Handsome Ghost Charm

Handsome Ghost Charm
Bab 48


__ADS_3

Sementara di kamar, Arga baru membuka matanya.


"Sayang, sayang bangun." Arga mencoba membangunkan Rara.


"Eemm.... Udah jam berapa ini?" Tanya Rara yang sudah bangun.


"Udah jam 08.00 sayang." Jawab Arga.


"Aku tadi malam mabok ya?" Tanya Rara.


"Iya sayang." Jawab Arga.


"Loh sayang, aku kok gak pake baju dan kamu juga?" Tanya Rara yang terkejut melihat dirinya bertelanjang dada.


"Emang kamu gak ingat tadi malam kita ngapain?" Tanya Arga.


Sejenak Rara mengingat apa yang terjadi tadi malam.


"Iya sayang, aku ingat hehehe." Jawab Rara.


"Ya udah kamu mandi duluan sana." Suruh Arga.


"Ntar lagi deh, masih pengen rebahan." Ucap Rara.


"Kalo gitu kamu pake baju dulu nih, ntar masuk angin." Suruh Arga.


"Iya sayang." Jawab Rara.


"Aku keluar dulu ya, mau minum." Ucap Arga.


"Hu ugh." Rara mengangguk.


Arga pun memakai bajunya dan keluar dari kamar.


Terlihat Efan dan Sofie sedang nonton tv.


"Kalian udah bangun? Cepat juga." Ucap Arga.


"Iya Bos." Jawab Efan.


"Rara belum bangun ya Ga?" Tanya Sofie.


"Udah tapi masih mau rebahan katanya." Jawab Arga.


Arga berjalan ke dapur untuk minum dan masak buat sarapan.


Efan menghampiri Arga.


"Bos belajar masak dari mana?" Tanya Efan.


"Gak dari mana-mana sih Fan, bisa dengan sendirinya aja." Jawab Arga.


"Kok bisa gitu Bos?" Tanya Efan.


"Iya karena waktu tinggal di luar negeri gue tuh hidup sendiri, jadi mau tidak mau ya gue melakukan ini semua." Jawab Arga.


"Wah Bos emang paling hebat." Ucap Efan.


"Lu juga harus bisa masak biar pasangan lu klepek-klepek." Ucap Arga.


"Masa sih Bos?" Tanya Efan.


"Ya lu lihat aja tuh Rara jadi klepek-klepek sama gue kan." Jawab Arga.


"Iya juga ya." Ucap Efan.


"Wanita tuh istimewa, jadi kita sebagai pria harus memberi yang istimewa juga sama pasangan kita." Ucap Arga.


"Rara beruntung bisa mendapatkan hati anda Bos." Ucap Efan.


"Lu salah Fan, justru gue yang beruntung bisa mendapatkan Rara." Ucap Arga.


"Iya Bos, Rara emang wanita yang istimewa." Ucap Efan.


"Makanya lu pernah sampe suka sama Rara kan?" Tanya Arga.


Deg, Efan terkejut.


"Tapi sekarang Rara milik gue, jadi lu buang jauh-jauh perasaan lu itu." Arga memperingatkan.


"Iya Bos, udah aman kok." Ucap Efan.

__ADS_1


"Mulai sekarang lu harus berusaha menjadikan Sofie wanita yang paling istimewa di hati lu." Ucap Arga.


"Eh maksud Bos?" Tanya Efan.


"Udah deh, lu gak usah ngeles. Gue yakin terjadi sesuatu tadi malam antara lu dan Sofie." Ucap Arga.


Efan nyengir sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Ya udah sekarang lu bantuin gue masak." Pinta Arga.


"Kita mau masak apa bos?" Tanya Efan.


"Makanan kesukaan Rara." Jawab Arga.


Arga dan Efan pun masak bersama hingga selesai dan menyusun makanan di meja makan.


Rara yang sudah selesai mandi dan berpakaian pun keluar dari kamar.


Rara melihat Sofie sedang duduk di sofa, Rara pun menghampirinya.


"Eh udah bangun lu Ra." Ucap Sofie.


"Lu udah dari tadi bangun Sof?" Tanya Rara.


"Hu ugh." Sofie mengangguk.


Selesai mengurus sarapan, Arga dan Efan pun kembali ke sofa bergabung dengan Rara dan Sofie.


"Eh sayang kamu sudah mandi?" Tanya Arga pada Sofie dan duduk di sebelahnya.


"Iya sayang." Jawab tersenyum.


"Kamu kenapa gak ganti baju?" Tanya Arga.


"Baju aku kan di apartemen yang satunya." Jawab Rara.


"Disini kan juga ada baju kamu." Ucap Arga.


