Identitas Gadis Misterius

Identitas Gadis Misterius
bab 55 masih numpang


__ADS_3

sebelumnya *


Ucap Sofia sedikit lebih baik, kini suasana hatinya mulai membaik


" Ya...! kalau begitu makanlah, kamu tidak perlu tahu aku tau darimana "


Ucap Angga tersenyum senang dan langsung menjalankan mobilnya untuk pulang, sedang kan Rey hanya bisa terdiam menahan cemburu pada Angga yang mengetahui salah satu kesukaan Sofia sedang kan diri nya tidak pernah tau apa saja yang menjadi kesukaan Sofia padahal ia sudah tinggal lebih dari enam bulan bersama Sofia tapi tidak tau samasekali apa saja yang menjadi kesukaan nya sungguh memalukan bagi nya


...****...


Kini ia memikirkan tentang perasaan nya terhadap Sofia


"Yah,, dulu aku juga terpaksa menikahinya karena tidak ingin di permalukan, dan sama sekali tidak menyukainya tapi entah kenapa akhir - akhir ini aku ingin terus berdekatan dengannya,


kenapa aku tidak rela kalau dia meninggalkan ku "


seperti itulah yang ada di pikiran Rey saat ini


Sementara Rey berkelana dengan pikiran nya sendiri, berbeda dengan Angga ia sesekali terkekeh melihat Sofia yang duduk di belakang sambil menikmati ice crem yang diberikan nya tadi melalui spion mobil yang berada di depan nya


"Bagaimana Enak,,?"


Tanya Angga tersenyum senang


"Tentu enak apalagi ini gratis!" Ucap Sofia


Angga kembali tersenyum senang mendengar jawaban dari Sofia kemudian ia mengambil tisu dan menyerahkan nya pada Sofia mengunakan sebelah tangan nya tanpa menoleh ke belakang sedang tangan yang satunya memegang stir mobil pandangan nya tetap fokus ke depan


"Ini,, bersihkan mulut mu, itu belepotan!"


Ucap Angga


"He.he..he..! iya makasih!"


Ucap Sofia sambil mengambil tisu itu dari tangan Angga lalu membersihkan mulutnya,


Rey tersadar dari lamunannya saat mendengar percakapan Angga dan Sofia ia melirik Angga kemudian melihat kearah spion mobil untuk melihat kebelakang, terlihat Sofia sedang membersihkan mulutnya setelah menghabiskan dua batang ice crem itu


"Fii,, aku boleh nanya nggak !" Ucap Angga


"Em.. boleh tanya apa?" Ucap Sofia


"Kenapa tadi kamu tiba-tiba berhenti dan memperhatikan ke seberang jalan, apa ada sesuatu yang kau lihat ?"


Ucap Angga


"Entahlah aku juga bingung dengan diri ku sendiri,,


tadi aku melihat seorang wanita paruh baya yang berdiri di pinggir jalan tidak lama kemudian ada seorang laki-laki paruh baya yang menjemput nya, terus aku merasa familiar dengan kedua orang itu tapi aku tidak tau siapa mereka, kemudian dadaku terasa sesak ,


setelah itu kau datang mengagetkan ku !"

__ADS_1


Ucap Sofia menjelaskan


"Oh...! apa mereka orang yang mengunakan mobil mewah berwarna hitam tadi "


Ucap Angga memastikan


"Iya mereka pergi menggunakan mobil warna hitam, apa kamu melihat nya juga "


Ucap Sofia antusias


"Yaa....! aku cuma melihat mobil nya sekilas tapi aku tidak melihat orang yang kau maksud "


Ucap Angga


"Fii.. nanti aku boleh main ke rumahmu nggak "?


Ucap Angga lagi mengalihkan pembicaraan


"Ma..main ke..ke rumahku " Ucap Sofia terbata sekaligus kaget dangan permintaan Angga


"Iya, kenapa kok kaget gitu, nggak boleh ya aku hanya ingin mengenal keluarga mu lebih dekat "


Ucap Angga ia terlihat kecewa karena melihat ekspresi wajah Sofia yang terlihat bingung


"Emm.. bagaimana ya,,, masalah nya sekarang aku sendiri masih numpang disini, dan tidak tau keberadaan keluarga ku saat ini "


Ucap Sofia canggung sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal


Tanya Angga cukup serius


"Em... i... itu...sama.....! sama..!." Ucap Sofia


Terpotong saat Rey berkata


"Angga bisa diam nggak berisik,,, fokus saja saat menyetir, bikin kepala ku pusing mendengar perkataan mu itu !"


