
Seminggu berlalu sesuai rencana hari ini Efan dan Arga akan pindahan bersama. Tidak banyak yang mereka bawa, hanya pakaian dan berkas-berkas penting saja karena semuanya sudah lengkap di rumah baru mereka. Rangga dan Dhani juga ikut membantu pindahan. Rangga menggunakan mobil Dhani agar bisa membantu membawa beberapa barang.
"Udah semuanya ini Kak?" Tanya Rangga pada Arga.
"Sepertinya sudah." Jawab Arga.
"Ya udah yok kita berangkat." Ajak Rangga sambil menutup bagasi mobil Dhani.
"Mereka pun berangkat, begitu juga Efan yang berada di apartemennya.
Tak lama kemudian mereka sampai di rumah baru Arga, begitu juga dengan Efan dan Sofie yang juga baru sampai.
"Lu bantuin Kak Efan biar gue bantuin Kak Arga ya." Pinta Rangga pada Dhani.
"Oke Ngga." Ucap Dhani kemudian berjalan menuju ke rumah Efan. "Kak Efan, biar Dhani yang bantuin ya." Ucap Dhani pada Efan.
"Oh iya Dhan, makasih ya." Ucap Efan.
"Iya kak, sama-sama." Jawab Dhani.
Setelah selesai menyusun barang-barang yang dibawa, mereka semua pun berkumpul di rumah Efan.
"Lumayan lelah juga ya, padahal nggak banyak loh barang yang dibawa." Ucap Arga.
"Ya namanya pindahan pasti lelah lah Bos." Jawab Efan.
"Eh buat acara apa nih kita yang baru pindahan?" Tanya Arga.
"Seperti biasa aja bos, pesta kecil-kecilan." Jawab Efan.
"Mau buat di rumah siapa nih?" Tanya Arga lagi.
"Di rumah Bos aja ya, rumah gue masih sedikit berantakan." Usul Efan.
"Ya udah di rumah gue aja juga boleh." Arga setuju. "Rangga dan Dhani nginep di rumah Kakak aja ya, besok kan libur." Pinta Arga.
"Gimana Dhan, lu bisa?" Tanya Rangga.
"Bisa, ntar gue kabari bokap gue." Jawab Dhani.
"Oke kak, kami nginep di rumah Kakak." Ucap Rangga.
"Tapi makanannya kita pesan aja ya, capek kalo harus masak lagi." Ucap Arga.
"Oke Bos ntar gue yang pesankan." Jawab Efan.
"Ntar Rangga sama Dhani keluar buat beli buah, cemilan dan minuman ya Kak." Ucap Rangga.
"Oke." Jawab Arga.
"Ya udah kalo gitu kita ke rumah Bos sekarang aja yok." Ajak Efan.
"Ayok." Arga setuju.
Mereka semua pun berjalan menuju rumah Arga dan Rara.
"Kak, kami belanja sekarang aja ya." Ucap Rangga.
"Oh ya udah, nih naik mobil kakak aja." Arga memberikan kunci dan STNK pada Rangga.
"Oke kak." Rangga menerima kunci dan STNK yang diberikan Arga.
"Eh ini duitnya." Ucap Arga ketika Rangga hendak berjalan keluar rumah.
"Pake duit Rangga aja kak, duit Rangga banyak. Kan baru kakak transfer seminggu yang lalu, belum juga terpakai." Ucap Rangga sambil terus berjalan keluar rumah.
__ADS_1
Rangga dan Dhani masuk kedalam mobil, Rangga melajukan mobilnya dengan santai menuju ke swalayan.
"Abang ipar lu ngasih uang jajan juga sama lu ya Ngga?" Tanya Dhani.
"Iya." Jawab Rangga.
"Baik banget ya Abang ipar lu." Ucap Dhani. "Sayang gue nggak punya Abang atau adik." Lanjut Dhani.
"Ya iya lah, lu kan anak tunggal sama kayak kak Arga." Ucap Rangga.
"Padahal gue pengen banget punya sodara kandung, gue pengen minta uang jajan dari kakak gue atau ngasih uang jajan buat adik gue." Ucap Dhani.
"Lu jangan bilang gitu ah, gue kan sodara lu." Ucap Rangga. "Lu juga bisa anggap kakak gue sebagai kakak lu kok." Lanjut Rangga.
"Iya ya, lu kan sodara gue yang paling baik." Ucap Dhani tersenyum lebar.
"Eh lu dikasih uang jajan berapa sama Kak Arga?" Tanya Dhani kepo.
"Seratus juta." Jawab Rangga enteng.
"What seratus juta?" Pekik Dhani kaget.
"Iya." Jawab Rangga.
"Itu buat Jajan berapa bulan?" Tanya Dhani.
