Identitas Gadis Misterius

Identitas Gadis Misterius
bab 57 sakit ll


__ADS_3

sebelumnya


APA.... Sofia. muntah darah?"


Ucap nek Vida kaget sekaligus khawatir dengan kondisi Sofia, ia langsung terduduk di kursi samping pintu ruang perawatan itu dan tek bersuara apa apa lagi


Hampir 30 menit Rey dan nek Vida menunggu di depan pintu ruang perawatan itu, seorang dokter dan dua orang perawat pun keluar


"Dok... ! bagaimana mana keadaan cucuku?"


Tanya nek Vida langsung berdiri dari duduknya saat melihat dokter dan dua perawat keluar dari ruangan


"Iya dok...! bagaimana keadaannya?"


Ucap Rey juga bertanya


...****...


"Kondisi cucu ibu saat ini baik baik saja tidak ada yang perlu dikhawatirkan, hanya saja keadaan tubuhnya sangat lemah saat ini !"


Ucap dokter itu menjelaskan


"Syukur lah kalau begitu, tapi kenapa ia bisa muntah darah dok ?"


Tanya nek Vida masih khawatir


"Kalau saat ini kami belum bisa memastikan apa penyebab nya keren masih dalam pemeriksaan di lab!, mungkin nanti siang baru akan keluar "


Ucap dokter itu


"Baik dok, terimakasih boleh kami menjenguknya Sekar?"


Tanya nek Vida lagi


"Tentu boleh, silahkan!"


Ucap dokter itu


Saat ini Sofia sudah dipindahkan keruan rawat oleh beberapa suster ia juga belum sadarkan diri


Rey dan nek Vida menunggu Sofia di ruangan itu harap harap cemas karena Sofia belum juga sadarkan diri, bahkan hari sudah hampir tengah hari,


dau suster masuk untuk mengecek keadaan Sofia dan menyampai kan pesan dari dokter yang memeriksa nya tadi


"Permisi tuan, nyonya kami akan memeriksa pasien sebentar, kata dokter tuan di tunggu diruang dokter, beliau ingin menyampaikan sesuatu "


Ucap salah satu perawat itu sopan


"Iya sus,! " Ucap Rey


"Nek,,, nenek disini saja biar Rey yang menemui dokter!"


Ucap Rey


"Iya pergilah, nenek akan menunggu Sofia siuman "


Ucap nek Vida


Rey pun keluar dari ruangan itu menuju ruang dokter yang di maksud

__ADS_1


"Tok...!.tok ..! " Rey mengetuk pintu


"Masuk!" Ucap dokter yang ada di dalam


Rey membuka pintu dan masuk


"Silahkan duduk pak Rey !"


Ucap dokter itu mempersilahkan duduk


Rey pun duduk di kursi dan berhadapan dengan dokter itu


"Bagaimana dok, apa hasilnya sudah keluar?"


Tanya Rey


"Iya pak Rey, menurut hasil pemeriksaan ibu Sofia muntah darah itu di sebabkan oleh adanya gangguan saluran cerna dan gangguan saluran nafas, gangguan saluran nafas ini yang membuat darah keluar dari hidung, penyakit ini di sebabkan bakteri, virus dan parasit,,, untuk lebih jelasnya pak Rey silahkan baca hasil pemeriksaan medis,,,, ini silahkan! "


Ucap dokter itu sambil menyerahkan amplop yang berisi hasil laporan pemeriksaan Sofia, Rey mengambil dan membacanya dengan teliti,


Sementara itu nek Vida masih setia menunggu Sofia yang masih terbaring tak sadarkan diri nek Vida menggenggam erat tangan Sofia sambil berkata


"Sayang kapan kamu bangun,, jangan buat nenek tambah khawatir!"


Ucap nek Vida pelan sambil mencium punggung tangan Sofia lembut,


Sofia sayup-sayup mendengar perkataan nenek nya ia mencoba membuka matanya perlahan


"Nenek....!" gumam Sofia pelan


"Sayang syukur lah kamu sudah sadar "


"Nenek kenapa menangis Fia.. baik baik saja"


Ucap Sofia lemah dan memberi senyuman kepada nenek nya, Nek Vida memanggil suster untuk memeriksa kondisi Sofia saat ini


"Nenek, Fia baik baik saja jangan khawatir,,,nek kenapa fia ada disini, bukan kah fia tadi ada di kamar?"


