
Hiiy..... Naay up lagi nih..... Setelah sekian lama
***Naay drop tidak bisa ngapa-ngapain ***
Dan sekarang....Alhamdulillah Naay,
Sudah sehat kembali
Terimakasih atas doa' nya ya ....!!
*** Selamat membaca***
"Ini cepat minum obat mu !! setelah nya kau harus istirahat,, "
ucap Rey lembut menyerahkan obat dan segelas air untuk Sofia
Sofia langsung meminum obat nya dan kembali membaringkan tubuhnya ketempat tidur
"T-terimakasih ...!"
ucap Sofia pelan
"Sudah, sekarang kamu istirahatlah jangan banyak pikiran,,Aku mencintaimu Isti ku
Jangan pikirkan soal wanita itu, karena dihatiku hanya ada namamu,, aku tidak akan pernah meninggalkan mu I love you "
ucap Rey penuh cinta kemudian menciumi kening Sofia dalam
dan menyelimutinya
----------------
Seminggu telah berlalu kehidupan Rey dan Sofia semakin harmonis Rey selalu memperlakukan Sofia ba' ratu yang bertahta tinggi di dalam hati nya,, tentu perlakuan Rey itu membuat Sofia semakin mencintainya
Sedangkan Siska selalu mencari cara agar bisa bertemu dan mendapatkan Rey kembali tidak perduli walau Rey terus menghindar,, walaupun bertemu Rey selalu mengabaikan nya dan mengatakan kalau ia sudah beristri dan sudah bahagia tidak perlu datang dan mengganggu rumah tangganya
***
Pagi ini hari sangat cerah secerah hati Angga dan Sukma, hari ini juga hari kebahagiaan mereka berdua bagaimana mana tidak hari ini adalah hari yang bersejarah bagi mereka berdua
Gaun pengantin sudah terbalut indah di tubuh Sukma dan juga Angga tamu undangan pun sudah mulai berdatangan mengisi ruang tempat resepsi di adakan
Senyum cerah terpancar dari bibir mereka berdua menyambut tamu yang berdatangan
"Ayang kenapa Sofia belum datang ya..??"
tanya Sukma kepada Angga yang kini sudah berstatus sebagai suaminya
"Entahlah dek mungkin sebentar lagi!! kita tunggu saja "
sahut Angga lembut dan tersenyum menatap wajah Sukma istrinya itu
Sedangkan di sebuah kediaman besar tepat di dalam sebuah kamar terlihat wanita cantik sedang bersiap, memules wajah nya di depan cermin
setelah selesai ia langsung bergegas keluar kamar dan menuruni anak tangga
"Sayang apa kau sudah sia......!!"
sedikit mengencangkan suaranya namun segera terpotong kala melihat seorang wanita cantik berjalan menuruni anak tangga dan menghampiri nya
"Wow.... sayang kamu cantik sekali!!"
ucap nya tanpa berkedip
__ADS_1
"iih... kamu tu ya...!! emang kemarin - kemarin aku nggak cantik...!!,,"
ucap Sofia cemberut dan mencubit perut Rey karena ia sudah berada di samping nya
"A-aw.... sayang sakit...!! "
ucap nya berpura-pura kesakitan
"Bu-bukan... begitu cantik, dari dulu kamu sudah cantik dan hari ini lebih lebih canntiiiik....!"
ucap Rey merangkul pinggang Sofia dan memeluknya serta mendaratkan sebuah kecupan di kepala Sofia dengan lembut
"Bagaimana? apa kita berangkat sekarang istri ku sayang ?"
ucap Rey masih memeluk Sofia
Sofia melepaskan pelukannya dan mengangguk dengan wajah cemberutnya
Rey bertambah gemas melihat wajah cemberut Sofia ia mencubit hidung Sofia sambil berkata
"Sayang kamu sangat menggemaskan dengan wajah seperti itu,, "
"Shttt....!! lepaskan,, nanti hidung ku bisa lepas jika kau selalu mencubitnya, ayo berangkat!!"
ucap Sofia meraih tangan Rey yang mencubitnya dan memeluk tangan itu sambil menariknya untuk segera pergi
***
Saat ini Sofia dan Rey sudah berada di depan sebuah gedung tempat di adakan resepsi pernikahan Angga dan Sukma
Mereka berdua berjalan angun beriringan dengan Rey yang memeluk pinggang Sofia memasuki gedung,, di tangan Sofia ada sebuah kado yang dipegangnya
banyak pasang mata yang memandang takjub melihat kearah mereka berdua yang berjalan menuju tempat resepsi di adakan
"Apa itu CEO, Dinata grup, siapa? wanita yang bersama nya itu sangat cantik..!!"
