Handsome Ghost Charm

Handsome Ghost Charm
Bab 65


__ADS_3

Efan dan Sofie menuju ke ruang keluarga menemui Arga dan Rara.


"Kalian disini aja biar Kami yang masak." Ucap Efan pada Rara dan Sofie.


"Oke." Jawab Rara dan Sofie serentak.


Efan dan Arga menuju ke dapur dan memulai kegiatan masak memasak mereka, sementara Rara dan Sofie duduk manis sambil nonton siaran tv.


"Setelah sarapan kita berenang yok." Ajak Sofie pada Rara.


"Boleh." Rara setuju.


"Ntar siang kita kemana ya?" Tanya Sofie.


"Palingan ke pantai." Jawab Rara.


"Wah seru tuh." Sofie bahagia.


"Nanti lu pake bikini ya pas di pantai." Pinta Rara.


"Nooo." Sofie menolak.


"Hahaha gak apa-apa dong, kan biar seksi." Tawa Rara lepas.


Rara berlari kecil menuju dapur dan disusul Sofie.


"Fan, nanti siang kita ke pantai kata Sofie dia mau pakai bikini." Ucap Rara cekikikan.


"What? Bener itu Sof?" Efan membulatkan matanya ke arah Sofie.


"Ih gak lah, ngaco nih Rara." Sofie menyangkal.


"Lu boleh pakai bikini tapi hanya gue yang boleh lihat." Efan mengerlingkan matanya.


"Lah terus nanti kalo mau berenang gimana? Kan ada Arga dan Rara." Tanya Sofie.


Efan melihat ke arah Arga.


"Apa?" Ucap Arga.


"Iya juga ya." Ucap Efan.


"Tenang aja, gue gak bakalan tergoda. Lagian gue hanya bisa tergoda sama Rara." Jawab Arga.


"Kok gue jadi merinding ya Sof." Ucap Rara memegang tengkuknya.


"Hahaha, awas lu diterkam sama Arga." Sofie tertawa.


"Gak apa-apa dong, gue mah pasrah kalo diterkam sama Arga." Jawab Rara santai.


"Dasar mesum." Sofie menepuk bahu Rara pelan.


"Mesum sama pacar sendiri gak masalah dong." Ucap Rara.


"Nice." Sambung Arga.


Arga dan Efan selesai memasak.


"Udah selesai nih, kita makan yok." Ajak Efan.


"Oke." Jawab Rara dan Sofie serentak.


Mereka pun makan bersama. Selesai makan kini tugas para wanita untuk membersihkan piring kotor.


"Selesai ini kita berenang ya Sof." Ajak Rara.


"Oke." Sofie setuju.


"Ikut." Teriak Efan.


"Gak boleh." Larang Sofie.

__ADS_1


"Yah kok gak boleh sih?" Tanya Efan.


"Ngapain lu tanya, ntar langsung nyemplung aja lagi." Saran Arga.


"Hehehe." Efan cengengesan.


"Udah ah, yok kita ganti baju Sof." Ajak Rara.


Rara dan Sofie berjalan menuju kamar masing-masing disusul Arga dan Efan.


"Ngapain ikut?" Tanya Sofie.


"Mau ganti baju juga, kan mau berenang." Efan melingkarkan tangannya ke pinggang Sofie.


"Kan tadi gue bilang gak boleh." Ucap Sofie.


"Itu kan tadi, sekarang boleh. Udah ah yok masuk." Efan menarik Sofie masuk ke kamar.


Sofie mengambil baju renangnya dari dalam lemari dan membawanya ke kamar mandi.


Tak lama kemudian Sofie keluar dari kamar mandi dengan menggunakan bathrobe dan rambut dicepol keatas.


Efan mengambil celana renangnya dan memakainya di kamar mandi. Efan keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang dililitkan ke pinggangnya.


Sofie yang melihat efan bertelanjang dada pun terpaku.


"Kenapa?" Tanya Efan yang melihat Sofie gak berkedip.


"Gue baru sadar kalo badan lu atletis begitu." Jawab Sofie.


"Lu suka?" Efan mendekatkan dirinya pada sofie perlahan dengan tatapan menggoda.


"Eh Fan lu mau apa?" Sofie mundur namun langkahnya terhalang tempat tidur yang berada di belakangnya.


"Gak mau apa-apa." Efan menarik pinggang Sofie hingga tubuh mereka menempel.


"Fan, ja..."


