Identitas Gadis Misterius

Identitas Gadis Misterius
bab 51 bertemu klien Asing II


__ADS_3

("Um...permisi tuan , sebelumnya kami mohon maaf atas keterlambatan kami, kami mencoba untuk tiba tepat waktu tapi ada sedikit masalah di perjalanan. Mohon tuan-tuan beri kami waktu untuk mempresentasikan kerjasama ini. Selebihnya terserah kepada anda apakah anda ingin bekerja sam dengan perusahaan kami atau tidak. Kami memahami bahwa waktu Anda sangat berharga.")


Ucap Sofia dengan mengunakan bahan jerman,


perusahaan yang ingin bekerja sama dengan mereka


Angga dan Rey yang mendengar interaksi Sofia dengan keduanya klien Asing itu menjadi bingung,


"Bagaimana mana bisa Sofia menggunakan bahasa mereka!"


Pikir Angga dan Rey dalam hati bersamaan


Angga yang kepo ingin tahu langsung menyenggol lengan Sofia dan berkata


"Sofia apa yang kalian bicarakan? kamu bisa dan mengerti bahasa mereka?, jangan sampai bos Rey marah pada mu nanti !"


Ucap Angga berbisik di telinga Sofia


"Sudah kamu tenang saja bos mu itu tidak akan marah, diam dan dengarkan saja"


Ucap Sofia pada Angga


Sedang Rey masih diam tak bersuara ia hanya memperhatikan Sofia yang sedang mencoba membujuk kedua orang Asing itu


" Tolong tuan tuan pertimbangan kembali, kami sangat mengerti waktu tuan-tuan begitu berharga begitu juga dengan kami, kami berjanji kedepannya tidak akan terlambat lagi,


jadi saya meminta tolong beri waktu 5 menit saja...! saya mohon...!"


Ucap Sofia dengan menangkup kedua tangannya


(*Oya kalian anggap aja Sofia menggunakan bahasa jerman ya )🤗🤗


Kedua orang itu saling berpandangan* memberi isyarat, kemudian mengangguk setuju dengan permintaan Sofia


"Oke nona kami akan beri waktu 5 menit untuk anda mempresentasikan tentang kerjasama ini !"


Ucap orang Asing itu yang bernama Nicolaus


mereka pun duduk kembali di kursi masing-masing lalu mempersilahkan Sofia untuk menjelaskan tentang kerjasama perusahaan mereka


"Oke.! sebelum nya saya ucapkan terimakasih kepada tuan tuan yang bersedia memberi waktu untuk saya. Perkenalkan nama saya Sofia saya akan menjelaskan tentang kerjasama perusahaan kita ini "


Ucap Sofia kemudian ia langsung menjelaskan tentang keuntungan yang akan peruhaaan mereka dapatkan jika bergabung dengan perusahaan milik Rey , setelah menjelaskan panjang lebar kepada Nicolaus dan Manfred pemilik dan utusan dari perusahaan Asing (Jerman) itu

__ADS_1


(Oya anggap mereka masih mengunakan bahasa Jerman ya....!)🤗


Setelah mendengar penjelasan Sofia juga telah mempelajari proposal yang diajukan Sofia Nicolaus dan Manfred pun saling memberi isyarat dan berunding dengan keputusan apa yang akan mereka ambil, setelah mengambil keputusan Nicolaus berkata


" Wah...! wahh...! nona Sofia tawaran dari perusahaan anda sangat menarik, kami juga telah mempelajari proposal dari perusahaan anda memang benar yang nona jelaskan tadi kami sudah memutuskan akan bekerja sama dengan perusahaan anda, tidak sia - sia kami menunggu, selamat atas terjalinnya kerjasama ini "


Ucap Nicolaus sambil mengulurkan tangan untuk memberi ucapan selamat ,


Sofia menyambut uluran tangan Nicolaus dengan senang hati kemudian berkata


"Terimakasih tuan telah percaya dengan perusahaan kami, kedepannya kami akan bekerja lebih baik lagi !"