"Apa itu istri nya cantik sekali "
begitulah bisik-bisik para tamu yang hadir
Sofia dan Rey tidak memperdulikan tatapan dan bisik-bisik dari mereka ia terus berjalan menuju aula tempat Angga dan Sukma berdiri menyambut para tamu undangan
"Aa..... Sofia akhirnya kau datang...!"
Seru Sukma kegirangan saat melihat Sofia berjalan mendekatinya, Sukma langsung memeluk Sofia
"Hm.... selamat ya,, ini kado untuk kalian !!
Semoga Tuntung Padang sampai tua nanti dan bahagia selalu !!"
Ucap Sofia menyerahkan kado yang tadi ia bawa
"Terimakasih doa' dan juga kado nya "
sahut Sukma dengan senyum dan wajah bahagia yang terpancar, serta menerima kado dari Sofia dengan senang hati
Sedangkan Rey dari tadi sudah melepas rangkulan tangannya dari pinggang Sofia
dan mengulurkan tangannya kepada Angga dan memberikan ucapan selamat
"Selamat Ngga,, akhirnya Kamu menikah juga"
ucap Rey kemudian merangkul Angga tampa melepaskan jabat tangan mereka
__ADS_1
dan membisikkan sesuatu di telinga Angga
Entah apa yang dibisikkan Rey pada Angga
Sehingga mampu membuat wajah Angga bersemu merah
setelah berhasil membuat Angga memerah malu, Rey menepuk pelan pundak Angga dan melepaskan rangkulannya, ia menyunggingkan senyum penuh arti pada Angga
bluss...!!
seketika wajah Angga memerah mendengar apa yang dibikkan oleh Rey, ia merasa sedikit malu
"A-apa...!!,, ch... dasar balok es,, memang kamu pe......!!"
ucapan Angga terpotong kala Sofia menghampiri nya dan mengucapkan selamat
"Kak... Angga selamat ya atas pernikahan mu,
eh.... kenapa wajah ka Angga memerah?,
apa...ka Angga sakit ?"
tanya Sofia menampilkan wajah polosnya
"Iya kenapa wajah mu merah sayang? apa kau sakit?,, tapi tadi baik- baik saja, apa yang terjadi dengan mu sayang?"
timpal Sukma yang terlihat panik saat melihat wajah suaminya itu memerah, ia menempelkan punggung tangan kedahi sang suami untuk mengecek suhu tubuh suaminya itu
"Eh... tidak panas!!"
gumam Sukma kebingungan sesaat setelah menjauhkan punggung tangannya dari dahi suaminya
"T-tidak... A-aku tidak sakit !!"
Ucap Angga tergagap sekilas ia melirik dengan ekor matanya ke arah Rey yang hanya menampilkan wajah datar nya
kemudian ia menghela nafas panjang
"Hufff.....!!"
"Trus... kenapa wajah kak Angga memerah??"
Tanya Sofia lagi
"I-itu...ituu... karena suasana sedikit panas disini,, ya panas..... hehehe...!!"
Ucap Angga terkekeh kikuk sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal ia kembali melirik Rey dengan ekor matanya
namun orang yang di lirik masih sama menampilkan wajah datar
"Oohh.....!!" Sofia dan Sukma hanya ber oh rea
"Perasaan tempat ini cukup adem deh....tapi kenapa kak Angga malah kepanasan "
batin Sofia bermelongo
"Fii....Fia...... SOFIA...woy kenapa jadi melamun?"
tanya Angga yang sedari tadi memanggil manggil nya bahkan ia mengibaskan tangannya ke depan wajah Sofia
Bersambung
Maaf Naay cuma bisa up satu bab ya,, untuk saat ini berhubungan Naay masih dalam pemulihan
__ADS_1
harap memaklumi kondisi Naay yang sering sakit