
Dasar wanita ja**** sia**n awas kau...!"
Ucap Baron kesakitan memegang kedua matanya, kesempatan itu dimanfaatkan Sofia untuk menyerang Baron ,
Dengan sekuat tenaga ia menendang bagian bawah milik Baron, Baron langsung terjatuh ketanah dan kesakitan berguling-guling sambil memegangi perkutut kesayangan nya ~~
Pisau yang ada di tangan nya pun ikut terjatuh Jack langsung menolong temannya itu,
ia tak peduli dengan Sukma yang di pegang nya tadi ia langsung menyerang Sofia, dengan sigap Sofia menangkis serangan Jack dan menghindar agar tidak terkena pukulan serta tendangan dari Jack
Hingga akhirnya Sofia dapat melumpuhkan Jack
"Katakan apa yang kalian inginkan dariku? kenapa kalian menyerang ku...!"
Ucap Sofia mengancam menggunakan pisau milik Baron yang terjatuh dan berhasil Sofia ambil saat menghindari serangan Jack tadi Sofia menodongkan pisau itu ke leher Jack dan berhasil mengunci gerakan Jack
"A.. ampun jangan bunuh saya!" Ucap Jack ketakutan
"KATAKAN, KENAPA KALIAN MENYERANG KU...!
Ucap Sofia dengan meninggikan suara nya
"Ka..ka..kami hanya menjalankan tugas "
Ucap Jack terbata bata
"Kalau begitu siapa yang menyuruh kalian untuk menyerang ku? , CEPAT KATAKAN ...
Atauuuuu....pisau ini akan memotong leher mu!"
Ucap Sofia mengancam
"Fa...Fa.. Fani yang menyuruh kami untuk membunuh mu dia bilang kau adalah Ancaman terbesar nya,
tolong ampuni saya nona, jangan bunuh saya,"
Ucap Jack mengaku tubuh nya gemetar ketakutan karena pisau yang menempel di leher nya itu semakin ditekan Sofia hingga leher Jack mengeluarkan banyak darah,
sedang Baron masih menahan rasa sakit akibat perkutut kesayangan nya hampir mati. tekena tendangan Sofia yang sangat kuat
sedangkan Sukma yang dari tadi sudah terlepas dari cengkeraman Jack, sudah berhenti menangis ia sangat kagum melihat Sofia yang ternyata pandai bela diri meski sempat kalah namun akhirnya Sofia berhasil melumpuhkan kedua nya Sukma langsung mengambil ponselnya dan merekam kejadian itu termasuk pengakuan Jack yang ternyata hanya suruhan Fani , yang tidak suka dengan Sofia
"Apa kau berkata jujur?" tanya Sofia pada Jack
"I...i.. iya... saya berkata jujur, to.. tolong ampuni saya!" Ucap Jack terbata sambil memohon
"Baiklah akan ku ampuni kalian, tapi sampai kan pesanku pada bos mu itu "
Ucap Sofia datar
__ADS_1
"I.. iya..! nona saya akan sampaikan "
Sahut Jack
"Bilang pada bos mu itu aku tidak akan melepaskan apa yang kumiliki dan bersiap lah untuk masuk kedalam pintu besi !"
Ucap Sofia sambil melepaskan Jack dan menyuruh mereka pergi,
tentu saja Jack dan Baron langsung pergi setengah berlari sesekali terjatuh karena menahan rasa sakit yang mereka alami, sedang Sukma setelah merekam semua kejadian itu dan menyimpan di ponsel nya ia bergegas menghampiri Sofia
"Sofia apa kamu tidak apa-apa? dimana yang sakit? apa kamu terluka?"
Tanya Sukma nyerocos sambil memeriksa keadaan Sofia
"Tidak apa-apa, aku baik baik saja bagaimana dengan mu, kamu tidak apa-apa?" Ucap Sofia balik bertanya
"Kamu ini.... tentu aku baik baik saja seharusnya kamu mengkhawatirkan keadaan mu sendiri bukan mengkhawatirkan ku. Lihat wajah mu bibir mu berdarah dan tangan mu terluka
Ayo kita obati luka mu itu dulu sebelum ku antar pulang!" Ucap Sukma khawatir melihat Sofia yang terluka
Mereka pun menaiki motor mencari Apotek terdekat untuk membeli obat sesampai nya di Apotek Sukma langsung membeli obat yang dibutuhkan untuk mengobati Sofia, Sukma menyuruh Sofia duduk di kursi yang ada di dekat apotek itu dan mulai mengobati luka di tangan Sofia ia juga membeli sebotol air mineral dan menyerahkan nya pada Sofia
"Ini minum dulu !" Ucap Sukma
"Terimakasih Sukma kamu telah membantu ku!"
