
"Iya Sofia baik baik saja , maaf tidak menjawab panggilan nenek Sofia ketiduran dan baru bangun, Sofia minta maaf karena membuat nenek khawatir" ucap Sofia dengan rasa bersalah
"Syukur lah...! nenek pikir kamu kenapa napa
ya sudah berikan ponsel pada Rey nenek ingin bicara pada nya " ucap nek Vida
"Iya nek!" sahut Sofia sambil mengembalikan ponsel kepada Rey, Rey pun mengambil nya dan berlalu pergi meninggalkan kamar Sofia ia menuju ruang tamu dan duduk kembali di sofa
"Rey apa kau sakit ". tanya nek Vida lagi melalui ponsel nya
"Tidak nek...! Rey hanya tidak enak badan mungkin karena kelelahan, nenek tidak perlu khawatir Rey cuma butuh istirahat saja " Sahut Rey
"ya sudah kamu istirahat lah, nenek akan pulang secepatnya jangan terlalu memaksakan diri " Ucap nek Vida menasehati
"Iya nek, nenek tentang saja " Ucap Rey lagi
"Baiklah nenek tutup dulu telponnya, ingat jaga kesehatan!"
"Iya nek, nenek juga hati hati dan jaga kesehatan di sana ". Ucap Rey dengan lembut sambil memutuskan panggilan telepon nya
kini ia duduk sambil menyandarkan tubuhnya di sofa panjang itu
Satu minggu setelah penyerangan preman itu Rey sudah kembali bekerja di kantor nya seperti biasa, Sofia juga sudah sudah melakukan aktivitas nya seperti biasa,. kesehatan nya pun sudah sangat membaik.
__ADS_1
Hari ini Rey pulang lebih awal dari kantor nya karena ia mendapat kan telpon dari nenek nya yang mengatakan nenek nya sudah pulang dari luar kota dan menyuruh mereka berdua
(Rey dan Sofia) untuk datang ke rumah utama dimana nenek nya tinggal
Rey sudah sampai di apartemen nya sekitar pukul 4 sore satu jam lebih awal dari hari biasanya ia masuk dan langsung menuju kamar nya, Sofia yang melihat kedatangan Rey lebih awal dan seperti tergesa-gesa menjadi sedikit heran
"tumben si muka tembok pulang cepat!"
gumam nya sendiri sambil memainkan ponselnya
sekitar 40 menit Rey keluar dari kamar nya dengan menggunakan pakaian santai nya dan menghampiri Sofia yang duduk di sofa sambil memainkan ponselnya
"cepat siap siap ku tunggu 15 menit!". ucap Rey datar kepada Sofia
"Aku..! kau mau ajak aku kemana?" tanya Sofia sedikit merasa heran dengan kedua alis nya yang terangkat tangan nya masih memegang ponsel nya
ucap Rey dengan datar dan berlalu pergi meninggalkan Sofia menuju mobil nya Sofia masih bingung namun ia tetap bersiap siap sesuai perintah Rey,
15 menit kemudian Sofia pun sudah sampai dan masuk ke dalam mobil Rey,. Rey yang sudah ada di dalam mobil pun segera melajukan mobilnya
menuju kediaman utama di dalam mobil sesekali Rey melirik ke arah Sofia
"kenapa gadis ini semakin hari semakin cantik saja" gumam nya dalam hati
__ADS_1
entah kenapa hati nya berdebar tak menentu bila dekat dengan Sofia,
Sofia menyadari kalau Rey melirik ke arah nya ia pun kemudian menatap kearah Rey. Rey yang menyadari akan gerakan Sofia pun kembali menoleh ke depan seolah olah ia hanya fokus melihat jalanan di depan nya
"Sebenarnya kita mau kemana sih?" tanya Sofia sambil menatap kearah Rey namun Rey tak menggubris pertanyaan Sofia seolah olah ia tak mendengar dan fokus menyetir padahal dalam hati nya ia merasa
gugup karena Sofia memandanginya dengan penuh tanya, sedang kan Sofia merasa kesal karena pertanyaan nya tidak di respon sama sekali, ia memasang wajah cemberut dan berpaling menatap jalanan melalui kaca jendela mobil,
ekspresi wajah Sofia yang cemberut tak luput dari penglihatan Rey meski hany sekilas entah kenapa perasaan hati Rey sangat senang melihat Sofia yang cemberut itu ia merasa sangat gemas,
tak terasa perjalanan pun sampai saat mobil memasuki pintu gerbang kediaman utama saat melihat pintu gerbang yang tak asing bagi nya Sofia langsung merasa senang wajah yang tadinya cemberut langsung berubah
"Nenek..!"
gumam Sofia setelah mobil berhenti Sofia bergegas keluar dari dalam mobil dan langsung masuk ke dalam rumah ia tak perduli dengan sapaan para pelayan di rumah itu pun terus berjalan menuju ruang tamu namun tidak ada kemudian menuju dapur sambil memanggil "nenek....!" di dapur ia bertemu dengan bi Minah
"bibi, nenek sudah pulang kan? " tanya Sofia
"Iya... sekarang nyonya ada di halaman belakang beliau sedang bersantai " jawab bi Minah dengan ramah
"Terimakasih bi kalau begitu Sofia ke halaman belakang dulu Sofia sangat kangen sama nenek "
Ucap Sofia dengan sopan pada bi Minah ia pun berlalu pergi menuju halaman belakang untuk menemui nek Vida yang sudah dua Minggu ini tidak bertemu padahal mereka sering berkomunikasi satu sama lain bahkan juga sering video call an namun tetap saja seperti orang yang sudah lama tak bertemu sesampai nya di halaman belakang Sofia melihat seorang wanita tua sedang duduk di taman sambil menikmati secangkir teh dan camilan sore
__ADS_1
"Nenek....!"
*BERSAMBUNG*