
Tidak ada yang mencurigakan di sini, memangnya bukti apa yang aku cari ya..?"
pikir Sofia bertanya dalam hati nya sendiri
"Lebih baik aku segera keluar dari sini sebelum ada yang melihat " gumam Sofia lagi
saat hendak keluar tiba-tiba pandangan Sofia tertuju pada sebuah lemari yang berukuran kecil
"Ahh...aku belum memeriksa lemari itu"
pikir nya kemudian ia segera membuka lemari itu dan memeriksa semua isinya, namun ia tidak menemukan apa pun, didalam lemari itu hanya ada berkas berkas dan dokumen lama yang tidak begitu berharga,
Sofia hampir putus asa ia melihat jam tangannya
"hehh... sudah hampir tiga puluh menit aku disini, sebaiknya aku segera pergi mungkin lain kali aku akan mencarinya lagi," pikir Sofia
Saat hendak berdiri tidak sengaja Sofia menjatuhkan dokumen dari dalam lemari itu
"Aduh... kenapa aku tidak hati hati sih!"
gumam Sofia pelan
Dengan cepat ia merapikan dokumen yang jatuh kemudian memasukan nya kedalam lemari,
saat memasukkan dokumen kedalam lemari
Sofia melihat ada sebuah laci di dalam lemari itu
ia segera membuka laci itu dan memeriksa isinya
"Beruntung laci ini tidak di kunci sehingga aku bisa melihat apa isinya!"
gumam Sofia
dengan cepat ia memeriksa nya ia sangat terkejut saat membaca isi dokumen dan berkas itu
"Ahh...! ketemu ini yang aku cari akhirnya aku menemukan bukti bukti kejahatan mu Fani,
kau memang pandai menyembunyikan nya
tapi aku berhasil menemukannya ...!
ternyata benar dugaan ku kau hanya seorang koruptor " gumam Sofia sendiri,
Ia pun mengambil dokumen dan berkas berkas itu kemudian memasukkannya ke dalam bajunya agar tidak ketahuan, kemudian bergegas keluar dari ruangan itu tak lupa ia merapikan kembali isi lemari dan laci laci yang berantakan sebelum nya,
Saat ia berjalan menuju meja kerja nya seseorang memanggil nya dari belakang
"Ehh.. Sofia dari mana? apa yang ada di tangan mu itu?" tanya Angga , ternyata Angga yang memanggil nya, Sofia menjawab dengan sedikit gugup
"Ta.. tadi hendak menemui pak Rey, namun beliau tidak ada di ruangan nya katanya iya sedang keluar untuk makan siang, dan ini berkas yang tadi rusak sudah ku perbaikan hendak ku serahkan kepada pak Rey ," Sahut Sofia, ia sempat tergagap karena takut ketahuan kalau ia sebenarnya baru dari Fani
"Ohh.. sini berikan saja pada ku !" ucap Angga
"Iya baik lah ini" Ucap Sofia sambil menyerahkan berkas di tangan nya kepada Angga.
Angga pun mengambilnya dari Sofia,
setelah menyerahkan berkas itu Sofia pun ingin kembali ke meja kerjanya tapi Angga memanggil dan bertanya lagi
"Sofia tunggu sebentar!" panggil Angga
"Iya ada apa,? apa bapak butuh sesuatu?"
tanya balik Sofia
__ADS_1
"Ah tidak, begini apa kamu sudah makan siang?"
tanya Angga
"Belum sih..pak ada apa?" ucap Sofia
"Kalau begitu bagaimana kalau kita makan siang dulu, kebetulan aku juga belum makan siang "
Ucap Angga mengajak Sofia
"Mau sih pak tapi....! waktu nya tinggal sepuluh menit takut nya nggak sempat nanti pak Rey marah," Ucap Sofia sambil melihat jam tangannya
"Sudah tidak apa-apa, kalau Rey marah biar aku yang tanggung jawab nanti, karena aku yang mengajak mu "
Ucap Angga meyakinkan Sofia
" Ya sudah baiklah, kalau begitu saja ambil tas dulu " Ucap Sofia
"Iya aku juga mau menaruh berkas ini!"
