Handsome Ghost Charm

Handsome Ghost Charm
Bab 77


__ADS_3

Semua persiapan untuk acara pernikahan sudah selesai. Besok adalah hari yang ditunggu-tunggu, hari pernikahan Arga dengan Rara.


Keluarga Rara saat ini sudah berada di apartemennya karena gedung pernikahan lebih dekat dari apartemen jadi semuanya disiapkan disini. Begitu juga dengan keluarga Arga, mereka juga menginap di apartemen Arga.


Malam ini Arga dan Mamanya memasak banyak karena akan mengajak keluarga Rara untuk makan bersama. Status orang tua Arga dan Rara yang merupakan teman waktu sekolah menjadikan hubungan antara kedua keluarga ini jadi semakin dekat dan tidak ada lagi rasa canggung atau semacamnya.


Setelah selesai memasak dan menyiapkan semuanya, Arga pun manggil Rara dan keluarganya untuk datang ke apartemen Arga.


Tok tok tok


Arga membuka pintu apartemen Rara setelah mengetuknya terlebih dahulu.


"Eh Arga, sini nak." Ucap Bu Vira pada menantunya.


"Ma, Pa, yok kita makan malas di apartemen Arga." Ajak Arga pada kedua mertuanya.


"Ya udah ayok." Arga dan keluarga Rara pun datang ke apartemen Arga.


"Eh Pak Ardi sudah datang, mari masuk Pak." Ajak Bu Hasna.


Semuanya sudah berkumpul dan duduk di ruangan makan, kemudian mereka makan malam bersama.


"Sungguh kebahagiaan yang luar biasa, dua keluarga kini menjadi satu rukun dan damai." Batin Arga.


"Ya Tuhan, terima kasih atas semua kebahagiaan yang kau berikan padaku, terima kasih engkau telah memberikan calon suami yang luar biasa untukku. Aku sangat bersyukur atas semua nikmat yang engkau berikan padaku." Ucap Rara dalam hati.


Acara makan malam bersama selesai, Rara dan keluarga kembali ke apartemen Rara. Rara dan Arga harus cepat beristirahat karena besok mereka akan menikah.


***


Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, hari dimana Arga dan Rara melangsungkan pernikahan. Setelah akad nikah, Rara dan Arga pun langsung masuk ke gedung resepsi.


Para tamu sudah berdatangan, suasana begitu ramai dan meriah. Dekorasi gedung yang berwarna biru langit yang tampak sederhana namun elegan sesuai keinginan Rara.


Terlihat kedua mempelai tersenyum bahagia, begitu juga dengan para tamu undangan. Tak lupa juga kedua sahabat kedua mempelai yaitu Efan dan Sofie yang selalu mendampingi Rara dan Arga.


Para undangan duduk dan menikmati menu makanan yang tersedia. Begitu juga dengan Efan dan Sofie.


"Ehem..tes, selamat siang semuanya, terima kasih atas kehadiran teman-teman semua di resepsi pernikahan Saya dengan Rara. Disini saya akan menyanyikan sebuah lagu spesial untuk Istri saya dan semoga teman-teman semua juga bisa terhibur.


Musik mulai berkumandang....


Not sure if you know this (Tidak yakin apakah kau tau ini)


But when we first met (Tapi saat pertama kita bertemu)

__ADS_1


I got so nervous I couldn't speak (Aku sangat gugup, Aku tidak bisa bicara)


In that very moment (Pada saat itu juga)


I found the one and (Kutemukan seseorang dan)


My life had found its missing piece (Hidupku telah menemukan bagiannya yang hilang)


So as long as I live I love you (Selama aku hidup, ku kan mencintaimu)


Will have and hold you (Akan memiliki dan memelukmu)


You look so beautiful in white (Kau terlihat sangat cantik bergaun putih)


And from now to my very last breath (Dan mulai sekarang hingga akhir nafasku)


This day I'll cherish (Hari ini akan selalu ku kenang)


You look so beautiful in white (Kau terlihat sangat cantik bergaun putih)


