Hight Quality Jomblo

Hight Quality Jomblo
Bab. 72


__ADS_3

Usai membersihkan diri, Joelene merebahkan tubuhnya diatas kasur, memikirkan rencana berikutnya untuk mencari keberadaan Mommynya, walaupun dia tidak tahu apakah Mommy masih hidup atau tidak.


Kian hari Joelene merasa semakin tidak nyaman tinggal dirumah mertuanya, nama Suci selalu saja curiga dan berfikir buruk terhadap Joelene.


Hingga akhirnya pda suatu hari, Joelene makan siang disebuah restauran bersama dengan teman kantornya Ella.


Siang itu Joelene memang pergi berdua saja dengan Ella, mereka memilih sebuah restauran yang tidak jauh dari kantor dan bukan restauran yang berada didalam Mall, selain karena bulan tua, Joelene juga sedang tidak tertarik berada di tengah keramaian.


Saat sedang menikmati santap siang, tiba - tiba seseorang menghampiri meja mereka


“Joan, apa kabar ?”


“Dave.. Kabar aku baik, Sama siapa ? Jawab Joelene sedikit terkejut


“Sendiri, lagi ada janji sama clien, tapi dia agak telat datangnya, boleh gabung disini kan, sambil nungguin clien aku” Pinta David


“Boleh dong.. ohya.. kenalin teman aku Ella.. Ella ini David pengacara muda, terkenal, ganteng dan masih single pula, Yah... siapa tau cocok” Ucap Joelene saat memperkenalkan Ella pada David.


Ella yang pemalu terlihat gugup, tersenyum malu - malu saat mengulurkan tangannya kearah David.


David yang berpostur tinggi, kulit tidak terlalu putih namun untuk kategori pria dia termasuk pria berkulit bersih, hidung bangir dengan tinggi berkisar 180an, penampilannya yang rapi selayaknya pengacara ternama, dengan stelan jas, kemeja dan dasi dari brand ternama membuat siapa pun yang melihatnya beranggapan bahwa dia pria berkelas.


David pun bergabung di meja Joelene dan Ella, dia mangmbil posisi persis berada dihadapan Joelene, agar dia lebih leluasa menatap wajah wanita yang sudah lama tak dilihatnya.


“Udah lama ya kita gak ketemu, Kevin udah balik ?” Tanya David ingin tahu

__ADS_1


Joelene tak menjawab, hanya senyum dikulum sambil menggeleng pelan, kemudian dia mengalihkan pembahasan agar David tidak bertanya lebih detail lagi tentang Kevin.


“Jadi gimana proyek resortnya, udah gak ada masalahkan?” Tanya Joelene


David pun mengerti Joelene tidak ingin membahas Kevin dia menjawab pertanyaan Joelene


“Aman kok, semua sudah selesai, tinggal pembangunannya aja”


“Syukur lah kalau begitu” Jawab Joelene.


Usai santap siang, Joelene dan Ella pun berpamitan, namun saat masih berdiri berhadapan dengan David, tiba - tiba seorang wanita paruh baya mendekati meja mereka, lalu mendaratkan tamparan pada pipi mulus Joelene


Plaak.....


David dan Ella pun kaget, terlebih Joelene yang mendapatkan tamparan di pipinya


Sebelumnya Suci memang sedang berada di sebuah Mall, mencari sesuatu, namun tiba - tiba nomor tak dikenal mengirimkan foto Joelene di restauran tersebut sedang duduk bersama David.


Dengan penuh amarah, Suci menuju restauran tersebut dan menampar Joelene didepan David dan Ella juga ada beberapa pengunjung lainnya yang berada disana.