Ucap Angga
Sofia pun mengambil tasnya tidak lupa ia menyimpan dokumen dan berkas berkas yang di ambil nya dari ruangan Fani tadi, ia menyimpan dokumen dan berkas itu di tempat yang sangat aman menurutnya,
Angga pun datang setelah ia menaruh berkas dari Sofia
Kemudian mereka berdua pun pergi untuk makan siang, di lobby kantor Sofia dan Angga bertemu Sukma
"Ehh.. Sukma kebetulan bertemu di sini ,
nanti kalau pak Rey nyariin Sofia tolong bilang kalau Sofia pergi bersama ku!"
Ucap Angga kepada Sukma
"Baik pak, tapi bapak sama Sofia mau kemana?"
"Aku sama Sofia ada urusan sebentar di luar "
Ucap Angga lagi
kemudian Angga dan Sofia buru buru keluar meninggalkan kantor
"Ehh... tunggu pak, Sofia seben....tar "
Sukma belum menyelesaikan ucapannya Angga dan Sofia sudah jauh dan tak mendengar panggilan Sukma
Di luar kantor Sofia berkata
"Pak Angga kita mau makan di mana?
sebaiknya kita cari rumah makan yang dekat sini saja, agar tidak kelamaan"
Ucap Sofia
"Jangan panggil pak Angga dong... kalau di luar kantor " Ucap Angga
"Terus panggil apa kalau bukan pak Angga?"
sahut Sofia
"Panggil saja Angga atau mas Angga, kalau di luar kantor, agar tidak canggung "
Ucap Angga lagi
"Iya dehh pak... eh Angga maksud nya "
__ADS_1
Ucap Sofia terbata
Angga tersenyum mendengar jawaban Sofia
"Nah kita sudah sampai, kita makan siang di tempat ini saja ya nggak apa-apa kan "
Ucap Angga
Sofia mengangguk dan masuk lebih dulu,
didalam rumah makan Sofia memilih tempat
duduk yang menurut nya nyaman, meja diujung dekat dinding kaca transparan yang bisa melihat aktivitas di luar dari dalam rumah makan itu. Adalah pilihan Sofia
"Kamu mau pesan apa?" tanya Angga sambil menyerahkan buku menu makanan di rumah makan itu
"Terserah, apa saja yang bapak.....ehh
Angga pesankan untuk ku, aku lagi malas memilih "
Ucap Sofia
"Benar apa saja yang aku pesankan, nggak nyesel nih "
Ucap Angga meyakinkan lagi
"Iya... asal itu makanan yang bisa di makan dan membuat kita kenyang "
Ucap Sofia lagi
Angga pun kemudian memesan beberapa makanan untuk nya dan Sofia, sambil menunggu pesanan mereka datang Angga bertanya
"Bagaimana hadiah yang ku berikan padamu? apa kamu menyukai nya" Ucap Angga
"Ohh.. jadi hadiah itu dari mas Angga toh ! "
Ucap Sofia
"Iya memangnya kamu mengira dari siapa? dari Rey ? " Ucap Angga tersenyum menggoda
"ya.. nggak juga sih mana mungkin orang kaya pak Rey mau ngasih hadiah sama karyawan kaya aku ini " Ucap Sofia
"Tapi kamu suka nggak ?" tanya Angga lagi
"Ya pasti suka lah..., mana ada orang yang nggak suka kalau diberi hadiah " Ucap Sofia tersenyum
"Ya syukur deh kalau kamu suka !" Ucap Angga
"Jadi yang selama ini selalu ngasih hadiah itu mas Angga terimakasih ya " ucap Sofia
"Iya sama sama aku senang kalau kamu senang "
balas Angga
"Tapi maaf lain kali nggak usah repot-repot ngasih hadiah aku nggak enak sama karyawan lain terutama Sukma "Ucap Sofia
"loh.. kenapa nggak enak,? kenapa dengan Sukma ? apa hubungannya?" tanya Angga
"Ya.. nggak enak saja katanya ia juga mau di kasih hadiah sama orang yang ia suka " Ucap Sofia
"Memang nya siapa orang yang di sukai Sukma?"
tanya Angga
"Mas Angga...!" sahut Sofia enteng
__ADS_1
"Apaaaaa....
*BERSAMBUNG*