
Di kamar Efan dan Sofie baru saja tidur setelah kegiatan hangat yang mereka lakukan, sementara di kamar Arga dan Rara, mereka sudah dari tadi sampai di dunia mimpi.
Pagi tiba waktu menunjukan pukul 07.00 wib. Rara terbangun dari tidurnya langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Selesai mandi dan berpakaian, Rara mencoba membangunkan kekasihnya.
"Arga... Arga..." Panggil Rara sambil menggoyangkan tubuh Arga.
"Sayang, kamu udah bangun." Arga membuka matanya.
"Udah sayang, udah mandi juga pun." Jawab Rara.
"Jam berapa sekarang?" Tanya Arga.
"Masih jam 7.30." Jawab Rara tersenyum.
"Ya udah aku mandi dulu deh." Arga bangkit dari kasur berjalan menuju kamar mandi.
Rara duduk di Sofa yang berada di kamar sambil memainkan ponselnya.
Tak lama kemudian Arga pun selesai mandi dan memakai pakaiannya.
"Sayang ayok kita masak buat sarapan." Ajak Arga.
"Ayok." Rara mau.
Mereka berdua keluar dari kamar menuju dapur dan memasak bersama hingga selesai.
"Sofie sama Efan mana ya? Apa mereka belum bangun ya?" Tanya Rara.
"Mungkin tadi malam mereka lembur makanya jam segini belum bangun." Jawab Arga asal.
"Arga, mereka tuh lagi cuti sama kayak kita. Masa lembur sih, ada-ada aja kamu ih." Ucap Rara.
"Hahaha iya iya, ya udah kamu bangunkan mereka sana." Arga tertawa lebar.
"Oke." Jawab Rara sambil berjalan menuju kamar Efan dan Sofie.
"Sofie oo Sof." Rara mengetuk pintu kamar mereka.
"Iya Ra." Teriak Sofie dari dalam kamar.
"Buruan turun kita sarapan." Teriak Rara.
"Oke." Teriak Sofie lagi.
Rara kembali menuju ruang makan menemui kekasihnya dan menunggu temannya. Selang beberapa menit kemudian Efan dan Sofie pun datang ke ruang makan.
"Wah sorry ya Bos kami kesiangan jadi gak bantuin Bos masak." Ucap Efan cengengesan.
"Iya gak apa-apa, gue ngerti kok." Arga melirik Efan memasang senyum mencurigakan.
Efan yang dilirik Arga pun jadi senyum-senyum gak jelas.
"Ya udah yok kita sarapan." Ajak Rara.
"Oke." Efan dan Sofie mengangguk.
Mereka berempat pun menyantap sarapan yang di masak Arga. Selesai sarapan mereka duduk di ruang keluarga, nonton tv sambil bercerita.
"Fan, siang ini kita jadi ke hotel Xz buat makan siang bareng bokap lu?" Tanya Arga.
"Oh jadi dong Bos, nanti kita berangkat jam 11 ya dari sini." Pinta Efan.
"Oke Fan." Ucap Arga.
__ADS_1
"Kalo gitu kita siap-siap yok Sof, ini udah jam 09.30 loh." Ajak Rara.
"Hhmm iya yok." Sofie setuju.
"Cepat amat, masih jam 09.30 ini." Sambung Efan.
"Ya Fan, lu kayak gak tau aja kalo cewek lagi dandan. Lamaaa." Ucap Arga.
"Wajar dong, namanya kita ingin tampil cantik di depan pasangan." Ucap Rara.
"Iya sayang, makasih ya." Arga mengecup kening Rara.
"Ya udah yok Ra." Ajak Sofie.
"Yok." Jawab Rara.
Sofie dan Rara berjalan ke kamar untuk bersiap.
"Ntar ya Ra, gue ambil baju dulu di kamar." Ucap Sofie.
"Oke Sof, gue tunggu di kamar gue ya." Ucap Rara dan Sofie mengangguk.
Rara masuk ke dalam kamar untuk ganti baju, tak lama kemudian Sofie pun datang ke kamar Rara untuk bersiap bersama.
"Ra, gue deg deg an tau." Ucap Sofie memegang bagian dadanya.
"Lu tenang aja, Papa Efan yang gue kenal itu orangnya baik kok." Rara mencoba menenangkan Sofie.
"Beneran Ra?" Tanya Sofie meyakinkan.
"Beneran Sof." Jawab Rara.
