
...*******...
"apa perlu kami antar ke rumah sakit?" ucap warga A
"tidak perlu pak saya baik baik saja, sekali lagi terimakasih atas tawaran nya " ucap Sofia
"ya... sudah kalau begitu kami permisi dulu mau menyusul ke kantor polisi "
ucap warga A lagi kedua warga itu pun meninggalkan Sofia.
Sofia pun masuk ke dalam mobil ia duduk di kursi pengemudi sambil memegangi kepalanya yang terasa sakit menyandarkan punggungnya dan mendongakkan kepalanya untuk mengurangi keluarnya darah di hidung, serta memejamkan mata sambil bergumam dalam hati
**
"Sofia kau harus kuat tahan rasa sakit ini
jangan sampai kamu lemah dan kalah dari rasa sakit ini harus kuat... kuat**** ... dan kuat!" tekat di dalam hati Sofia, lamunan Sofia dikagetkan dengan pertanyaan dari Rey yang sedari tadi diam dan memperhatikan Sofia
"Apa yang kau lakukan malam malam ditempat seperti ini?"
tanya Rey dengan lemah sambil menahan rasa sakit nya
Sofia membuka mata dan menatap tajam ke arah Rey sambil mengambil tisu untuk menyapu keringat dan sisa darah yang keluar dari hidung nya ia tak menjawab pertanyaan Rey hanya menatap tajam, Rey yang ditatap seperti itu membuat jantung nya berdetak kencang dan ada perasaan aneh yang tak ia pahami
__ADS_1
Setelah menatap tajam Rey pandangan Sofia teralihkan ke depan ia melihat kunci mobil sudah terpasang, rupanya Rey tidak mencabut kunci mobil saat keluar tadi dengan segera Sofia menghidupkan dan melajukan mobil itu menuju apartemen untuk pulang, kurang dari 15 menit mereka sudah sampai dia apartemen kerena Sofia melajukan mobilnya dengan kencang, Rey yang didalam mobil merasa heran dengan Sofia yang tiba tiba bisa mengendarai mobil.
Kini mobil sudah terparkir rapi di tempat nya Sofia keluar lebih dulu kemudian ia membantu memapah Rey keluar dari mobil menuju apartemen sekarang mereka berdua sudah ada didalam apartemen Sofia memapah Rey menuju kamar nya setelah membaringkan tubuh Rey di ranjang ia bergegas ke dapur untuk mengambil air es serta handuk bersih untuk mengompres lebam lebam di wajah Rey serta mencari kotak obat, tak lupa ia mengganti pakaian nya yang kotor terkena debu dan noda darah setelah semua siap ia kembali ke kamar untuk mengobati
Rey dengan perlahan serta sangat hati-hati saat mengompres wajah Rey, sesekali Rey meringis menahan rasa sakit
"pelan pelan sakit!" ucap Rey dengan lirih sambil memegang tangan Sofia yang memegang handuk untuk mengompres
"iya maaf, tahan sedikit sebentar lagi selesai"
Ucap Sofia, Rey menatap lekat wajah Sofia yang begitu serius mengobati nya Sofia yang merasa diperhatikan pun balik menatap Rey saat tatapan mereka bertemu kembali jantung Rey berdetak kencang ada perasaan aneh muncul lagi di hati nya tidak jauh berbeda dengan Sofia ia juga merasakan hal yang sama jantung nya juga berdetak kencang tapi dengan cepat ia mengendalikan kesadaran diri nya kemudian ia mengambil krem dan mengoleskan dengan lembut dan hati hati di wajah Rey yang lebam setelah selesai ia mengambil segelas air dan obat kemudian menyerah kan obat dan air itu pada Rey
"Minum lah obat ini! setelah itu ganti pakaian mu dan beristirahat lah" ucap Sofia
Setelah selesai berganti pakaian Rey kembali ke tempat tidur nya
"Terimakasih karena sudah membantu mengobati ku!" ucap Rey
Sofia hanya diam
"O iya oleskan krim ini juga di perut mu mungkin lebam juga "
ucap Sofia sambil menyerahkan krem nya kepada Rey. Rey pun mengambil nya dari tangan Sofia
__ADS_1
"kalau butuh sesuatu panggil saja aku aku ada di luar " ucap Sofia sambil berjalan hendak meninggalkan kamar Rey
"Tunggu kau belum menjawab pertanyaan ku tadi!"
ucap Rey dengan datar, ya ia kembali ke mode awal menyebalkan menurut Sofia
Sofia merasa jengah dan memutar bola mata nya
menanggapi pertanyaan Rey dan berkata
"pertanyaan yang mana?" ucap Sofia
"Itu.. ngapain kamu malam malam ada di luar keluyuran" ucap Rey lagi bahkan kali ini lebih datar
"Oh... itu aku tadi mau cari makan di luar tak sengaja melihat mobil mu di pinggir jalan karena penasaran aku menghampiri ke sana setelah itu aku melihat tiga orang yang sedang memukuli seseorang,. tak ku sangka itu ternyata kamu " jawab Sofia dengan panjang lebar
"emm... masuk akal, terus bagaimana mana kamu bisa melawan tadi, dari mana kamu belajar ilmu bela diri? dan bagaimana mana kamu bisa menyetir mobil seperti tadi?"
tanya Rey kepada Sofia seperti sedang mengintrogasi penjahat
pertanyaan pertanyaan itu membuat kepala Sofia kembali berdenyut bahkan kali ini kepada nya terasa lebih sakit seperti mau meledak hidung nya pun kembali mengeluarkan darah segar dan wajah nya sangat pucat
***
__ADS_1
* BERSAMBUNG*