Handsome Ghost Charm

Handsome Ghost Charm
Bab 90


__ADS_3

Tidak sampai sepuluh menit kegiatan panas Arga dan Rara pun kembali dimulai. Arga memperlakukan Rara dengan begitu lembut hingga membuatnya tak mampu menolak ajakan Arga walaupun dirinya sudah lelah dengan kegiatan mereka sebelumnya. Sentuhan dari Arga juga sangat mampu membuat gairah Rara kembali memuncak hingga terjadilah adegan panas kedua sampai mereka mencapai puncak kenikmatan bersama.


"Ah sayang, sudah ya. Kenapa kamu kuat banget sih?" Tanya Rara dengan nafas yang masih tersengal.


"Kamu yang membuat diriku kuat sayang." Jawab Arga sambil mencium puncak kepala istrinya. "Kamu capek ya?" Tanya Arga tersenyum puas.


"Hu ugh " Rara menganggukkan kepalanya.


"Ya udah ayo kita membersihkan badan dulu setelah itu kita tidur." Ajak Arga kemudian menggendong Rara masuk ke dalam kamar mandi.


Dengan sangat lembut Arga membantu Rara membersihkan badannya, menyabuninya dan menggosok punggungnya. Setelah selesai membersihkan diri, keduanya kembali ke kamar dan berpakaian kemudian mereka tidur.


Arga terbangun dari tidurnya, waktu sudah menunjukkan pukul 05.00 wib. Arga melihat Rara masih tertidur pulas, Arga pun bangkit dari tempat tidur dengan perlahan supaya tidak menggangu tidur istrinya. Arga berjalan menuju ke dapur untuk memasak sarapan, dan tak lama kemudian Rara terbangun dari tidurnya. Dia melihat suaminya tidak ada disebelahnya.


"Pasti dia lagi masak." Gumamnya. Rara pun langsung menuju ke dapur dan benar saja Arga sedang memasak. "Sayang kok kamu nggak bangunkan aku?" Tanya Rara yang saat ini sudah berada di dapur.


"Tadi kamu pulas banget tidurnya, makanya nggak aku bangunkan." Jawab Arga sambil mengiris bawang.


"Kita kan udah nikah, masa kamu terus sih yang memasak." Ucap Rara.


"Nggak apa-apa sayang, aku senang kok melakukannya." Jawab Arga tersenyum manis. "Ya sudah kamu mandi aja sana." Suruh Arga.


"Nggak ah, aku mau bantuin kamu masak." Ucap Rara kemudian mendekati Arga.


"Ya udah nih kamu potong daun bawang dan dan tomat ya." Pinta Arga.


"Oke sayang." Jawab Rara semangat dan langsung melakukan apa yang disuruh Arga.


Selasai masak, Arga dan Rara sarapan bersama. Selesai sarapan mereka mandi dan bersiap untuk berangkat ke kantor.


"Kamu udah selesai? Yok kita berangkat." Ajak Arga.


"Iya sayang, aku udah siap kok. Yok." Jawab Rara.


Mereka berdua keluar dari apartemen menuju basemen dan masuk ke dalam mobil. Arga melajukan mobilnya dengan santai, mereka sampai di kantor pukul 07.30wib.


"Rara." Teriak Sofie yang baru juga sampai bersama Efan.


"Baru sampe juga lu Sof?" Tanya Rara.


"Iya." Jawab Sofie. "Pagi Pak Arga." Sapa Sofie pada Bos nya.

__ADS_1


"Pagi Bos." Sapa Efan pada Arga


"Iya pagi." Jawab Arga pada Efan dan Sofie.


"Gimana persiapan pernikahan kalian?" Tanya Rara.


"Sudah 80% selesai Ra, dan hari ini mulai nyebar undangan." Jawab Sofie dan mengambil sesuatu dari dalam tas nya. "Ini undangan pertama untuk Pak Arga dan sahabat gue, Rara." Sofie memberikan sebuah undangan pada Arga.


"Hmm...pake undangan segala." Ucap Arga menerima kertas undangan yang diberikan oleh Sofie


"Iya dong Pak, biar lebih formal." Jawab Sofie.


"Oh iya, tiket pesawat gimana Fan?" Tanya Arga


"Udah aman Bos, tanggal 11 kita berangkat." Jawab Efan.