"Kapan terakhir lu ketemu Papa Efan?" Tanya Sofie lagi.
"Terkahir gue ketemu itu kayaknya tamat SMP deh." Jawab Rara.
"Emang, hahaha." Tawa Rara pecah.
"Lu harus nunjukin penampilan terbaik lu buat ketemu camer." Saran Rara.
"Hu ugh." Sofie mengangguk.
Mereka pun merias diri untuk acara makan siang bareng Papa Efan.
Satu jam kemudian mereka turun ke ruang keluarga setelah selesai bersiap.
"Loh kenapa kalian belum bersiap?" Tanya Rara yang melihat Arga dan Efan masih duduk di ruang keluarga.
"Kita cowok mah gampang, gak butuh waktu lama." Jawab Efan.
"Ya udah sana buruan ganti baju." Suruh Sofie.
"Iya iya." Efan nurut.
Efan dan Arga pun naik ke kamar untuk bersiap. Lima belas kemudian mereka kembali ke ruang keluarga.
"Yok kita berangkat sekarang." Ajak Arga.
"Ayok." Jawab Sofie dan Rara serentak.
Mereka berempat pun masuk ke dalam mobil. Efan melajukan mobilnya dengan santai. 30 menit kemudian mereka sampai di hotel Xz. Mereka turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam hotel.
"Selamat siang tuan." Sapa seorang pegawai hotel sambil membungkukkan badannya.
Sofie, Rara dan Arga heran dengan perbuatan pegawai hotel itu.
__ADS_1
"Tuan Ridwan sudah menunggu, mari saya antar." Ucap pegawai hotel dan terus berjalan mengantar mereka pada Papa Efan.
"Disini ruangannya Tuan, silahkan masuk." Ucap pegawai hotel.
"Terima kasih ya pak." Ucap Efan.
"Sama-sama Tuan." Jawab pegawai hotel.
"Papa." Panggil Efan.
"Aah kalian sudah datang rupanya." Papa Efan memeluk anaknya.
"Pa kenalin teman-temanku, ini Arga, Rara dan Sofie." Ucap Efan dan mereka bertiga menyalami tangan Papa Efan.
"Ini Rara anaknya Pak Indra kan?" Tanya Papa Efan memastikan.
"Iya Om bener." Jawab Rara tersenyum.
"Wah makin dewasa makin cantik kamu ya." Ucap Om Ridwan.
"Terima kasih Om." Jawab Rara.
"Ayo kita duduk dulu." Ajak Om Ridwan.
"Iya Om." Jawab Rara dan Sofie serentak.
"Apa kabar Papa dan Mama kamu Ra?" Tanya Om Ridwan.
"Baik Om." Jawab Rara.
"Jadi ini pacar kamu yang namanya Arga?" Tanya Om Ridwan.
"Iya Om, kok bisa tau Om?" Tanya Rara.
"Tau dari Efan lah, emang tau dari siapa lagi." Jawab Om Ridwan.
Rara dan Arga tersenyum.
"Terus ini calon menantu Papa Fan?" Tanya Om Ridwan sambil menunjuk ke arah Sofie.
"Iya Pa, cantik kan." Jawab Efan.
"Iya cantik, pinter kamu milih calon menantu buat Papa." Jawab Om Ridwan tersenyum.
Sofie yang sedang dipuji hanya bisa tersenyum malu.
"Papa ada kerjaan apa di Bali?" Tanya Efan.
"Cuma mau lihat perkembangan hotel ini aja Fan, ya sekalian jalan-jalan lah." Jawab Om Ridwan.
"Melihat perkembangan hotel ini, maksudnya Om?" Tanya Rara.
"Sebenernya hotel ini milik Papa Ra." Jawab Efan.
"What? Hotel ini kan banyak cabangnya di seluruh Indonesia Fan." Rara terkejut.
"Iya bener." Jawab Efan.
"Wah Om Ridwan makin sukses aja nih, Rara sampe gak tau loh." Ucap Rara.
"Iya Ra, sejak keluarga Om pindah dulu lah Om mulai merintis masuk di bisnis perhotelan." Om Ridwan menjelaskan.
"Oo." Rara membulatkan bibirnya.
"Lu gak pernah cerita ke kita Fan." Ucap Arga.
__ADS_1
"Hehehe maaf." Efan cengengesan.
"Jadi kapan kita ke rumah Sofie Fan?" Tanya Om Ridwan.