Identitas Gadis Misterius

Identitas Gadis Misterius
bab 93 Aku Bukan Wanita Murahan


__ADS_3

"Astaga......!! tubuh neng Sofia langsung panas bagaimana ini ? ka.. kamu demam !! ya sudah sebaiknya kamu cepat pulang biar kami antar!!


ayo...."


ucap Nengsih sambil membantu Sofia untuk berdiri


Sofia hanya diam dengan wajah pucat nya dan mengikuti usulan Nengsih pada saat berdiri Sofia berteriak kesakitan dan terduduk kembali


"Aaaaaaaww ........!!?! A....aduh.....ka....kaki ku...,sa.... sakit !!,, Aakh......'"


jerit Sofia kesakitan pada saat berdiri karena tidak seimbang Sofia jatuh terduduk lagi kemudian memegangi kaki nya yang sakti


"Sofia kenapa ? sini biar kulihat kaki mu !! "


Ucap Nengsih lalu berjongkok dan memeriksa kaki Sofia


"Astaga !!!,, kaki mu memar dan mulai bengkak,, sebenarnya apa yang terjadi ? kenapa kaki mu sampai seperti ini ?""


tanya Nengsih kaget melihat kaki Sofia yang terlihat membengkak dan kebiruan


"Sudah Abang bilangan neng Sofia kakinya tersandung akar yang disitu !! sebelum jatuh menimpa tubuh Abang "


"Ya sudah Abang tolong papah Sofia,, antara dia pulang sampai fila dan aku akan panggilkan tukang urut,, Abang harus hati-hati jangan sampai kaki Sofia tambah parah....!!


Aku akan menyusul Abang,, setelah memanggil tukang urut "


ucap Nengsih hendak melangkah ingin meninggalkan Sofia dan Sujo namun kembali menghentikan langkahnya dan berkata.


"Abang.... ayo... cepat,,!! tunggu apa lagi,, Abang ingin sakit Sofia tambah parah, Abang apa Abang Sujo tidak melihat wajah Sofia yang pucat dan tubuhnya sangat panas,, Abangg saat ini Sofia demam jadi cepat bawa dia ke fila,, Nengsih takut terjadi apa-apa Sama Sofia !! bagaimana kalau nanti kita yang di salahkan bu Vida,, karena kita yang bersamanya saat ini "


Ucap Nengsih lagi panjang lebar dengan wajah khawatir


"Ayoooo....buruannnn....!! Abanggg..."


"Iya,, iya...,, kamu cepat sana panggil tukang urut nya,, Abang akan membawa neng Sofia


ayo....neng Sofia Abang bantu,, "


"Iya bang.... terimakasih,, maaf sudah merepotkan kalian,, Nengsih makasih ya !!"


"Iya sama - sama ,, sudah sana ... hati-hati !!


aku mau ke rumah tukang urut nya dulu "


setelah itu Nengsih pergi untuk memanggil tukang urut untuk mengurut kaki Sofia yang terkilir


Sujo dengan sangat hati-hati memapah Sofia hingga sampai kefila

__ADS_1


"Sekali lagi terimakasih ya bang !!"


ucap Sofia sambil menahan rasa sakit di kakinya


"Iya sama -sama !! ,, o ya Abang tinggal dulu ya Abang mau nyusul Nengsih dulu,, kamu nggak papa kan kalau Abang tinggal nanti Abang kesini lagi sama Nengsih dan tukang urut nya !!'"


ucap Sujo


"Iya bang sekali lagi terimakasih atas bantuannya"


ucap Sofia


setelah itu Sujo pun pergi meninggalkan Sofia untuk menyusul Nengsih


sedangkan Sofia mencoba berjalan sambil menyeret kakinya yang sakit masuk ke dalam ruangan


"Aduh..... aduh... non Sofia apa yang terjadi ? kenapa berjalan dengan kaki di seret seperti itu ?


sini biar bibi bantu "


ucap bik Surti yang melihat Sofia berjalan tertatih tatih menyeret kakinya dan terlihat menahan sakit


dengan sigap bik Surti memapah Sofia sampai ke kamar yang di tempati Sofia


"Terimakasih bik,, Sofia tadi jatuh karena kurang hati-hati,, Sofia masuk dulu !!"


ucap Sofia


"Nggak usah bik,, tadi Nengsih dan Sujo yang sudah memanggil nya,, mungkin sebentar lagi akan sampai,,


"Ya sudah kalau begitu bibi kebelakang dulu non"