“Pantas saja putraku meninggalakan kamu, ternyata ini kelakuan kalian, dasar wanita tidak tau diri, sudah mending aku jodohkan dengan putraku tapi Kamu malah berhubungan dengan pria lain yang juga rekan kerja suamimu! Memang pantas kamu di tinggalkan bahkan lebih baik diceraikannya!” Ucap Suci berapi - api


“Ma... Joelene dan David gak ada hubungan apa - apa ma, tadi kita gak sengaja ketemu disini, lagian Jo juga gak sendiri, jo sama teman Jo ma, mama jangan berfikir seperti itu, ini semua gak seperti yang mama fikirkan, mama salah faham” Ucap Joelene melakukan pembelaan


“Iya Tante, kita gak ada hubungan apa - apa, saya dan Joelene kebetulan bertemu disini, saya juga sedang menunggu clien saya, tolong jangan bicara seperti itu tante” Ucap David mencoba membantu menjelaskan pada Suci, namun Suci yang memang sudah menahan kesal semenjak kepergian Joelene dan David waktu itu, ditambah lagi hasutan Mona hingga dia tidak bisa mengontrol amarahnya.

__ADS_1


“Maaf David, saya tidak butuh penjelasan dari kamu, Yang saya lihat saat ini kalian makan bersama dan beberapa hari yang lalu kalian juga pergi bersama, bagi saya itu sudah cukup membuktikan kalau kalian memiliki hubungan spesial, pantas saja Kevin pergi tanpa memberi tahu siapa pun, mungkin dia kesal dan emosi atas perlakuan kalian, dia merasa dihianati”


Ella yang juga berada disana tak bisa berbuat apa - apa, dia hanya mencoba menenangkan Joelene yang sudah mulai tersedu atas tuduhan mertuanya.


“Sudahlah... lakukanlah sesuka kalian, dasar penghianat!” Ucap kesal Suci sambil berlalu meninggalkan mereka.


Joelene kembali terduduk sambil menangis pilu, hatinya sakit mendengar semua tuduhan yang dilemparkan padanya yang sama sekali tidak ia lakukan.


“Jo.. udah.. kamu yang sabar ya, mungkin mertua kamu sedang emosi dan kalut karena Kevin yang tak ada kabar, nanti Setelah emosinya mereda coba kamu bicara baik - baik” Ucap Ella


“Jo.. maaf ya, gara - gara kehadiranku jadi buat suasana kacau begini, nanti aku coba ngomong dengan Ibu Suci menjelaskan semuanya ya” ucap David


“Sudahlah Dave.. kamu gak salah.. Memang aku yang salah kok, udah gak perlu kamu fikirin, aku balik dulu ya” ucap Joelene sambil berjalan menuju meja kasir, Kemudian diikuti oleh David


“Udah Joan.. biar aku yang bayar” Ucap David yang juga berjalan menuju meja kasir akan membayar makanan mereka, setelah nya David berucap


“Aku antar kekantor kalian ya?” Ucap David


“Gak usah Dave..nanti kalau ada yang liat jadi muncul fitnah lagi, sudah gak apa - apa, kami jalan aja, lagian kantor kami gak jauh kok dari sini, udah kamu lanjut aja makan siangnya, nanti clien kamu datang lagi,aku jalan dulu ya Dave” pamit Joelene dengan wajah sembab


“Ok Joan.. Ella aku titip Joan ya, makasi ya Ell”


“Iya Dave, Sama - Sama” Jawab Ella kemudian Joelene dan Ella pun meninggalkan restauran tersebut.


David menatap hingga kedua wanita itu tak terlihat dan hatinya bergumam

__ADS_1


“Joana.. ingin rasanya aku mengungkapkan dihadapanmu dan juga mertuamu itu tentang apa yang sebenarnya terjadi, bahwa aku telah bertemu dengan suamimu saat dia berdua dengan wanita lain, aku takut akan memperkeruh suasana, tapi aku gak tega melihatmu diperlakukan seperti tadi, seakan - akan Kau yang bersalah, padahal sebaliknya, Kevin lah yang telah menghianatimu, aku pastikan dia akan menerima balasan dari apa yang telah dia perbuat terhadapmu, aku janji Joana,, ya.. aku janji”.


Sementara dari sudut restauran tempat Joelene dan Ella makan siang tadi, ada sekumpulan wanita sosialita tengah berkumpul dan diantara sekumpulan wanita itu ada Monalisa didalamnya dan dia lah yang telah mengirim foto Joelene pada Suci saat dia makan siang tadi, wajahnya tersenyum bahagia dengan menyeringai licik.


__ADS_2