
"Tidak aku tidak akan keluar dari kamar ini sebelum kau menjawab pertanyaan ku habis dari mana kamu kenapa pulang terlalu larut malam dengan pakaian kotor seperti itu, ini bukan rumah mu yang bisa pulang dan pergi seenak jidat mu "
Ucap Rey
perkataan Rey membuat Sofia geram karena ia sudah sangat lelah dan ingin segera istirahat
"Aku tau ini bukan rumah ku , aku juga tau kalau aku cuma numpang " Ucap Sofia ~~
Ia mengambil baju ganti lalu masuk ke dalam kamar mandi untuk berganti pakaian nya yang kotor ia seakan tak perduli dengan Rey yang sudah duduk di tempat tidurnya untuk mendengar jawaban dari pertanyaan nya tadi di tempat tidur itu Rey melihat ada bungkusan Kanton plastik karena penasaran dengan isi kantong plastik itu ia pun membuka dan memeriksa isi kantong plastik itu,
Ternyata kantong plastik itu berisi perban , salep , betadeen cair dan obat pereda nyeri
"Untuk apa perban dan obat obatan ini, apa Sofia terluka?" pikir Rey dalam hati,
pikiran nya itu buyar saat mendengar suara teriakan Sofia, ia bergegas menuju kamar mandi untuk memeriksa
"Aaaaa...! jauhkan.... jauhkan..... jauhkan binatang itu dari ku Aaaa....!"
Teriak Sofia histeris sambil berlari keluar kamar mandi dan langsung memeluk Rey dengan erat
seluruh tubuhnya gemetar. didalam pelukan Rey Sofia masih berteriak teriak ketakutan
Sedang Rey terdiam kaget karena dipeluk erat secara tiba-tiba oleh Sofia
__ADS_1
"So.. Sofia ada apa? kenapa teriak teriak? dan apa yang di jauhkan?"
Ucap Rey bingung sekaligus kaget melihat Sofia ketakutan seperti itu.
"Itu....! itu...! di dalam ada....! ada...! aku takut !"
Ucap Sofia masih ketakutan dengan tubuh gemetar dan masih memeluk Rey erat Rey dapat merasakan kalau tubuh Sofia gemetaran
ia pun membalas pelukan Sofia sambil mengelus lembut kepala belakang Sofia untuk menenangkan nya kemudian Rey menengok ke dalam kamar mandi ia penasaran ada apa didalam kamar mandi hingga membuat Sofia ketakutan sampai begitunya ia mengamati setiap sudut ruangan kamar mandi itu namun tidak ada apa-apa kamar mandi terlihat bersih,
Saat Rey mengalihkan pandangan nya tetap Kedinding kamar mandi itu terlihat seekor binatang berjalan merayap berkaki banyak dan bewarna merah kehitaman sebesar jari kelingking
("Huhhh.. hanya kelabang, tapi kenapa Sofia sangat takut melihat hewan itu, apa dia fobia dangan binatang itu !") Pikir Rey dalam hati,
"Sudah sekarang tenang lah hewan itu sudah pergi kamu tidak perlu takut "
bisik Rey ditelinga Sofia dengan lembut, mendengar bisikan Rey Sofia mulai tenang dan langsung tak sadarkan diri, ia pingsan akibat ketakutan dan kelelahan akibat perkelahian melawan preman suruhan Fani,
Sofia pingsan di pelukan Rey, tanpa sepengetahuan Rey.
Rey merasa nyaman dengan posisi seperti itu ada rasa damai dihatinya saat Sofia memeluknya hingga beberapa saat ia tersadar kalau tubuh Sofia tidak gemetaran lagi dan sangat tenang
Rey melonggarkan pelukannya dan berkata
__ADS_1
"Sudah sebaiknya kamu beristirahat sekarang!"
Ucap Rey lembut namun Sofia tidak merespon sedikit pun, merasa tidak ada respon dari Sofia
Rey mengangkat kepala Sofia dengan kedua tangannya dan mendongakkan sehingga wajah Sofia menghadap ke arah nya
"Sofia sekarang buka matamu binatang itu sudah pergi, istirahat lah " Ucap Rey lembut
ia menatap wajah Sofia lekat hal itu membuat jantung nya kembali berdetak dua kali lebih kencang ditambah pelukan Sofia yang menurutnya sangat nyaman, jiwa laki-laki nya berontak tanpa ia sadari bibirnya hampir menyentuh bibir Sofia, bibir itu sangat menggodanya hanya tinggal sebatas jari bibir itu akan menyatu ,
Namun saat itu Rey berhenti kerena melihat ada cairan merah yang hampir keluar dari hidung Sofia, sudut bibir sebelah kanan ada bekas luka dan lebam, tatapan mata yang penuh hasrat kini berubah menjadi khawatir dan cemas
"Sofia..... Sofia buka matamu ... Sofia bangun sadarlah..!"
Ucap Rey khawatir ia baru menyadari kalau Sofia pingsan bukan ketiduran, Rey berusaha menyadarkan Sofia namun tak berhasil,
kemudian ia melepaskan pelukan Sofia yang begitu erat setelah terlepas ia pun menggendong Sofia dan membaringkan nya di tempat tidur setelah membaringkan tubuh Sofia, ia hendak berdiri untuk mengambil tisu yang ada di atas meja rias
Namun pada saat hendak berdiri Rey jatuh ke atas tubuh Sofia yang pingsan seolah ada yang menariknya, Rey kaget dan memeriksa apa yang membuatnya seperti di tarik sampai ia jatuh dan menindih tubuh Sofia, ternyata kalung liontin milik Sofia terselip kedalam baju kemeja Rey sehingga ia tertahan pada saat hendak berdiri perlahan Rey membuka kancing kemejanya dan~~
BERSAMBUNG*
Maaf ya up nya cuma dikit, berhubung Author lagi banyak tugas nih
__ADS_1
MAAF YA๐๐๐