Hight Quality Jomblo

Hight Quality Jomblo
Bab. 91


__ADS_3

Seseorang yang barusan merekam Joelene dan David dengan wajah penuh percaya diri dan keyakinan tinggi, menghubungi nomor ponsel Kevin.


Suara panggilan masuk di ponselnya, Kevin masih menyetir, melihat nama yang muncul pada layar ponselnya, tak ada niat untuk menerima panggilan itu, dia tetap fokus menyetir, menuju kantor lama Joelene, teringat Joelene memiliki teman dekat disana yang bernama Ella.


Beberapa kali ponsel Kevin berdering, masih dari orang yang sama, Kevin tetap mengacuhkannya, hingga suara pesan masuk.


Kevin pun penasaran, apa sebenarnya yang diinginkan Leona dari nya.


Leona


Hai sayang... aku rasa kamu akan senang melihat ini


Tak lama, kembali berbunyi suara pesan masuk ke ponsel Kevin, masih sambil menyetir, namun dia sedikit tertarik melihat file vidio yang dikirim Leona.


Kevin pun membuka pesan vidio tersebut, matanya membulat, rahangnya mengeras dan tangannya mencengkeram erat stir, kemudian memukul stir sekuat tenaga hingga membuat ponsel yang didalam genggamannya terhempas kebawah dan membentur pedal rem dan mobil pun secara mendadak berhenti.


Kevin pun terbentur pada stir, hingga pelipis kanannya sedikit berdarah, namun dia tak merasakan itu, emosi yang semakin mendominasi kepalanya.


Meraih kembali ponselnya yang terjatuh, lalu menghubungi nomor Leona.


Leona


“hallo sayang,,, akhirnya kau menelponku juga, ap kau merindukan ku?”


Kevin


“dimana kau menemukan mereka? Cepat beri tahu aku!”


Leona


“wow... ternyata kau tidak sabar ingin bertemu denganku, baiklah sayang, tapi aku mau buat kesepakatan dengan mu”


Kevin


“cepat katakan!! Aku tidak punya banyak waktu!!”


Leona


“baiklah kalau kau sudah tidak sabar,, aku ingin kau segera menanda tangani perjanjian kerja sama dengan Hoftman Company dan aku tidak akan mengganggu mu lagi, bagaimana deal..?” Ucap nya dari seberang sana dengan seringai licik nya


Kevin


kau benar - benar brengsek !! Tapi untungnya aku tidak tertipu akan mulut manis mu selama ini, jangan kau kira selama ini aku tidak tau akal busuk mu Leona,, itu tidak akan terjadi!!!” Ucap Kevin dengan penekanan suaranya.


Leona


“whatever honey,, but I need you’re money now”


Kevin

__ADS_1


“I don’t care..!!”


Kevin langsung memutus panggilannya dan saat ini dia bisa melacak posisi terakhir Leona, karena sejak dia mengetahui bahwa Leona ada misi jahat ingin menjatuhkannya, sejak itulah dia memasang alat pelacak pada ponsel Leona, hingga dia tidak butuh informasi dari Leona dimana dia bertemu dengan mereka.


“Kau terlalu bodoh Le..!!” gumamnya dengan seringai licik.


Selang beberapa menit, Kevin sudah tiba di restauran dimana posisi Leona menemukan Joelene dan David.


Dengan langkah santai, Kevin memasuki restauran mewah itu.


Sekilas dari depan terlihat restauran tersebut bertema indoor, namun di bagian belakang terdapat bangunan yang dipisahkan dengan taman dan kolam ikan koi yang berwarna - warni menghiasi aliran air.


Bagian belakang terdapat bangun tak berdinding, yang dikelilingi pohon - pohon penyejuk, membuat angin berhembus lembut menambah kesejukan saat menikmati makanan yang disajikan.


Saat ini David dan Joelene sudah selesai menyantap makanan mereka dan segera beranjak, dari jarak yang tidak jauh dari meja mereka, terlihat Kevin tengah berjalan mendekati meja David dan Joelene.