Tonight (Malam ini)


What we have is timeless (Apa yang kita miliki adalah abadi)


And with this scream I (Dan dengan berteriak aku)


Say to the world (Katakan pada dunia)


You're my every reason you're all that I believe in (Kau adalah semua alasan ku, kau adalah segala yang aku percayai)


With all my heart I mean every world (Dengan sepenuh hatiku, ku ucap setiap kata sungguh-sungguh)


So as long as I live I love you (Selama aku hidup, aku mencintaimu)


Will have and hold you (Akan memiliki dan memelukmu)


You look so beautiful in white (Kau terlihat sangat cantik bergaun putih)


And from now to my very last breath (Dan mulai sekarang hingga akhir nafasku)


This day I'll cherish (Hari ini akan ku kenang)


You look so beautiful in white (Kau terlihat sangat cantik bergaun putih)


Tonight (Malam ini)

__ADS_1


Selesai Arga menyanyikan sebuah lagu, para tamu undangan pun bertepuk tangan dengan sangat meriah. Sungguh momen yang sangat indah. Sambil memegang tangan istrinya, Arga pun berjalan kembali ke pelaminan.


"Terima kasih sayang, lagu tadi sangat romantis. Hati ku sampai meleleh tadi saat mendengarnya." Ucap Rara sambil memandang ke arah Arga.


"Aku senang kalau kamu suka." Ucap Arga sambil mengecup mesra kening Rara.


Para Tamu undangan bergantian menyalami kedua mempelai sambil memberikan selamat.


***


Sofie dan Efan sedang duduk sambil menikmati hidangan pesta. Namun dari kejauhan ada seorang Pria yang sedang memperhatikan kebersamaan mereka.


"Sepertinya mereka semakin mesra saja. Aku gak boleh diam saja, aku harus mendapatkan Sofie kembali. Hanya aku yang boleh menjadi pasangannya. Efan hanya seorang teman bagi Sofie, mereka tidak akan mungkin bisa bersatu." Gumam Aldi yang melihat dari jauh Efan dan Sofie.


Ada perasaan menyesal pada diri Aldi karena telah mengkhianati cinta tulus Sofie, tapi nasi sudah menjadi bubur. Namun Aldi akan tetap berusaha mendapatkan kembali cinta Sofie.


"Sayang, Aku perhatikan dari tadi Aldi terus saja memandangi kamu." Ucap Efan Pada Sofie.


"Biarin aja lah, mau dia terus memandangi aku sampai bola matanya keluar juga aku gak bakalan peduli." Jawab Sofie enteng.


"Kamu mau aku mencongkel kedua bola matanya supaya dia gak bisa lagi memandangi mu?" Tanya Efan sedikit geram.


"Boleh juga tuh." Jawab Sofie sambil tersenyum.


"Serius?" Tanya Efan lagi.


"Jangan sayang, aku gak mau calon suamiku menjadi psikopat karena cemburu." Jawab Sofie sambil mengelus lembut pipi Efan dan efan tersenyum dengan perlakuan kekasihnya.


Acara resepsi pernikahan selesai, tamu undangan sudah pada berpulangan. Tinggal keluarga kedua mempelai dan Sofie juga Efan.


Arga dan Rara sudah tidak lagi duduk di pelaminan, kini keduanya duduk bersama keluarga mereka.


Mereka semua makan bersama karena semuanya tidak sempat makan pada saat acara tadi membuat mereka benar-benar merasa lapar.


"Rara, ini hadiah dari Papa untuk kalian berdua." Ucap Pak Ardi sambil memberikan satu box berukuran sedang.


"Terima kasih Pa." Jawab Rara dan Arga bersamaan.


"Bukanya nanti saja ketika kalian sudah sampai di kamar hotel." Pinta Pak Ardi.


"Siap Pa." Jawab Arga semangat.


"Itu adalah hadiah dari Papa sesuai janji Papa pada Rara." Pak Ardi memberi tau.


"Terima kasih Pa." Jawab Rara tersenyum bahagia.

__ADS_1


__ADS_2