"O ya bik apa nenek sudah pulang ?? "


"Belum non ...!"


sahut bik Surti kemudian beliau pergi kebelakang untuk melanjutkan pekerjaannya


Sofia masuk ke dalam kamar ia terkejut melihat Rey yang duduk di sofa dan menatapnya dengan tajam,, dimatanya terlihat jelas kemarahan yang di pendam


melihat tatapan Rey yang seperti itu membuat Sofia takut tubuhnya sedikit gemetar ia teringat saat Rey menampar dan mencengkram rambutnya dengan kasar dan melempar nya keluar apartemen


"R...Rey ....Ka...kau.....!!" ucap Sofia terbata


karena saking terkejutnya melihat Rey tiba tiba ada di kamar yang ia tempati


"Iya aku kenapa ? kau tidak suka !! dasar wanita murahan....!!

__ADS_1


ucap Rey datar dan menekan kata murahan


"R...Rey ....a.... apa maksudmu ?,, apa kau kesini hanya untuk mengatakan hal itu,, "


ucap Sofia bingung dan kecewa


"Iya... hanya kata itu yang pantas untuk orang seperti mu,, kau itu berstatus seorang istri tapi....kau berpelukan dengan laki laki lain ,, apa itu namanya kalau bukan wanita murahan...heh..!! "


ucap Rey sangat marah tadinya ia ingin meminta maaf atas kesalahannya namun pada saat melihat Sofia di bukit bersama laki laki lain dan berpelukan itu membuat api amarah kembali berkobar


ya sebenarnya Sofia tidak sengaja jatuh tepat di atas tubuh Sujo akibat kaki tersandung saat berlari ketakutan melihat kelabang yang hampir merayap di kakinya


namun posisi seperti itu akan membuat orang yang melihatnya salah paham hal itulah yang terjadi pada Rey


"CUKUP... Rey,, Aku bukan wanita murahan,, aku tidak seperti apa yang kau tuduh kan,, yang kau lihatlah belum tentu benar,, !!"


ucap Sofia marah ia tidak menyangka kalau Rey tega menuduh sebagai wanita murahan dan rendah


" Asal kamu tau saat itu aku tidak sengaja jatuh dan menimpa Sujo ..."


Ucap Sofia lagi


"Ooh..... jadi nama laki laki itu Sujo..,, kau pikir aku percaya dengan alasan basi seperti itu,, heh...


sebaiknya kau pergi dari sini sebelum aku berbuat kasar lagi kepada mu dan jangan pernah kembali aku jijik melihat mu ,, kau bahkan lebih murahan dari Siska wanita sialan itu !!"


ucap Rey sambil mencengkram erat dagu Sofia dan menghempaskan nya dengan kasar


"CUKUP......!! JANGAN PERNAH KAU BANDING - BANDINGKAN AkU DENGAN WANITA LAIN,,


Apa kau masih mencintainya ?"


ucap Sofia dengan air matanya yang tak terbendung lagi ia merasa sangat sakit dan sesak di dadanya mendengar ucapan Rey yang tega membanding bandingkan nya dengan wanita lain tidak ada seorang wanita pun yang ingin dibanding bandingkan,, apa dengan seorang mantan


" Kalau Iya.... kenapa ? kau bahkan lebih buruk dari nya,, k... kau..... sangat... sangat murahan,, CEPAT Pergiiiii......,, aku muak melihat wajah mu "


Ucap Rey sangat marah


"Baik,, Aku Akan pergi,, sampaikan ucapan terimakasih ku kepada nenek karena telah menolong dan menyelamatkan ku ,,


Semoga kau bahagia dan tidak menyesal


aku permisi...""


ucap Sofia kemudian keluar dari kamar itu dengan perasaan hancur dan kecewa,, ia berjalan tanpa tujuan sambil menyeret kaki nya yang terasa sakit ia berjalan dan terurus berjalan tanpa perduli dengan sekitar hingga tanpa sadar ia telah jauh meninggalkan fila dan berada di sebuah hutan yang cukup lebat ia berhenti karena sudah tidak kuat lagi menahan rasa nyeri dan sakit pada kakinya,, ia berhenti tepat di sebuah pohon yang cukup besar ia menangis sejadi jadinya tanpa ada yang tau, berteriak memaki Rey sambil memukul batang pohon yang ada di depan nya


" Dasar Rey b*****k ,, ba*****,, aku benci,,benciiiii,, aku membecimuuuuu......!!!

__ADS_1


bersambung *


__ADS_2