Ucap Sofia
"Auuuwww...perih...! sakit tolong pelan pelan sedikit ini sangat sakti Sukma!"
Ucap Sofia kesakitan
"Iya iya.. tahan sedikit lagi ini hampir selesai ko!"
Ucap Sukma sambil membalut tangan Sofia dengan perban
"Eh.. Sofia memangnya dendam apa sih Fani sama kamu hingga sampai sampai mengirim dua preman untuk membunuh mu, Tanya Sukma
"Aku juga tidak tau salah ku dimana"
Ucap Sofia
"Ohh .. gitu, nah sudah selesai , sekarang mari ku antar pulang " Ucap Sukma lagi
"Iya ayo..!" Sahut Sofia
"Btw kamu jago juga beladiri belajar di mana?"
tanya Sukma
__ADS_1
"Itu...! aku lupa belajar di mana!" Ucap Sofia sambil menaiki motor milik Sukma
"Ahh.. kamu ini ko bisa lupa jangan jangan nanti kamu juga lupa kalau aku temanmu,"
Ucap Sukma menggoda
Sofia tidak menjawab ia hanya tersenyum pada Sukma
"O ya tadi aku sempat merekam video pengakuan preman itu nanti ku kirim ke ponsel mu, itu bisa dijadikan bukti nanti "
Ucap Sukma dengan serius kemudian Sukma melajukan motornya untuk mengantar Sofia pulang
"Iya terima kasih banyak ya Sukma hari ini kamu telah membantu ku" Ucap Sofia tersenyum dibelakang Sukma ,
Di Apartemen Rey cemas karena Sofia belum pulang ia khawatir takut terjadi sesuatu pada Sofia karena tidak biasanya Sofia pulang larut malam di tengah ke khawatiran nya itu tiba-tiba pintu apartemen terbuka nampak lah Sofia memasuki pintu apartemen,
"Dari mana saja kamu? kenapa baru pulang lihat jam berapa sekarang?"
Ucap Rey datar ia menyembunyikan ke khawatiran nya itu ,
Sofia hanya diam ia tak menjawab pertanyaan Rey dan langsung berjalan menuju kamarnya
Rey yang merasa pertanyaan nya di abaikan Sofia
jadi marah ia berjalan mendekati Sofia yang hendak masuk ke kamar nya dan berdiri di depan pintu kamar untuk menghalangi Sofia masuk,
"Katakan dari mana kamu, kenapa baru pulang? cepat jawab"
Ucap Rey marah sambil mencengkram pergelangan tangan Sofia yang terluka,Rey tidak tau kalau yang di pegang nya itu tangan yang terluka
"Auuuwww... sakit lepas kau menyakitiku!"
Ucap Sofia menatap tajam kearah Rey,
mendengar Sofia kesakitan Rey langsung melepas kan cengkraman tangan nya yang lumayan kuat hingga membuat Sofia meringis kesakitan
"Jawab dulu dari mana.....?" Ucap Rey lagi
Sofia tetap tak menggubris pertanyaan Rey ia masuk ke dalam kamarnya Rey pun ikut masuk
"Aku lelah, aku ingin istirahat sebaiknya kamu keluar dari kamar ku "
Ucap Sofia malas
"Tidak aku tidak akan keluar dari kamar ini sebelum kau menjawab pertanyaan ku habis dari mana kamu kenapa pulang terlalu larut malam dengan pakaian kotor seperti itu, ini bukan rumah mu yang bisa pulang dan pergi seenak jidat mu "
Ucap Rey
perkataan Rey membuat Sofia geram karena ia sudah sangat lelah dan ingin segera istirahat
__ADS_1
"Aku tau ini bukan rumah ku , aku juga tau kalau aku cuma numpang " Ucap Sofia ~~
BERSAMBUNG