
sebelumnya ~~~
"Oh..baguslah jika itu tidak membahayakan Sofia,, kata dokter sore ini Sofia sudah bisa pulang!"
Ucap nek Vida memberitahu Rey ,
Sore hari kemudian Rey membawa Sofia dan nenek nya pulang tentu setelah menyelesaikan urusan di rumah sakit itu sebelum pulang ke apartemen nya Rey mengantar nenek nya ke rumah, nek Vida sebenarnya menyuruh mereka menginap, namun Rey menolak dengan alasan banyak pekerjaan yang tertunda dan meyakinkan nenek nya dengan berjanji akan merawat dan memperhatikan Sofia dengan lebih baik
Sesampai di apartemen,,
setelah makan malam Rey menyuruh Sofia untuk segera istirahat, Sofia menuruti apa yang dikatakan Rey ia masuk ke kamar dan beristirahat
sedangkan Rey harus menyelesaikan pekerjaan kantor yang tertunda siang tadi sebab menemani Sofia di rumah sakit,
Keesokan paginya seperti biasa Rey dan Sofia berangkat ke kantor bersama, sebenarnya Rey melarang Sofia ke kantor hari ini karena baru sembuh,,, ia takut Sofia sakit lagi kalau terlalu lelah
namun Sofia bersikeras untuk ikut pergi ke kantor
Setibanya di kantor banyak sekali pertanyaan yang di lontarkan Sukma kepada nya karena kemarin ia tidak masuk kerja, bukan hanya Sukma tapi Angga juga sama
"Sofia kemarin kamu kemana?,, kok nggak masuk kerja?,, bahkan chat ku juga nggak di bales !
apa kamu marah sama aku?,,,"
Ucap Angga
"Tidak aku tidak marah,, marah atas dasar apa?"
Ucap Sofia
"Terus kenapa chat ku nggak dibalas? "
Ucap Angga
"Iya chat ku juga nggak dibalas,,, kemarin kamu kemana aja!"
Sahut Sukma menimpali ucapan Angga
"Aku nggak kemana mana !"
Ucap Sofia acuh
"Oh.... jangan jangan semalam kamu pergi sama pak Rey,, secara pak Rey kemarin juga tidak masuk, dan menyuruh ku menyelesaikan banyak pekerjaan"
Ucap Angga dengan tatapan menyelidik
"Apa urusanmu, aku pergi sama dia atau tidak,,, meskipun aku pergi sama dia apa masalah mu ?,,"
Ucap Rey yang tiba-tiba muncul entah dari mana
bahkan tiga orang itu tidak menyadari kedatangan nya
ia memukul pundak Angga dengan berkas yang di bawanya
"Ini ambil,, cepat kita berangkat!"
Ucap Rey lagi sambil menyerahkan berkas yang di pukul kan ke pundak Angga,, kemudian berjalan lebih dulu meninggalkan Angga,, Sofia dan Sukma
"Eh... tunggu Rey,, jadi benar kamu kemarin bersama Sofia,, Rey... tunggu jawab pertanyaan ku dulu..... Apa benar kamu semalam pergi bersama Sofia ?"
Ucap Angga sambil berlari kecil mengejar Rey dan ingin mendengar jawaban langsung dari Rey teman sekaligus atasannya itu
__ADS_1
"Rey ... jawab aku, apa kau semalam bersama Sofia "
Tanya Angga lagi saat sudah ada di samping Rey
"Iya,, kenapa!"
jawab Rey singkat ia tak berbohong pada Angga memang semalam ia seharian menemani Sofia di rumah sakit bersama nenek nya
"Tapi Rey....! kamu tau dari awal aku menyukai Sofia, apa kau berniat menjadi saingan ku, dan merebutnya dari ku , sungguh kamu jahat sama teman mu sendiri !"
Ucap Angga kesal saat ini mereka berada di dalam mobil menuju tempat pertemuan yang di janjikan
Di kantor Sofia sedang mengerjakan berkas berkas yang belum ia selesaikan kemarin gara gara sakit dan masuk rumah sakit, beruntung hanya satu hari
"Fii... emang nya kemarin kamu kemana? sampai tidak bisa membalas pesanku ,, aku khawatir tauuuu.."
tanya Sukma
"Tidak kemana mana tapi kemarin aku nggak pegang hp jadi tidak tau,,, maaf..."
