
Rasmi Wulandari dengan Renata menghabiskan waktu santainya disiang hari itu hingga habis magrib. Mereka juga bertukar nomor hp, Instragram dan facebook intinya semua sosmednya.
Rasmi mengunggah foto mereka ke halaman instagramnya dan juga history whatsapp mereka masing-masing.
"Cukup rumit kalau seperti itu, tapi gimana dengan nasibnya kakak ipar kalau dia tahu dan juga kenapa Abang tidak terus sama mereka saja?"
Erga dengan santainya berbicara seperti itu sambil menikmati buah anggur yang kebetulan tersaji di atas meja.
"Itulah yang aku pikirkan, padahal aku sudah bicara dengan mereka jika aku sudah menikah tapi, malah mereka mengancam ku akan menggangu kehidupan Rasmi jika saya menolaknya,"
Ersam bukannya tidak bisa melawan tapi karena alasan Kakek dan Neneknya yang menjadi bahan pertimbangan.
"Ingat hari minggu yah malam kamu harus datang di acara adik ipar ku, jangan lupa datang," ujarnya Renata sebelum pergi dari hadapannya Rasmi.
"Insya Allah…" balasnya Rasmi sebelum meninggalkan sekitar restoran Jepang.
Rasmi baru menyalakan mesin motornya ketika mobil yang dipakai oleh Renata sudah pergi jauh.
__ADS_1
"Mbak Renata istri orang kaya tapi, enak diajak ngobrol enggak sombong, sopan dan ramah juga," gumamnya Rasmi sambil menyalakan mesin motornya.
Rasmi mengemudikan mobilnya dengan kecepatan yang cukup rendah, karena ingin menikmati pemandangan malam itu yang begitu ramai padahal belum malam minggu, baru malam kamis.
Erga kelimpungan menghadapi ketidakberdayaan Abang angkatnya. Ersam Arsenio Dewantara baru saja meninggalkan ruangan kantornya tanpa mengerjakan pekerjaannya sedikitpun.
"Ya Allah… kalau seperti ini rencanaku ke kampung harus kembali tertunda karena jika aku pergi dengan keadaan Ersam yang seperti ini aku tidak bisa tenang pergi jauh dari sisinya, semoga saja dia pulang langsung ke rumahnya kakak ipar," cicitnya Erga.
Erga melanjutkan pekerjaannya yang ditinggalkan oleh Ersam begitu saja.
"Kalau seperti ini terpaksa harus lembur, tapi kok aku sampai lupa mengatakan padanya kalau Mbak Rasmi bekerja di sini sebagai sekretarisnya, kok bisa sampai aku lupa hal sepenting ini yah," Erga menggelengkan kepalanya.
Ersam baru saja datang dan langsung menuju ke bartender. Seorang perempuan seksi menyambut kedatangannya dan ingin menawarkan servisnya tapi, Ersam langsung menepis tangannya perempuan itu. Perempuan itu sama sekali tidak mengenali Ersam sehingga tidak mengetahui kebiasaan Ersam.
Menejer club' tersebut segera mendatangi ladysnya itu," kalau Tuan Ersam Arsenio Dewantara datang berkunjung ke sini jangan sekali-kali berusaha untuk menggodanya jika kamu masih ingin bekerja," ancamnya Rio menejernya.
"Aku tidak akan membiarkan ikan kakap besarnya lepas dari genggaman tanganku, aku yakin dia akan bertekuk lutut di hadapanku,bukan Ninda namaku jika Tuan Ersam malam ini aku tidak dapatkan," gumam nya Ninda.
__ADS_1
Anak buah yang ditugaskan untuk mengawasi dan mengikuti kemanapun perginya Ersam segera mengabarkan kepada Erga apa yang terjadi.
"Terus awasi jangan sampai lengah sedikitpun dan singkirkan orang-orang yang berusaha untuk mengambil kesempatan dalam keadaan Tuan Muda yang mabuk," perintahnya Erga.
"Baik Bos," jawab anak buahnya.
Rasmi baru saja sampai di rumahnya. Ia segera menyiapkan beberapa potong pasang pakainnya dan juga beberapa perlengkapan kantor yang rencananya besok akan ia bawa.
Rasmi menyiapkan satu persatu dengan baik tanpa kekurangan sedikitpun, sehingga besok pagi ia tidak perlu capek-capek membuang waktunya.
Rasmi kebingungan memilih pakaian kerjanya karena, semua model pakaiannya cukup rekomended banget sehingga ia pusing sendiri dengan pilihannya jatuh pada pakaian yang mana.
"Pilih yang ini saja, aku sudah lelah untuk memilihnya lagi," cicit Rasmi.
Sudah pukul sebelas malam, tapi Ersam belum pulang juga sedangkan Ersam belum pulang juga. Rasmi menyempatkan waktunya untuk membalas beberapa pesan chat dari sahabatnya terutama dari Renata, perempuan yang baru dikenalnya beberapa hari yang lalu. Tetapi, hubungan mereka sudah akrab tidak seperti orang yang baru saling kenal tapi, seakan sudah lama bertahun-tahun lamanya.
Kehidupan in bukan untuk menemukan cinta, tapi untuk membangun cinta. Cinta yang indah tidak mungkin hanya ditemukan. Cinta yang indah menuntut pengorbanan yang tidak sederhana.
__ADS_1
Hanya dibutuhkan beberapa detik untuk jatuh cinta, tapi seumur hidup untuk membuktikannya.
"Menunggumu dalam kesabaran lebih indah bagiku dari pada mengungkapkannya. Menantimu dalam doa lebih bermakna dari pada menjelaskannya."