Saat yang bersamaan, Leona juga mendekat kearah meja David dan Joelene dengan memasang wajah kesal karena Kevin berhasil menemukan posisi Joelene tanpa perlu menyetujui syarat yang diajukan Leona pada Kevin.


“Ternyata kamu disini, bersama pria lain ?” Ucap Kevin Sambil menatap kearah David


Joelene dan David kaget atas kehadiran Kevin diantara mereka, namun Joelene berusaha tenang


“Mau apa kamu kesini ?” Ucap Joelene


“Mau membawa istriku pulang karena sudah dibawa kabur oleh pria bre***** yang berkedok pengacara ini, apa kamu gak punya kerjaan lain selain mengambil hak milik orang lain ?!” Ucap Kevin ketus


“Jaga bicara mu tuan pengacara, jangan sembarangan bicara, aku tidak seperti yang kau tuduhkan!!”


David tersenyum mengejek mendengar ucapan Kevin yang mencoba membela diri, padahal sudah jelas - jelas David melihatnya bermesraan dengan Leona di bandara waktu itu dan David sempat memberikan bogem mentah untuk memberikan peringatan.


“Apa masih kurang peringatan yang kuberikan waktu itu? Tenang saja, itu belum seberapa dan itu masih peringatan yang pertama, dalam dunia kerja masih ada peringatan kedua dan ketiga dan jika tidak juga diindahkan, maka akan segera mendapat tindakan tegas” ucap David


“Terima kasih tuan pengacara yang terhormat sudah mau memberi peringatan, tapi saya juga akan mengingatkan sekali lagi bahwa jangan terlalu jauh mencampuri urusan rumah tangga orang, anda pasti tau hukumnya bukan?”


“Benar,,, tapi jika membiarkan orang yang kita kenal menderita dan terluka, itu jauh lebih tidak benar, tenang saja, kita akan bertemu di pengadilan, karena aku akan menjadi pengacara Joan untuk mengurus perceraian kalian!!” Ucap David dengan tangan terkepal namun tetap tenang.


“Bren****!! Kau sudah terlalu jauh ikut campur, aku akan memberimu pelajaran!!” Ucap Kevin dengan mata memerah dan rahang mengeras.


Kevin mulai menarik kerah baju David, menatap tajam kedalam manik coklat David seperti memberi peringatan keras dan mengancam.


Kevin yang juga mengerti hukum, dia tidak mau gegabah, memberi pukulan, karena dia sadar sedang berhadapan dengan siapa, pastinya David akan memanfaatkan peluang jika saja Kevin memberikan pukulan.


“Stop... Kevin stop!!! Cukup Kevin..!! Jangan ganggu aku lagi, anggap saja pernikahan kita sudah berakhir, aku sudah tidak bisa bersama kamu, jadi tolong biarkan aku sendiri, kamu juga David terima kasih atas bantuan kamu selama ini dan cukup sampai disini kebaikan yang kamu berikan, aku gak mau terlalu banyak berhutang budi sama kamu!” Ucap Joelene dengan suara bergetar.


“Joe...!! Aku gak akan menceraikan kamu, karena saat ini kamu sedang mengandung!! Ingat itu dan aku yakin anak itu pasti anak ku!!” Ucap Kevin


“Terserah kamu, tapi yang jelas aku sudah tidak tahan dengan pernikahan ini, aku ingin segera menyudahinya, aku ingin hidup dengan tenang, tolong biarkan aku sendiri” ucap Joelene dengan suara lirih dengan mata yang mulai tergenang.


Kemudian Joelene meraih tas tangannya Dan melangkah meninggalkan kedua pria itu.

__ADS_1


David dapat merasakan kesedihan diwajah Joelene, yang selama ini dipendamnya dan tak seorangpun mengetahui apa yang dirasakan Joelene.


Masih di restauran tersebut, Kevin dan David masih ditempat yang sama.


