Identitas Gadis Misterius

Identitas Gadis Misterius
bab 37 mencari bukti


__ADS_3

"Justru orang lama yang patut kita curigai, karena orang yang lama bekerja di sini pasti tau banyak tentang perusahaan ini,


Coba lah untuk belajar dari pengalaman Rey !"


Ucap Angga dan berlalu pergi meninggalkan ruangan Rey ia kembali keruangan nya, sebenarnya Angga sudah lama mencurigai Fani


namun ia belum bisa membuktikan kecurigaan nya itu Rey hanya bisa terdiam mendengar perkataan Angga,


"Kalau di pikir pikir ucapan Angga ada benarnya juga memang ada beberapa laporan yang tidak sesuai aku temukan namun masa iya sih Fani pelakunya, kalau Sofia pun jelas tidak mungkin ia baru tiga bulan bekerja itu pun selalu dalam pengawasanku, tapi sejak Sofia bekerja laporan yang tidak sesuai malah semakin jelas apa yang sebenarnya terjadi di perusahaan ini apa memang dari dulu ada tikus (koruptor) yang bebas di berkeliaran di perusahaan ini


kalau begitu aku sendiri yang harus menyelidiki nya siapa yang menjadi tikus (koruptor) di perusahaan ku "


pikir Rey dalam hati saat Rey memikirkan tentang kecurigaan Angga pada Fani pikiran nya melayang kesana kemari ada rasa tak percaya


namun fakta yang di katakan Angga itu ada benarnya dan mengejutkan ia pun memutuskan akan secepatnya mencari bukti siapa yang menjadi tikus (koruptor) di perusahaan nya.


Tengah asik memikirkan rencana bagaimana cara mencari bukti dan menangkap tikus (koruptor)


itu secepatnya, tiba tiba ia di kejutkan dengan bunyi ketukan pintu


"tok...! tok...! pintu diketuk dan dibuka Fani


"Permisi bos!, ini berkas yang bos butuhkan saya sudah selesai memperbaiki nya"


Ucap Fani sambil menyerahkan berkas yang ada di tangan nya


Rey mengambil berkas itu dan memeriksa nya


"Bagus Fani kau menyelesaikan dengan baik dan lebih cepat" ucap Rey


"Terimakasih atas pujiannya bos, emm bos sudah hampir waktu makan siang,

__ADS_1


bagaimana mana kalau kita makan siang bareng"


Ucap Fani mengajak Rey


Rey melirik jam tangannya sambil berpikir


"Apa ini kesempatan untuk menyelidiki dan membuktikan bahwa kecurigaan Angga terhadap Fani itu salah"


gumam Rey dalam hati


Fani yang melihat Rey seperti orang yang sedang memikirkan sesuatu ia pun kembali bersuara


"Bos bagaimana? apa bos mau makan siang bersama ku ? aku ada rekomendasi kafe yang baru buka sebulan yang lalu mereka menyediakan makanan sepesial dan aku mau mencobanya! "


Ucap Fani lagi


"Oke! baiklah ayo pergi" Ucap Rey


saat hendak berangkat Sofia masuk ke ruangan Rey tentu saja setelah ia mengetuk pintu lebih dulu


"Permisi pak, ini berkas tadi sudah saya perbaiki"


Ucap Sofia ia hendak menyerahkan berkas itu


namun Rey langsung berkata


"Tidak perlu, aku tidak membutuhkannya lagi karena Fani sudah menyelesaikannya lebih dulu,


lebih baik kau keluar dari ruangan ku dan bawa kembali berkas itu ketempat mu. Aku mau pergi "


Ucap Rey datar

__ADS_1


"Iya Sofia kami mau pergi makan siang dulu, sebaiknya kamu beristirahat dan makan siang juga, kamu pasti lelah karena memperbaiki kembali berkas itu!"


Ucap Fani,


"Iya tentu aku akan beristirahat, terimakasih atas perhatian mu Fani"


Ucap Sofia ia pun keluar dari ruangan Rey,


disusul kemudian Rey dan Fani juga meninggalkan nya untuk pergi makan siang


"Dahh..! Sofia!"


Ucap Fani sambil melambaikan tangan dan tersenyum seakan mengejek Sofia, Sofia membalas senyuman Fani dengan tersenyum masam dan menghela nafas melihat kepergian Rey dan Fani, sebenarnya ia tak suka melihat Rey pergi bersama Fani, ada rasa kesal dan marah dalam hati Sofia namun sebisa mungkin ia simpan di dalam hatinya ia tak mau memperlihatkan kepada Rey dan Fani


"kenapa aku marah dan kesal melihat Rey pergi bersama wanita lain ya?, apa ini yang namanya cemburu? ahh... sudahlah selama ini kan Rey juga tidak pernah menganggap ku sebagai istri nya untuk apa aku cemburu pada nya


lebih baik aku keruangan Fani mumpung ia lagi pergi ini kesempatan ku,


mungkin di sana aku akan menemukan sesuatu yang penting untuk membuktikan kecurigaan ku tentang Fani "


Gumam Sofia dalam hati ia pun pergi menuju ruangan yang di tempati Fani,


Didalam ruang kerja Fani Sofia mengedarkan pandangannya ke semua sudut ruangan itu serta membuka semua laci laci yang ada di ruangan itu untuk mencari sesuatu yang penting menurut nya,


"Tidak ada yang mencurigakan di sini, memangnya bukti apa yang aku cari ya..?"


pikir Sofia bertanya dalam hati nya sendiri


"Lebih baik aku segera keluar dari sini sebelum ada yang melihat " gumam Sofia lagi


saat hendak keluar tiba-tiba pandangan Sofia tertuju pada sebuah

__ADS_1


BERSAMBUNG*


__ADS_2