Ucap Rey datar


ia kesal karena Angga terus mencari perhatian Sofia,,, Angga langsung terdiam saat Rey menyuruh nya untuk diam


"Aneh ada apa dengan Rey kenapa tiba-tiba iya marah,, apa ini ada kaitannya dengan Sofia ,


apa dia menyukai Sofia, ah... itu tidak mungkin melihat sikap nya yang acuh dan seakan tak perduli, pasti ada hal lain yang membuatnya seperti ini ,


tunggu... tunggu.. kata Sofia tadi ia tinggal di sini numpang, numpang sama siapa ya...


kalau begitu akan aku tanyakan lain waktu saja "


itulah yang ada di pikiran Angga saat ini


setelah ucapan Rey yang menyuruh nya diam tidak ada percakapan lagi di antara kedua nya mobil terus melaju hingga mereka pun sampai sekitar pukul sembilan malam,

__ADS_1


Setelah mengantar Angga sampai kerumahnya kini Rey yang menyetir untuk pulang menuju Apartemen nya saat itu Sofia sudah tertidur di dalam mobil, Rey mencoba membangunkan Sofia untuk memberitahu bahwa mereka sudah sampai di Apartemen,


"Sofia,, bangun sudah sampai ! "


Ucap Rey dengan lembut sambil menepuk bahu Sofia pelan,. merasa bahunya di sentuh Sofia mulai membuka matanya sambil menguap dan menutup mulutnya dengan tangan


"Emm.. sudah sampai ya?" Ucap Sofia


ia pun perlahan keluar dari dalam mobil mulai berjalan namun karena sangat mengantuk ia berjalan sedikit oleng dan hampir menabrak tembok di depan nya beruntung Rey langsung menariknya agar tak menabrak ,


Sofia yang kaget karena tarikan tangan Rey langsung jatuh tepat di hadapan Rey ,


Rey reflek menangkap dan memeluknya dari belakang karena memang posisi Rey berjalan di belakang Sofia


"Kenapa kau tiba-tiba menarik ku !"


Ucap Sofia yang berusaha melepaskan pelukan Rey


"Apa kau tidak melihat ada apa didepan mu !"


Ucap Rey tersenyum lembut dan menggelengkan kepalanya, melihat senyuman Rey Sofia sangat terpesona seketika jantung nya berdegup


"Kenapa senyum nya begitu mempesona"


Pikir Sofia dalam hati ia sedikit linglung melihat senyuman itu, kemudian langsung tersadar lalu berkata


"Oh... iya.. aku tidak melihatnya mungkin terlalu mengantuk,,, terimakasih "


Ucap Sofia canggung kemudian melanjutkan perjalanan menuju apartemen yang mereka tempati


Rey hanya diam dan lanjut mengikuti Sofia dari belakang setelah sampai di dalam apartemen Sofia langsung masuk ke kamar dan menjatuhkan tubuhnya di tempat tidur karena ia benar-benar mengantuk saat ini dan ingin melanjutkan tidur nya, tidak jauh berbeda dari Rey ia juga masuk kedalam kamar nya untuk beristirahat


Keesokan paginya seperti biasa Sofia bangun dan melakukan aktifitas pagi nya sebelum berangkat ke rumah nek Vida untuk sarapan pagi bersama namun sejak ia bangun pagi ini kepala nya terasa pusing dan perut nya mual


"Kenapa kepala ku pusing dan perut ku mual ?


apa mungkin aku masuk angin?"


Pikir Sofia kemudian ia keluar kamarnya dan menuju dapur ia ingin mengambil air hangat untuk ia minum namun sesampai di dapur ia langsung muntah


"Ueekk....! ueeekk...,!" Tapi yang keluar hanya air **** ,


kepalanya juga bertambah berat , Rey yang baru keluar dari kamar nya mendengar suara Sofia yang muntah langsung mendatangi kearah Sofia


"Fii..! apa kamu baik baik saja? apa... kau sakit ?


kenapa kau tiba-tiba muntah begini? "


Ucap Rey khawatir


BERSAMBUNG**

__ADS_1


__ADS_2