Identitas Gadis Misterius

Identitas Gadis Misterius
bab 82 Makan Malam


__ADS_3

"Oh.. jadi lo nggak mau ngungkapin perasaan lo,, trus mau sampai kapan perasaan lo,, lo pendam sendiri,, setidaknya lo tau apa jawaban dari perasaan lo, kalau lo katakan duluan "


"Iya sih kata kata lo ada benarnya juga,, tapi gue cukup bahagia kalau lihat dia bahagia walaupun kebahagiaan nya bukan sama gue,, kan kata orang cinta tidak harus saling memiliki "


"Heedeh Sukma Sukma setidaknya lo harus mengatakan perasaan lo pada nya,,"


setelah perbincangan yang panjang mereka pun akhirnya kembali ke kantor


sesampai di kantor Sukma kembali keruangan nya begitu juga dengan Sofia kembali ke ruangan Rey,, ya sekarang Sofia sudah menjadi asisten nya jadi dia satu ruangan dengan Rey awalnya Sofia menolak ia lebih suka bekerja seperti sebelumnya menjadi sekertaris tambahan


Saat masuk Sofia langsung mendapatkan banyak pertanyaan dari Rey


"Kamu dari mana saja ?? aku cari tadi kamu tidak ada di mana-mana? ayo kita makan,, aku sudah lapar "


Ucap Rey dengan


"A... aku sudah makan tadi, kupikir kamu sudah makan tadi sama pak Angga "


sahut Sofia enteng


"Baiklah .....! kalau begitu kau harus temani aku makan sekarang,, ayo duduk...!"


Ucap Rey sambil menepuk sofa disebelah nya


"Kamu...,, apa kamu tidak bisa makan sendiri sehingga harus ditemani segala "


"Kalau kamu tidak mau ya sudah aku nggak akan makan "


"Tapi kamu bukan anak kecil lagi kalau makan harus ditemani "


"fii... temani aku makan,, kalau tidak mau aku akan menghukum mu "


Ancam Rey tersenyum menyeringai


"A... apa... hu... hukum,, tapi kan aku tidak salah"


Gumam Sofia ia mengingat kembali kejadian semalam saat ia menolak maka Rey akan menghukum nya tanpa sadar ia menyentuh bibir nya


" kenapa apa? kau suka dengan hukuman yang kuberikan "


"Tidak,, tidak baik lah ....!"


"sudah lah kan cuma nemenin makan doang dari pada bibir ku habis nanti "


pikir Sofia mengingat kejadian semalam dimana ia diminta untuk menyuapi nya saat makan,, namun Sofia menolak saat itu juga Rey mencium bibir nya dengan rakus,, karena Sofia menolak dia bilang itu sebagai hukumannya

__ADS_1


Sofia pun duduk di samping Rey dan menemaninya makan sesekali Rey menyuapkan makanan ke mulut Sofia awal nya Sofia menolak tapi melihat Rey yang menatap tajam ia menjadi patuh


"Su... sudah Rey aku sudah sangat kenyang tolong jangan memaksa ku lagi "


ucap Sofia yang memang sudah sangat kenyang


"Baiklah,, kalau begitu aku juga sudah kenyang !!"


ucap Rey tersenyum melihat Rey tersenyum seperti itu membuat jantung Sofia berdetak tak karuan ia sangat terpesona saat melihat senyuman itu yang jarang di perlihatkan Rey selama Sofia tinggal bersama nya


Dua hari setelah kejadian itu Sofia dibuat tambah bingung dengan kelakuan dua orang itu (Rey dan Angga )


yang semakin hari semakin aneh menurut nya


"Ada apa dengan mereka?? apa yang sebenarnya terjadi ? Aah.. sudah lah ngapain juga aku repot repot memikirkan masalah mereka lebih baik aku keluar dari ruangan ini "


pikir Sofia dalam hati kemudian melangkah hendak meninggalkan ruangan itu tepat di depan pintu langkah nya terhenti saat mendengar ucapan Angga dan Rey


"fii,, fii... tunggu Mau kemana?"


