngobrol berdua dengan rendy. Dan Sekarang Lisa Ingin Ngobrol denganku. bagaimana Kalau reni tahu? apakah dia tidak akan salah paham? Aku berkata sendiri dalam hati. Karena Aku tidak membalas pesannya Lisa kembali mengirimi ku pesan.


"ded? gue ganggu ya? "


" oh Maaf, gak Kok lis. loe kan sahabatnya pacar gue. Gak ganggu kok". kenapa sich dedi harus bawa bawa reni. umpat Lisa kesal. Tapi biarlah yang penting dia Mau ngobrol dengan gue. Dan Lisa pun memulai aksinya. awalnya obrolan Mereka Seputaran hubungan dedi Dan reni. lama kelamaan Lisa mulai menunjukkan sinyal sinyal Kalau dia juga menyukai dedi. entah dedi Gak ngerti dengan sinyal yang Di berikan Lisa, Atau pura pura tidak mengerti. Tapi dedi selalu punya jawaban klise untuk setiap pertanyaan Lisa yang dianggap nya melenceng. Dan setelah Hampir satu jam Mereka saling bertukar pesan. akhirnya mereka memutuskan untuk mengakhiri nya.


" terimakasih ya ded, udah Mau nemenin gue ngobrol " Tulis lisa


" Apa sich yang Gak buat loe" balas dedi lengkap dengan emoji tertawa. dedi Gak Pernah menyangka Kalau kata Katanya itu membuat Tekad Lisa untuk mendapatkannya Lebih besar.


Aku akan tagih kata Katamu itu Suatu Hari nanti kata lisa dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2