
" Mas tolong jangan diamkan Nisa seperti ini, Nisa sayang mas Azzam, Nisa juga cinta, maafkan aku Ama huuuuuuuu." teriak Annisa mengencangkan suaranya mengatakan sayang dan cinta pada Azzam.
Setelah mendengar ungkapan isi hati Annisa, maka Azzam pun tertawa kencang, membalikkan tubuhnya membalas pelukan Annisa.
" Ha ha ha haaaaaa..... akhirnya aku mendengar kata kata ini juga. Terimakasih sayang, aku juga sangat mencintai mu, aku sudah memaafkan semuanya. Terimakasih sudah mau mempercayai ku sayang." ucap Azzam membalas pelukan Annisa disertai menghujani wajah Annisa dengan ciuman.
Bahkan saking girang dan senangnya, tanpa sadar bibir keduanya saling bertemu dan berpagutan. Sama sama tengelam dalam kasmaran dan saling membalas ungkapan perasaan masing masing.
Sementara mereka saling tenggelam, jam pun berdenting, berbunyi, menandakan adzan Maghrib akan segera tiba.
Azzam mengendong tubuh Annisa ala bridal style, menuruni anak tangga menuju kamar mandi yang ada dikamar mereka. Dan petang itu keduanya melakukan ritual mandi bersama.
Annisa yang awalnya mengesalkan saat mandi bersama Azzam, malam itu terlihat pasrah dan menikmati moment tersebut.
Dan tanpa terasa keduanya menyudahi ritual mandi tersebut dan segera sholat Maghrib berjama'ah, bahkan sampai Isya' selesai wajah pasangan yang sedang kasmaran ini terlihat sumringah sekali.
Malam itu Azzam sengaja mengajak Annisa pergi makan malam diluar, merayakan moment terindah pengungkapan pernyataan cinta sang istri.
Azzam sengaja mengajak Nisa ke sebuah restoran ternama yang private. Dimana tidak ada satu pun dari pengunjung yang mengenali mereka. Jadi makan malam keduanya benar benar romantis.
Alunan musik dansa sengaja diputar oleh pelayan restoran sesuai permintaan Azzam. Tak hanya berhenti disitu, Azzam pun menyematkan kalung berlian yang pernah ia beli saat sehari sebelum menikah.
__ADS_1
" Terimakasih mas." ujar Annisa tersipu malu.
Azzam mengulurkan tangan dan meraih tangan Annisa, dengan lemah lembut Azzam berdansa dengan Nisa. Malam itu Nisa benar benar diperlakukan bak ratu oleh Azzam.
Satu persatu keduanya menikmati hidangan yang tersaji oleh pelayan restoran. Saling menyuapi dan sesekali canda tawa pun terdengar.
Sebenarnya malam itu tugas kampus Azzam dan Nisa menumpuk sekali, tapi demi memulihkan hubungan dan menyatukan hati mereka, semua tugas tugas itu pun mereka tinggalkan sejenak.
Malam itu Nisa benar benar bahagia sekali, ia sama sekali tidak menyangka akan diperlakukan bak ratu oleh suaminya Azzam, seorang laki laki yang notabene nya di luaran sana dijuluki si kutub.
Dan seusai makan malam mereka segera kembali kerumah. Dan jarum jam pun menunjukkan pukul sembilan malam, waktu setempat.
Mobil Alphard warna hitam malam itu menyusuri keheningan jalanan kota M. Gemerlap lampu kota di pinggiran jalan menambah keindahan kawasan kota M saat itu. Kemerlap kelap kelip cahaya bintang yang ditemani bulan sabit semakin membuat keheningan yang syahdu malam itu.
" Brugggh." suara pintu mobil Azzam, ia bergegas membuka pintu Annisa dan menarik tangan Nisa lembut. Menuntunnya masuk kedalam rumah, sementara di dalam sana, suasana telah berubah, dalam sekejap Azzam berhasil menyulap kamar mereka menjadi warna warni oleh hiasan bunga dan lilin kecil, kelopak bunga mawar merah pun menghiasi atas sprei, diatas ranjang berukuran king size.
Sungguh terkejut Annisa kala itu, bagaimana mungkin kamar yang tadinya biasa saja berubah menjadi indah.
" Wouw.... bagaimana bisa ini terjadi mas, siapa yang menghiasnya?" tukas Annisa takjub.
" Sengaja aku meminta bantuan Safa dan Han saat kita makan malam diluar." jawab Azzam.
__ADS_1
Setelah mengamati seluruh isi kamar yang berubah dalam sekejap, menjadi indah. Annisa berganti masuk ke kamar mandi, bergantian dengan Azzam yang baru saja selesai membersihkan tubuh dan berganti piyama, pria ini berlanjut duduk di sofa kamar, memangku laptopnya, berniat mengerjakan tugas tugas yang disetor oleh muridnya.
Tiba tiba sebuah sosok bak bidadari yang tengah mengenakan lingerie warna merah menyala, berdiri di hadapan Azzam. Seluruh tubuhnya di penuhi aroma wangi yang semakin membuat adrenalin Azzam terpancing.
Nisa berjalan manja, sengaja duduk dipangkuan Azzam, meraih laptop dan menutupnya. Sementara Azzam yang kaget, hanya bisa diam menatap wajah cantik Annisa.
Setelah meletakkan laptop Azzam ke meja, Annisa pun mengalungkan kedua tangannya ke leher Azzam. Mengecup pipi kanan Azzam mesra. Bak gayung bersambut, pucuk dicinta ulam pun tiba, hari yang telah lama ditunggu Azzam dengan sabar, akhirnya datang juga.
Dengan sadar dan penuh kasih sayang tanpa paksaan, malam itu Annisa memulai menjalankan tugasnya sebagai seorang istri.
Beberapa saat keduanya saling bercumbu dan berpagutan diatas sofa. Tak mau berhenti sampai disitu, Azzam pun menggendong tubuh Annisa ke atas kasur.
Sebelum penyatuan tubuh keduanya terjadi, Azzam mengucap do'a terlebih dahulu sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW yang tercantum dalam hadits dan Al-Qur'an.
Satu persatu Azzam melepas lingerie warna merah menyala yang melekat pada tubuh istrinya. Menutupnya dengan selimut, dan ia pun masuk ke dalam selimut.
Perlahan dan penuh kehati-hatian Azzam mulai melancarkan aksinya. Bergerilya di area leher Nisa, meninggalkan jejak beat mark di beberapa tempat disana. Dan setelah puas bergerilya, maka penyatuan cinta mereka pun terjadi. Dengan disertai desahan manja yang sesekali keluar dari bibir Nisa, menambah penyatuan keduanya malam itu benar benar mencapai puncak klimaks dan merenda mimpi yang indah bersama.
Malam bertabur bintang, di iringi sepoi-sepoi semilir angin membuat pasangan ini terlelap dibalik selimut putih yang menyelimuti tubuh keduanya. Berkat pertengkaran yang diciptakan oleh Linda, kedua insan yang tadinya belum berhasil menjalankan malam pertamanya, malam itu berkat pertengkaran tersebut akhirnya menyatukan kisah cinta yang belum lengkap. Menjadi semakin erat dan romantis.
**Note : Kunci dari sebuah hubungan adalah kepercayaan dan saling pengertian. Walau kerikil tajam akan menghampiri sesekali, menjadi bumbu pelengkap dan ujian dalam kelanggengan sebuah hubungan.
__ADS_1
******
BERSAMBUNG**......