Efan mendaratkan ciumannya ke bibir Sofie, tangan Efan menarik tengkuk Sofie dan memperdalam ciumannya dan melumaat bibir Sofie.


Sofie yang tadinya terkejut dengan serangan mendadak dari Efan, kini mampu mengimbangi ciuman Efan.


Mereka terus menyatukan bibirnya, saling melumaat bibir pasangannya, saling berbagi nafas dan lidah mereka saling membelit dan semakin panas.


Efan menurunkan ciumannya ke leher Sofie, mengecupnya lembut dan menelurusi setiap inci leher kekasihnya.


"Akh Fan." Suara indah itu berhasil keluar dari mulut Sofie.


"Aku mencintaimu sayang." Bisik Efan tepat di telinga Sofie.


"Aku juga." Ucap Sofie dengan nafas berat.


Efan membuka bathrobe yang dipakai Sofie dan melepaskan dari tubuhnya.


Efan meremat lembut semangka Sofie yang masih tertutup baju renangnya.


"Akkhh."


Efan kembali melumaat bibir Sofie dan terus meremat lembut semangkanya.


"Eemphh."


Hanya lenguhan dan desahaan yang bisa keluar dari mulut Sofie.


Tok tok tok


Kegiatan mereka terhenti karena mendengar ketukan pintu.


"Sof, udah selesai ganti bajunya? Ayo buruan." Teriak Rara dari luar kamar.


Sofie mengambil bathrobe di lantai dan memakainya, kemudian membuka pintu.

__ADS_1


"Iya gue udah siap, yok." Ajak Sofie.


"Arga mana?" Tanya Efan yang baru muncul dari belakang.


"Dia udah nunggu di kolam." Jawab Rara sambil terus berjalan menuju kolam renang.


"Sayang." Rara berlari kecil menghampiri Arga yang sedang duduk di kursi santai.


"Mana mereka?" Tanya Arga.


"Tuh." Rara menunjuk ke arah Efan dan Sofie.


"Ya udah yok mandi, mumpung mataharinya belum terlalu panas." Ajak Arga.


Arga membuka bathrobe yang dipakainya dan hanya menggunakan celana renang.


"Bos, itu badan kenapa kok merah-merah?" Tanya Arga yang melihat ada beberapa tanda merah di dada Arga.


"Digigit Rara." Jawab Arga enteng.


"What? Gila lu ganas amat Ra." Ucap Sofie.


"Ih mana ada." Rara mencubit perut Arga.


"Nah gini nih dicubitin sampe merah-merah gini." Ucap Arga.


"Wah itu namanya KDRT Bos." Ucap Efan


"Hahaha gak apa-apa lah, yang dicubit seneng kok." Arga tertawa renyah.


Arga dan Efan sudah menceburkan diri mereka ke dalam kolam, Sofie pun menyusul Efan masuk ke dalam kolam. Sementara Rara masih duduk di pinggiran kolam sambil mencelupkan kakinya ke air.


Arga berenang menghampiri kekasihnya dan memercikkan air pada Rara.


"Sayang." Rengek Rara.


"Kenapa gak turun?" Tanya Arga.


"Iya bentar lagi." Jawab Rara.


"Ayo." Arga memegang pinggang Rara dengan kedua tangannya dan membantunya turun ke kolam renang.


Setelah puas berenang, mereka kembali ke kamar masing-masing untuk mandi dan bersiap.


"Sayang, aku mandi duluan ya." Ucap Rara.


"Iya sayang." Jawab Arga.


Selesai mandi dan berpakaian, mereka semua turun ke ruang keluarga dan duduk di Sofa.


"Jam berapa kita jalan-jalan ke pantainya?" Tanya Sofie.


"Jam berapa Bos?" Efan bertanya pada Arga.


"Ntar aja jam 3 sore, sekarang kita istirahat dulu. Kita belum ada istirahat kan" Ucap Arga mengingatkan.


"Iya bener banget tuh Bos, gue setuju." Sambung Efan.


"Ya udah kalo gitu sekarang kita istirahat dulu aja ya." Saran Arga.


"Oke Bos." Efan setuju.


Mereka pun kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.


"Sayang, sini tidur di sebelahku." Pinta Arga.


Rara tersenyum dan langsung naik ke kasur.


"Ya udah yok tidur biar seger badannya." Ajak Arga.


"Hu ugh." Rara mengangguk dan merebahkan badannya di pelukan Arga.

__ADS_1


__ADS_2