“Cukup Kevin!! Jangan ganggu Joan lagi, terlalu banyak masalah yang mengganggu fikirannya, lebih baik kamu lepaskan dia, agar dia bisa menjalani hidupnya dengan tenang tanpa ada bayang - bayang suami yang tak berguna seperti kamu!! Bawa wanita mu ini pergi dari negara ini, mungkin itu akan membuat Joelene jauh lebih tenang!!” Ucap David sambil melirik kearah Leona yang juga berdiri tak jauh dari posisi Kevin.


“Apa kau mau jadi perebut istri orang tuan pengacara ?” Ucap Kevin dengan senyum mengejek


“Bisa jadi,,, jika suami tak bergunanya tidak bisa melindunginya dan memberikan rasa aman dan memperlakukan nya selayaknya seorang istri!”


David pun bergegas meninggalkan Kevin dan Leona, dia juga tak berniat menyusul Joelene, walaupun dia tau Joelene pastinya pulang keapartemen miliknya yang sedang ditumpangi Joelene, David memberi ruang untuk Joelene menenangkan dirinya.


“Kau curang Kevin !!” Ucap Leona Sepeninggalan Joelene dan David.


“Apalagi Le..?!! Aku sudah katakan,, aku tidak akan tertipu oleh akal busukmu itu,, lebih baik kau pergi yang jauh, sama seperti dulu kau pergi meninggalkan aku yang kala itu belum berhasil seperti saat ini,, karena di matamu hanya uang..uang...dan uang!!” Ucap Kevin


“Heiii.... kau lupa?! Atau perlu aku ingatkan lagi,, bukannya dulu kau yang mencariku, mengutus orang - orang kepercayaanmu demi menemukan ku, jangan lupakan itu Kevin sayang... sudah lah aku juga gak mau berlama - lama disini, lebih cepat lebih baik, segera tandatangani kontrak itu!!”


“Jadi kau menyusul ku kesini hanya untuk memintaku agar segera menanda tangani kontrak dengan perusahaan pacar mu yang hampir bangkrut itu ?! Jangan mimpi kamu Le .. jangan mimpi!!” Ucap Kevin dengan penekanan.


“Kau memang laki - laki bre*****!! Baiklah,, lihat saja, suatu saat nanti aku akan menghancurkan mu Kevin.. pegang kata - kataku!!” Ucap Leona menahan geram melihat ekspresi wajah Kevin, lalu dia segera bergegas meninggalkan Kevin.


*****


Joelene yang baru tiba di apartemen David, langsung membereskan barang - barangnya, merapikan kembali apartemen David, setelahnya dia pun keluar dari unit David dengan membawa koper miliknya.


Setelah memesan taksi melalui receptionist di lobby apartemen, tak lama menunggu taksi yang dipesannya pun tiba, Joelene pun segera menaiki taksi tersebut.


“Ke stasiun kereta ya pak” ucap Joelene memberi arahan pada supir taksi tersebut.


Rencananya dia akan pindah ke Bogor, dimana dia telah menemukan keluarga kandungnya yaitu oma dan pamannya.


“Mungkin aku lebih baik disana, tak ada yang tau keberadaanku, aku akan memulai hidup baruku disana, tanpa gangguan Kevin juga David, anakku,, kita akan memulai hidup kita yang baru, mami akan mencari pekerjaan baru dan mengumpulkan uang agar kita bisa mencari oma, mami akan selalu menjaga dan melindungimu, mami janji tidak akan meninggalkan mu”


Hai... hai para readers😊


Maaf atas ke alpaan author belakangan ini, karena cuaca yang tak menentu akhirnya author menyerah pada keadaan dan harus beristirahat demi memulihkan kondisi kesehatan.


Mudah - mudahan kita semua diberi kesehatan dan rezeki yang berlimpah.. aamiin 🤲🏻


Semoga para readers kesayangan gak bosan mengikuti kisah ini, jangan lupa juga dukungannya agar author lebih semangat lagi dan pastinya akan menambah imun author😁


Tinggalkan jejak kalian readers kesayangan, silahkan like, vote, komen dan hadiahnya, biar jadi mood booster buat author.


Terima kasih🙏🏻


Salam,


La Shakila🌷

__ADS_1


__ADS_2