Identitas Gadis Misterius

Identitas Gadis Misterius
bab 92 Astaga,, kamu demam


__ADS_3

"Aaaaa.....aku .....aku.... takut...... tolong...... singkirkan..... binatang itu......da.. dari ku....!!"


teriak Sofia yang berada di atas tubuh Sujo,, Sujo dibuat bingung dengan kelakuan Sofia yang berteriak histeris serta tubuhnya gemetaran


bersama kejadian itu Rey tiba-tiba ada di sana dan melihat Sofia yang seperti sedang dipeluk,,


seseorang


dari tempat Rey berdiri nampak jelas terlihat seorang laki-laki yang berada di bawah tubuh Sofia sedang mengusap lembut kepala bagian belakang hingga ke punggung Sofia


melihat kejadian itu seketika api amarah dan cemburu kembali berkobar di dalam hati Rey ia mengepalkan tangannya dengan kuat,, ia ingin sekali memberikan pelajaran kepada laki - laki itu


namun ia tidak ingin membuat rusuh di desa itu alhasil ia memilih pergi meninggalkan tempat itu dengan hati yang di penuhi amarah ia meninggal tempat itu sambil mengumpat tidak jelas


sedangkan Sujo yang terkejut tiba-tiba dirinya ada di bawah tubuh Sofia yang gemetaran dan berteriak ketakutan ia mencoba menenangkan nya dengan mengelus lembut kepala bagian belakang Sofia hingga ke punggung sambil berkata


"Neng Sofia tenang..... tenang.....ada apa ? kenapa berteriak ? dengan tubuh yang gemetaran seperti ini ? apa yang terjadi ?,,


neng ......neng .........neng....Sof ....."


Ucapan Sujo terpotong dengan kedatangan Nengsih yang terlihat sedih dan berkata


"Abang.... Abang tega....!! baru Nengsih pergi sebentar,, Abang sudah main peluk peluk wanita lain,, dasar kaki - laki L****t !!"


ucap Nengsih yang terkejut melihat calon Suaminya berada di bawah tubuh wanita lain


dengan posisi yang sangat intim ,,


siapa saja yang melihat posisi mereka seperti itu pasti akan berpikiran yang tidak-tidak


"Nengsih..... sayang......ini.... ini.. tidak seperti yang Neng lihat,, Abang bisa jelaskan !!


tapi tolong,, tolong bantu Abang untuk menyingkirkan tubuh neng Sofia ini dulu ,, ini berat Abang susah untuk bernafas !!


kelihatan nya neng Sofia pingsan !! tolong bantu Abang bangun !!"

__ADS_1


ucap Sujo memohon kepada Nengsih


"Hah... pingsan !!"


ucap Nengsih kaget


"Iya..... Neng Sofia kelihatan pingsan soal nya dari tadi dipanggil panggil nggak nyahut,, cepat bantu Abang "


Nengsih yang sempat terkejut pun akhirnya membatu Sujo untuk bangun


"Nengsih sayang....kamu harus percaya sama Abang,, hanya Nengsih seorang yang ada di hati abang tidak ada wanita lain lagi,, hati abang sudah penuh dengan Nengsih seorang "


ucap Sujo lembut


"Iya ... iya....Neng percaya sama Abang !!


terus ini gimana? Sofia nya pingsan !! memangnya apa yang terjadi ? kenapa bisa pingsan begini ? pingsan nya di tubuh Abang lagi ....!! bikin Nengsih jadi panas ati melihat nya !!"


ucap Nengsih dengan wajah cemberut


ucap Sujo menunjuk akar pohon yang menonjol di atas tanah


"Setelah tersandung ia jatuh dan jatuhnya tepat di tubuh Abang,, pada saat jatuh tubuh nya gemetaran seperti ketakutan sesuatu,,


nah begitu kejadian nya "


"Benar,, seperti itu !! Abang tidak bohong kan sama Nengsih "


"Tidak...,, mana berani Abang bohong sama Nengsih sayang "


"Ya sudah ini gimana cara bangunnin nya ?"


ucap Nengsih khawatir melihat Sofia yang masih pingsan dengan wajah pucat


"Pakai ini saja !!,, pircikin air ini ke wajahnya perlahan "

__ADS_1


"Iya,, benar !!"


ucap Nengsih kemudian mulai memercikkan air ke wajah Sofia dengan perlahan dan hati-hati


setelah beberapa kali Nengsih melakukan hal itu akhirnya Sofia mulai sadar


"Aduh...ke .. kepala ku .....". ucap Sofia yang baru tersadar lalu berteriak kembali


".Aaaaaa....... tolong..... tolong....di ...di sana ...a.. ada.....ke......ke.....labang ,, a...aku ta... takut !!"


ucap Sofia gemetaran sambil memeluk tubuh Nengsih yang berada di depan nya


" Tentang.....neng tentang dulu,, ini minum dulu!!"


ucap Nengsih sambil melepaskan pelukan Sofia dan memberikan air dengan cepat Sofia mengambil air itu dan meminum sampai habis


sedangkan Sujo pergi melihat ketempat Sofia sebelum berada yaitu dibawah pohon


setelah melihat lihat di sekitaran pohon ternyata memang ada seekor kelabang yang bersembunyi di bawah dedaunan seukuran jari telunjuk orang dewasa


"Ohh.... jadi ini orangnya,, yang membuat neng Sofia ketakutan setengah mati sampai - sampai pingsan...heedehh.....!!"


gumam Sujo kemudian kembali menghampiri Sofia dan Nengsih,, saat di dekat Nengsih Sujo membisikkan sesuatu,, dan Nengsih mengangguk angguk


"Astaga......!! tubuh neng Sofia langsung panas bagaimana ini ? ka.. kamu demam !! ya sudah sebaiknya kamu cepat pulang biar kami antar!!


ayo...."


ucap Nengsih sambil membantu Sofia untuk berdiri


Sofia hanya diam dengan wajah pucat nya dan mengikuti usulan Nengsih pada saat berdiri Sofia berteriak kesakitan dan terduduk kembali


"Aaaaaaaww ........!!! A....aduh.....ka....kaki ku...,sa.... sakit !!


bersambung **

__ADS_1


__ADS_2