Ucap Sofia bingung sambil mengedarkan pandangannya keseluruhan ruangan itu


"Sayang ini di rumah sakit, Rey yang membawa mu kesini dia bilang kamu pingsan setelah muntah darah !"


Ucap nek Vida menjelaskan


"Ohh..! tapi fia baik baik saja dan fia mau pulang "


Ucap Sofia mengangguk paham dan ingin segera pulang


Suster memeriksa keadaan Sofia saat ini, kemudian menyampaikan bahwa kondisi Sofia sudah membaik, setelah menyampaikan itu suster pun keluar dari ruangan itu untuk memanggil dokter yang memeriksa Sofia tadi,


Rey keluar dari ruangan dokter setelah membaca hasil pemeriksaan medis dan sedikit penjelasan dari dokter, ia berjalan sambil melamun memikirkan Sofia ia merasa sangat bersalah karena terus mengabaikan Sofia selama ini ia juga selalu berpikir negatif tentang Sofia padahal Sofia selalu berbuat baik kepada nya dan nenek,


"Baiklah mulai hari ini aku akan memperbaiki kesalahannya ku terhadap nya dan menghilangkan pikiran buruk ku terhadap nya"


pikir Rey dalam hati sambil berjalan menuju kantin rumah sakit itu untuk membeli makanan karena dari tadi pagi ia dan Sofia belum makan apa pun,


**


Diruang tempat Sofia di rawat dokter datang bersama perawat tadi untuk memastikan keadaan Sofia baik baik saja

__ADS_1


"Bagaimana dok, ? apa cucuku baik baik saja?"


Tanya nek Vida


"Cucu ibu baik baik saja, kelihatan nya sore ini juga sudah bisa pulang, jadi tidak perlu menginap"


Ucap dokter itu


"Iya dok, ini kabar baik terimakasih!"


Ucap nek Vida


"Iya bu...! sama sama ini adalah tugas saya sebagai seorang dokter, kalau begitu saya permisi dulu "


Ucap dokter itu kemudian keluar dari ruangan itu diikuti oleh suster tadi , saat dokter dan suster keluar dari ruangan ,


Rey masuk dan menghampiri nenek nya dan Sofia


"Rey kamu dari mana saja?"


Tanya nek Vida


"Rey tadi beli makan dulu untuk nenek dan Sofia, setelah bertemu dokter!"


Ucap Rey kemudian memberikan makanan itu kepada Sofia dan nenek nya


"Ini makanlah, kamu belum makan dari pagi kan?,, dan ini untuk nenek "


Ucap Rey


Sofia menerima dan memakannya


"Sayang makan yang banyak ya...,, nenek mau bicara dulu sama Rey "


Ucap nek Vida,,,, Sofia hanya mengangguk kemudian nek Vida mengajak Rey menjauh keluar dari ruangan itu


"Rey bagaimana? apa kata dokter?,, Sofia sakit apa?"


Tanya nek Vida pelan takut di dengar Sofia padahal mereka sudah di luar ruangan


"Tidak ada yang perlu di khawatir,, di baik baik saja seperti kata dokter itu hanya saluran cerna yang terinfeksi bakteri,, virus, dan itu tidak berbahaya "


Ucap Rey sedikit berbohong agar nenek nya tidak khawatir


"Oh..baguslah jika itu tidak membahayakan Sofia,, kata dokter sore ini Sofia sudah bisa pulang!"


Ucap nek Vida memberitahu Rey ,


Sore hari kemudian Rey membawa Sofia dan nenek nya pulang tentu setelah menyelesaikan urusan du rumah sakit itu sebelum pulang ke apartemen nya Rey mengantar nenek nya ke rumah, nek Vida sebenarnya menyuruh mereka menginap, namun Rey menolak dengan alasan banyak pekerjaan yang tertunda dan meyakinkan nenek,


bersambung*


mohon maaf up lama ๐Ÿ™๐Ÿ™ itu keren author banyak kesibukan lain ,,, author hanya bisa up satu Minggu dua bab saja


dan alur cerita nya juga lambat semoga tidak bosan


selamat membaca


...*******...

__ADS_1


__ADS_2