Ucap Angga dan Rey bersamaan


"Toilet..."


hening sejenak,, Angga hanya menatap tajam kearah Rey begitu pun sebaliknya tatapan itu mengisyaratkan permusuhan di antara mereka hingga suara Angga memecahkan keheningan itu


"Rey apa yang sebenarnya terjadi padamu?,, kenapa seperti nya kau menghalangi ku untuk mendapatkan Sofia "


"Tidak,, aku tidak menghalangi mu,, itu cuma perasaan mu saja !!"


sangkal Rey


"Trus kalau tidak menghalangi ku untuk mendapatkan Sofia,, kenapa kau selalu melarang ku untuk bicara berdua dengan nya?"


"Kau..,,,kau jangan salah paham aku hanya ingin melindungi nya !!"


"Melindungi,, apa maksud mu !! aku tidak mungkin menyakiti nya aku sangat menyayangi nya ,, kau pikir aku akan menyakiti orang yang ku sayangi ,, berhenti berpura pura, dan katakan yang sebenarnya !!"


"Tidak ada yang perlu di katakan !! "


"Rey....Rey.....!! dulu kau mengijinkan ku mendekati Sofia, tapi sekarang sepertinya kau menghalangi ku untuk mendapatkan hati nya,,


dulu kau bilang tidak menyukainya sampai kapanpun bahkan kau mengatakan Sofia itu gadis yang aneh,, seperti nya sekarang kau menyukainya !! makanya kau selalu menghalangi ku untuk mendapatkan nya,,


tapi aku tidak akan menyerah ,,,

__ADS_1


kau sangat munafik Rey,, kau menyukai Sofia kan,, tapi kau menyangkal nya "


Ucap Angga panjang lebar perkataan Angga itu mampu membungkam Rey,, Rey dibuat tidak bisa berkata apa-apa ia hanya terdiam mematung


"Mari kita bersaing secara sehat,, aku tidak mau persahabatan kita hancur hanya gara gara seorang wanita !!"


Ucap Angga lagi ia kemudian melangkah meninggalkan Rey yang masih diam mematung,, semua yang di ucapkan Angga itu kebenaran Rey memang sudah menyukai Sofia namun ia belum mengakui perasaannya itu


Angga berlalu pergi meninggalkan tempat itu namun saat hendak keluar ruangan ia di kejutkan dengan Sofia yang kebetulan ingin masuk kembali ke ruangan itu,


"Angga "


"Sofia,, "


ucap Sofia dan Angga sama sama kaget setelah menghilang kan rasa kaget nya Angga memberi jalan untuk Sofia masuk


"Ih.. fii, nanti malam ada waktu nggak?? kalau ada temani aku makan malam ya...!! sekalian ada sesuatu yang ingin ku bicarakan, ini sangat penting,, aku mohon jangan menolak ya.....!!"


Ucap Angga serius Sofia terlihat berpikir sebelum menjawab nya


"Soal apa??" sahut Sofia setelah diam sesaat


" Ini tentang pertanyaan ku soal .....!!" Angga menjeda ucapan nya lalu membisikkan sesuatu


kepada Sofia, saat Angga membisikkan sesuatu entah kenapa tatapan Sofia tertuju pada Rey yang saat itu duduk diam di kursi kebesaran nya


sedangkan Rey sendiri yang melihat Sofia menatap nya hanya mengerutkan keningnya melihat interaksi keduanya


"apa yang dibisikkan Angga sebenarnya,, kenapa sih aku begitu bodoh sehingga aku terjebak dalam ucapan ku sendiri ,, semoga Sofia menolak ajakan Angga "


gumam Rey dalam hati


"Baiklah,, aku menerima ajakan mu,,!!"


"yes ... terimakasih karena mau menerima ajakan ku, nanti akan dijemput jam tujuh tiga puluh ya....!!"


"Nggak usah,, nanti aku akan berangkat sendiri saja kamu serlok aja tempatnya aku akan datang"


"Oh.. ya sudah kutunggu nanti malam, sampai jumpa nanti malam "


ucap Angga kemudian berlalu pergi namun sebelum ia benar-benar pergi ia sempat melirik ke arah Rey dan tersenyum menyeringai


"Fii kenapa kau terima ajakan Angga !! kalau kamu mau makan malam di luar aku juga bisa membawa mu ....


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2