"Katanya sih buat satu bulan." Jawab Rangga.
"Wah beruntung banget lu punya Abang ipar seperti kak Arga." Ucap Dhani kagum.
"Sebenernya mobil yang selalu gue pakai itu pun punya kak Arga, dia kasih ke gue biar gue nggak naik motor lagi ke kampus." Rangga memberitahu.
"Wah, kak Arga emang the best." Ucap Dhani.
"Oke bebas." Jawab Dhani.
Mereka pun keluar dari mobil dan masuk ke dalam swalayan. Dhani mengambil troli dan mendorongnya.
"Kita cari buah dulu ya." Ucap Rangga dan diangguki Dhani, kemudian mereka berjalan ke stan buah.
"Rangga, Dhani." Panggi seorang wanita.
"Eh Hanna, lagi belanja juga?" Tanya Dhani.
"Iya, belanja buat keperluan di apartemen." Jawab Hanna.
"Kamu sendirian aja?" Tanya Rangga.
"Iya." Jawab Hanna.
"Naik apa kesini?" Tanya Rangga lagi.
"Naik ojek online." Jawab Hanna.
"Mau ikut kita nggak?" Tanya Rangga.
"Kemana?" Hanna balik bertanya.
"Hari ini kami buat pesta kecil-kecilan karena kakakku baru aja pindah rumah, kamu ikut ya." Ajak Rangga.
"Hmm..." Hanna berpikir.
"Udah ikut aja dari pada di apartemen sendirian, ini malam libur loh." Ucap Dhani.
"Ya udah deh aku ikut." Ucap Hanna.
__ADS_1
"Sep, kalo gitu kamu nggak usah belanja dulu, besok aja belanjanya, ntar aku temeni." Ucap Rangga.
"Oke deh." Hanna setuju.
"Ya udah yok bantuin kita milih buah." Ajak Rangga dan Hanna mengangguk.
Setelah selesai memilih berbagai macam buah, mereka pun berjalan menuju ke lorong Snacks dan membeli berbagai macam makanan ringan.
"Kamu pilih aja cemilan yang kamu suka." Ucap Rangga pada Hanna.
"Iya Rangga." Jawab Hanna.
Kriinggg kriinggg
handphone Rangga berdering.
"Halo kak Efan ada apa?" Tanya Rangga melalui telepon.
"Rangga, lu masih di swalayan kan?" Tanya Efan.
"Iya kak, nih lagi belanja." Jawab Rangga.
"Kamu sekalian beli bir ya." Suruh Efan.
"Bir? Tanya Rangga. "Kak, minuman itu nggak sehat loh." Ucap Rangga.
"Ya ampun dasar calon dokter, udah nggak apa-apa. Beli enam botol aja ya." Pinta Efan.
"Ya udah deh nanti Rangga beli." Ucap Rangga.
"Oke, makasih ya Rangga." Ucap Efan.
"Iya sama-sama." Jawab Rangga kemudian memutuskan sambungan telepon.
Setelah membeli banyak cemilan, mereka bertiga pun menuju lorong minuman untuk membeli bir pesanan Efan dan minuman yang lainnya. Selesai berbelanja, mereka pun mengantri di kasir untuk melakukan pembayaran.
"Eh Dhan, tolong ambilkan satu galon air mineral dong, di rumah kak Arga kayaknya belum ada galon Air deh." Pinta Rangga.
"Oke Ngga." Jawab Dhani.
Selesai melakukan pembayaran, mereka berjalan ke parkiran dan masuk ke dalam mobil.
"Hanna, lu di depan aja sama Rangga, biar gue di belakang sama galon air." Ucap Dhani pengertian.
Rangga melajukan mobilnya dengan cepat hingga sampai di rumah Arga.
"Kalian bawa belanjaan ya, biar gua bawa galon air ini." Ucap Dhani keluar dari mobil sambil menggendong galon air mineral dan membawanya masuk ke dalam rumah disusul Rangga dan Hanna yang membawa belanjaan lainnya.
"Masuk Hann." Ajak Rangga.
"Rangga, kamu nyulik anak siapa ini?" Tanya Rara yang melihat Hanna berjalan di belakang Rangga.
"Hehehe, kenalin kak Ini Hanna temen satu kampus Rangga." Ucap Rangga.
"Oh jadi ini yang namanya Hanna?" Tanya Rara. " Kenalin, saya Rara kakaknya Rangga dan ini suami saya Arga.
"Hai kak Rara dan Kak Arga." Sapa Hanna.
"Kalau saya Sofie dan ini suami saya Efan." Ucap Sofie.
"Hai kak Sofie dan kak Efan." Sapa Hanna lagi.
"Ya udah ayo duduk." Ajak Rara.
Mereka semua pun duduk di sofa.
__ADS_1