Ucap Sofia sambil melepaskan tangannya dari Nicolaus


" Nona Sofia anda sangat hebat, beruntung tuan Reyhan memiliki karyawan seperti anda, anda sangat pasih mengunakan bahasa kami apa anda berkebangsaan Jerman juga? "


Tanya Manfred


" Ah...! tuan sangat berlebihan memuji saya, saya tidak sehat tuan - tuan, bagaimana kalau kita makan siang bersama untuk merayakan atas terjalinnya kerjasama perusahaan kita ini "


Ucap Sofia


" Emm ...! bagaimana ya.., nona kami sangat senang dengan tawaran nona Sofia tapi kami tidak punya banyak waktu disini, mungkin lain kali saja, tolong maafkan kami kalau menyinggung perasaan nona Sofia "


Ucap Manfred


Ucap Sofia lagi


"Iya nona sama sama kalau begitu kami permisi "


Ucap Nicolaus dan Manfred kemudian menyalami mereka satu-persatu lalu pergi meninggalkan tempat itu bersama dua orang lainnya yang berpenampilan seperti pengawal pribadi kini tinggallah Sofia, Angga dan Rey di ruangan itu,


Angga sangat antusias bertanya pada Sofia tentang apa yang Sofia katakan kepada kedua orang asing tadi sehingga mereka mau menjalin kerjasama dengan perusahaan mereka


"Sofia apa yang kalian bicarakan tadi, kenapa mereka tiba tiba mau menandatangani surat kontrak kerja sama pertahanan kita dengan perusahaan mereka "


Ucap Angga antusias


"Tidak ada aku hanya meminta waktu sebentar sama seperti kalian, tidak ada hal yang istimewa "


Ucap Sofia kepalanya mulai terasa berdenyut


"Wah..! Sofia kamu hebat bisa mengunakan bahasa mereka, dimana kamu belajar? nanti tolong ajarkan aku juga ya..ya..!"

__ADS_1


Ucap Angga ia bertambah menyukai dan mengagumi Sofia sedang Rey hanya diam saja larut dalam pikiran nya sendiri


"Terserah lah..! aku lapar ayo kita turun dan memesan makanan di bawah saja "


Ucap Sofia mengajak Angga, untuk mengalihkan pembicaraan agar Angga tidak bertanya terus pada nya


"Apa kau lapar, kalau begitu ayo kita turun dan pesan makanan untuk mu "


Ucap Angga


"Dasar o..on kenapa bertanya lagi, apa kamu tidak denger tadi aku bilang apa "


Ucap Sofia langsung berdiri dan berjalan meninggalkan kan ruangan itu, Angga yang melihat Rey diam dan tetap duduk manis di kursinya pun menepuk pundaknya


"Wooiiy... Broo...! kenapa dari tadi cuma bengong aja ayo turun yayang ku sudah lapar tuh..!"


Ucap Angga lalu meninggalkan Rey yang sempat kaget kerena Angga menepuk pundaknya


"Heh.. Angga siapa yang kau sebut yayang mu tadi " Ucap Rey kesal karena Angga menyebut Sofia dengan sebutan sayang


"Sofia sayang, pujaan hatiku tunggu... aku "


Ucap Angga memanggil Sofia yang sudah keluar dari ruangan itu Rey yang mendengar Angga memanggil Sofia dengan kata sayang pujaan hati ku jadi meradang karena cemburu


"Heh Angga apa kau bilang tadi pujaan hati, sayang, sejak kapan Sofia jadi pujaan hatimu, jangan bermimpi di siang bolong...! "


Ucap Rey kesal sambil berjalan menyusul Angga yang meninggalkannya


"Kenapa...! suka - suka aku dong... ! aku mau memanggilnya apa, apa urusanmu, Sofia kan bukan istri, atau pacarmu,!"


Ucap Angga sinis


"Atau....! jangan - jangan kamu juga suka sama Sofia, ingat perkataan mu dulu, kamu bilang tidak MUNGKIN menyukainya kan jadi aku tidak salahkan kalau memberi perhatian lebih pada nya, kamu juga taukan kalau sudah menyukainya sejak ia masuk kerja "


Ucap Angga menekan kata mungkin untuk mengingatkan Rey


Rey tak bisa berbuat apa-apa ia terjebak dalam perkataan nya sendiri


"Iya...! iya...! aku tau hanya saja inikan tempat umum apa kamu tidak malu di liatin semua orang disini "


Ucap Rey beralasan padahal hatinya sangat kesal pada Angga kerena ingin mengambil Sofia dari nya tapi... ! semua itu memang salah nya ia tidak jujur tentang hubungannya dengan Sofia


"Kenapa aku harus malu aku kan hanya berusaha mengejar cinta ku "

__ADS_1


Ucap Angga sambil menengok ke kanan dan kiri mereka berbicara sambil berjalan mengikuti Sofia dari belakang ~~


BERSAMBUNG"


__ADS_2