"Mana ada sayang." Ucap Rara.


"Ada sayang, pakaian kamu udah aku siapkan disini. Coba deh kamu lihat di lemari." Suruh Arga.


"Masa sih?" Tanya Rara meyakinkan.


Rara pun berjalan menuju ke kamar Arga dan membuka pintu lemari Arga.


Ternyata benar, Arga mempersiapkan banyak pakaian untuk Rara.


Rara tersenyum kagum dan langsung mengganti pakaiannya.


Setelah selesai ganti baju, Rara pun kembali ke Sofa.


"Nah..gitu kan lebih bagus." Ucap Arga.


"Emang Arga perfeksionis banget ya." Ucap Sofie.


"Eh lu Sof kalo mau ganti baju pake aja tuh baju Rara, ada banyak kok." Ucap Arga.


"Iya Sof, yok kita ganti baju." Ajak Rara.


"Beneran boleh nih?" Tanya Sofie memastikan.


"Ya boleh aja sih, kenapa gak?" Jawab Arga.


Rara pun mengajak Sofie masuk ke kamar Arga untuk ganti baju.


"Ra, lu beruntung banget mendapatkan Arga yang super perhatian gitu." Ucap Sofie.


"Iya Sof, gue bahagia banget." Jawab Rara.


Selesai Sofie ganti baju, mereka pun duduk di kasur.


"Ra, gue mau cerita sama lu." Ucap Sofie.


"Cerita apa Sof?" Tanya Rara penasaran.


"Cerita tentang gue sama Efan." Jawab Sofie.


"Kenapa dengan kalian?" Tanya Rara lagi.


"Begini Ra, jadi tadi malam itu..."

__ADS_1


Sofie menceritakan yang terjadi antara dirinya dan Efan tadi malam.


"Itu lah yang terjadi Ra." Sofie selesai bercerita.


"Ah yang bener Sof?" Tanya Rara.


"Iya Ra, gue gak bohong." jawab Sofie.


"Jadi sekarang kalian pacaran?" Tanya Rara.


"Hu ugh." Sofie mengangguk.


"Wah selamat ya Sof." Rara memeluk Sofie.


"Hemmm..." Sofie tersenyum.


"Sof, Efan itu cowok baik. Gue tau banget gimana dia karena kami berteman dari kecil. Gue yakin lu bakalan bahagia pacaran sama Efan, Percaya deh." Ucap Rara.


"Iya Ra, gue akan selalu berusaha mencintai Efan." Ucap Sofie.


"Nah gitu baru bener." Ucap Rara.


"Ya udah yok kita keluar gabung dengan kekasih kita." Ajak Sofie.


"Ayok." Rara setuju.


Mereka berdua pun keluar dari kamar menuju ke sofa.


"Ayok kita sarapan, udah kesiangan nih sarapannya." Ajak Arga.


"Iya yok." Sambung Efan.


Rara dan Sofie mengangguk dan tersenyum.


Mereka berempat pun menuju ke meja makan dan menyantap sarapan mereka yang udah kesiangan itu.


"Eh setelah ini kita belanja yok." Ajak Arga.


"Hmm ayok ayok gue mau." Jawab Sofie.


"Lah gue belom ganti baju." Ucap Efan.


"Gampang lah, lu pake baju gue aja tuh." Ucap Arga.


"Wah makasih Bos." Ucap Efan.


Selesai sarapan, Efan dan Arga pun mandi. Sedangkan Sofie dan Rara bersiap-siap.


"Sudah siap semuanya? Yok kita berangkat." Ajak Arga.


"Kita naik mobil gue aja ya bos." Pinta Efan.


"Bebas." Jawab Arga.


Mereka pun turun ke basemen dan masuk ke dalam mobil Efan.


Efan melajukan mobilnya dengan santai.


"Kita belanja dimana nih Bos?" Tanya Efan.


"Bebas, lu atur aja." Jawab Arga.


"Eh, selesai belanja kita nongkrong ya." Rara mengusulkan.


"Setuju...!!! Hari ini kan ada yang baru jadian jadi mereka harus traktir kita." Ucap Arga.


"Uhuk uhuk uhuk." Sofie batuk mendengar ucapan Arga.


"Kenapa lu Sof, sakit?" Tanya Arga.


"Kok Arga..."


"Udah gak usah lu sembunyikan, gue tau kok." Ucap Arga.


Sofie menunduk malu.


"Bukan gue ya Sof, sumpah." Ucap Rara.


Efan senyum-senyum sambil nyetir.


......malam ini author up 2 bab ya......

__ADS_1


...jangan lupa like, coment dan vote nya biar author makin semangat nulisnya....


...makasih sayang sayang kuh 😘...


__ADS_2