Ucap Sofia enteng
"A... apa benar kamu...sama pak Rey ada hubungan?"
Tanya Sukma halus takut menyinggung
"Kata siapa!"
"Nggak ada sih... itu hanya pemikiran ku saja,, maaf jangan tersinggung "
Ucap Sukma merasa takut kata kata nya menyinggung Perasaan Sofia
Sofia menghela nafas ia tak menjawab hanya menggeleng kan kepala dan tetap fokus dengan berkas yang di kerjakan nya
"Permisi nona Sofia ini ada kiriman dari nyonya besar"
Ucap Scurity yang di tugas kan nek Vida untuk mengantarkan makan siang Sofia,, atas permintaan Rey kepada nenek nya
"nona kata nyonya jangan lupa minum obat,, dan habiskan makanan nya "
Ucap Scurity itu lagi,, menyampaikan pesan dari
nek Vida
"Iya pak, aku tidak lupa, tolong sampaikan terimakasih ku kepada nenek karena telah mengirimkan makanan dan mengingatkan untuk minum obat!"
Ucap Sofia ramah kepada Scurity suruhan nek Vida
"Iya nona,, akan saya sampaikan,, saya pamit pulang "
Ucap nya berlalu meninggalkan tempat Sofia
tidak lama setelah kepergian Scurity yang mengantarkan makan tadi
"Tingg..." suara notifikasi ponsel Sofia
isi pesan di ponsel
"fia... jangan telat makan siang dan minum obat nya"
"Iya nenek ku sayang....,, terimakasih makan nya dan sudah ngingatin
__ADS_1
Balas Sofia kepada nek Vida
"Tingg......"
satu pesan lagi masuk ke ponsel nya, tapi kali ini yang mengirim pesan adalah Rey isi pesannya hampir sama ,, untuk menyuruh Sofia jangan terlambat makan dan harus meminum obat
Setelah membaca pesan itu Sofia menyunggingkan senyum tipis nya
"Sejak kapan muka tembok itu jadi perhatian"
gumam Sofia dalam hati
"Sofia kenapa kamu senyum senyum sendiri ?,,
siapa nyonya besar yang orang tadi maksud?
dan ku dengar kau harus minum obat
Apa kamu sakit?,,"
tanya Sukma seperti sedang interogasi penjahat yang ketahuan melakukan kejahatan
"Dia nenek ku,, dan kemarin aku tidak masuk kerja karena masuk rumah sakit,, untung tidak parah dan aku di bolehkan pulang kemarin juga,
Apa itu jelas,,, atau masih ada yang mau kau tanya kan lagi "
"Ya...ya... sangat jelas" sahut Sukma mengangguk
"Bagus jadi jangan bertanya lagi,,, lebih baik kerjakan saja pekerjaan mu !"
Ucap Sofia
Sukma kembali ke tempatnya tanpa berkata lagi dan mengerjakan pekerjaan nya
disisi lain Fani terus mengawasi nya entah kenapa dan tanpa alasan yang jelas ia bertambah kesal pada Sofia,, mungkin karena Rey pagi ini bertambah dingin dan acuh pada nya saat ia mencoba menggoda nya tadi sewaktu berduaan di ruangan ia merasa sikap Rey berubah kepadanya,, ia menyalah Sofia atas sikap Rey itu
Waktu seakan berjalan sangat cepat sore pun tiba,, satu persatu karyawan kantor sudah pulang termasuk Sukma
"Fii... aku mau pulang, apa kamu mau pulang bareng aku ? "
Ucap Sukma yang sudah menjejeng tas di bahu nya siap untuk pulang
"Kamu duluan saja aku belum selesai"
Ucap Sofia
"Apa masih lama?,, atau kau mau bantu!"
Ucap Sukma menawarkan bantuan
"Tidak usah aku bisa menyelesaikan nya sendiri,, kamu silahkan pulang duluan, aku tidak apa-apa"
Ucap Sofia
"Ya sudah, aku pulang kamu hati hati nanti pulangnya ya... selamat tinggal dahhh...
Ucap Sukma
"Iya kamu juga hati hati di jalan"
Ucap Sofia
__ADS_1
kemudian Sukma meninggalkan Sofia yang masih menyelesaikan pekerjaan nya
bersambung