"Oke sip deh kalo begitu." Jawab Arga. "Oh iya, kayaknya kita perlu belanja pakaian deh buat di Paris nanti. Kapan kalian bisa belanja, biar kita bareng." Tanya Arga.


"Hari ini pulang kerja gimana Bos?" Tanya Efan.


"Oke." Arga setuju. "Ya udah ayok masuk." Ajak Arga.


"Yok." Jawab Efan dan Sofie bersamaan.


"Pagi Tuan." Sapa Bayu sambil membukakan pintu.


"Pagi Bay, terima kasih." Ucap Arga kemudian masuk ke dalam ruangannya diikuti oleh Bayu. "Duduk Bay." Arga mempersilahkan dan Bayu pun duduk di kursi yang berada tepat di depan meja kerja Arga. "Jadi apa jadwal saya hari ini?" Tanya Arga.


"Untuk hari ini Tuan tidak ada jadwal pertemuan, hanya ada beberapa berkas kontrak kerja yang harus ditanda tangani." Jawab Bayu. "Untuk berkas yang lain sudah saya periksa semuanya dan Tuan hanya tinggal memeriksa ulang saja." Lanjut Bayu.


"Oke bagus, terima kasih." Ucap Arga. "Oh iya, tolong kamu kosongkan jadwal saya ditanggal 11 sampai 17 bulan ini ya." Pinta Arga.


"Baik Tuan, tapi kalau saya boleh tau kenapa ya Tuan?" Tanya Bayu.


"Oh iya, saya dan istri saya akan cuti selama seminggu untuk bulan madu." Jawab Arga. "Tolong kamu handle pekerjaan disini selama saya cuti ya, kamu bisa koordinasi juga dengan Pak Makmun." Pinta Arga.


"Baik Tuan, saya mengerti." Jawab Bayu.


"Ya sudah kamu boleh kembali ke ruangan." Ucap Arga.


"Terima kasih Tuan." Ucap Bayu.

__ADS_1


"Oh iya Bay satu lagi, kamu jangan panggil saya dengan sebutan Tuan. Panggil saja Pak seperti yang lainnya." Pinta Arga.


"Tapi Tuan..."


"Tidak ada penolakan." Ucap Arga


"Iya baik Tu, eh baik Pak." Jawab Bayu.


"Nah begitu lebih bagus, ya sudah kembalilah ke ruangan kamu." Titah Arga


"Iya Pak." Ucap Bayu kemudian keluar dari ruangan Arga dan menuju ke ruangannya.


Tok tok tok


Ceklek


"Selamat pagi Pak Arga." Ucap Rara pada suaminya sekaligus atasannya.


"Ah sayang, sini masuk." Pinta Arga yang langsung bangkit dari duduknya dan menghampiri Rara. "Kita duduk di sofa aja ya." Ajak Arga.


"Sayang, ada yang ingin aku bicarakan sama kamu." Ucap Rara yang kini sudah duduk di sofa bersama Arga


"Mau bicara apa sayang, sepertinya serius banget." Tanya Arga sambil membelai lembut rambut Rara.


"Sayang, selama ini The One kan hanya mproduksi pakaian untuk orang dewasa saja, jadi aku punya usul gimana kalo kita juga mengeluarkan pakaian untuk anak-anak. Ini aku udah buat beberapa designnya." Ucap Rara sambil memberikan beberapa lembar kertas pada Arga.


"Wah sayang, kenapa pikiran kita sama ya? Aku juga sudah memikirkan hal ini sebelumnya tapi belum sempat aku bilang ke kamu karena kita juga baru masuk kerja kan." Ucap Arga dengan seyuman yang mengembang.


"Benarkah? Wah berarti kamu setuju dong dengan ide ini." Tanya Rara.


"Iya sayang aku setuju, tapi kita tidak pakai nama The One untuk brand nya." Ucap Arga.


"Jadi apa dong namanya?" Tanya Rara.


"Ra One." Jawab Arga.


"Ra One?" Beo Rara.


"Ra nya itu Rara dan Arga, One nya nama perusahaan." Jelas Arga.


"Bagus sayang, aku suka." Ucap Rara. "Kalau gitu aku akan buat design yang lainnya, aku akan buat enam pasang design untuk awalnya." Lanjut Rara

__ADS_1


"Baik sayang, akan aku tunggu design dari kamu." Jawab Arga sambil mengecup mesra kening Rara.


__ADS_2