
Oh ya..aku akan segera turun ke bawah, terimakasih bi " Ucap Sofia dengan ramah kepada pelayan itu kemudian ia berjalan menuruni anak tangga sesampai nya di bawah tepat di meja makan ternyata Rey dan nek Vida sudah menunggu dan memulai acara makan malam nya, Sofia datang dan duduk kemudian ikut makan karena dimeja sudah tersedia makanan untuk Sofia,
saat makan tidak ada yang bicara hanya dentingan suara sendok dan garpu setelah acara makan malam selesai
Rey kembali ke ruang kerja sedangkan Sofia dan nek Vida pergi ke ruang keluarga untuk berbincang bincang
"Nek Sofia minta maaf atas kejadian tadi Sore "
Ucap nya sambil menundukkan kepada nya
"Maaf....!, tak perlu minta maaf Fia tidak salah, nenek tidak marah " Ucap nek Vida lembut sambil membelai wajah Sofia yang menunduk kemudian mengangkat dagu Sofia sehingga kepala yang menunduk menjadi terangkat
"Beneran nenek tidak marah, tapi... kenapa tadi nenek langsung pergi gitu aja...."
Ucap Sofia sambil memandang wajah nek Vida
"Nenek pergi karena hari sudah hampir magrib, bukan karena nenek marah" jelas nek Vida
"Jadi beneran nenek tidak marah!"
"Iya.. sayang ngapain juga nenek marah" ucap nek Vida lagi
Sofia merasa sangat senang karena nek Vida tidak marah pada nya
Saat sedang asyik mengobrol dan berbincang bincang Rey datang
"Nek sudah jam 9 malam Rey mau pulang dulu" Ucap nya
"Waahh sudah jam 9 malam rupanya " sahut nek Vida sambil melirik jam dinding yang tergantung di sudut ruangan itu
"Dasar tembok, suka nya mengganggu saja " Ucap Sofia pelan namun masih bisa di didengar Rey dan nek Vida
nek Vida tersenyum dan menggeleng geleng kan kepalanya saat mendengar Sofia menggerutu
"Sofia ikut nenek sebentar, dan kamu Rey tunggu di sini dulu!" Ucap nek Vida sambil mengajak Sofia menuju kamar nya,
__ADS_1
Sofia pun mengikuti nek Vida dengan senang hati
"Iya nek" sahut Rey
sesampai nya di kamar, nek Vida mengajak Sofia masuk. Sekitar 15 menit di dalam kamar akhirnya Sofia dan nek Vida keluar dan menghampiri Rey yang sedang duduk menunggu
Rey yang melihat kedatangan nenek nya ia pun segera berdiri dari duduknya
"Kalian pulangnya hati hati di jalan ya !" Ucap nek Vida yang sudah berada di depan Rey
"Iya nek, kalau begitu Rey pulang dulu"
Ucap nya sambil mencium punggung tangan nenek nya itu kemudian Rey berjalan lebih dulu Sadang kan Sofia mengikuti dari belakang setelah mengucapkan salam kepada nenek nya mereka berdua pun pulang menuju apartemen didalam mobil tidak ada yang berbicara sepatah kata pun karena Sofia masih kesel pada Rey hingga mobil pun sampai di apartemen milik Rey setelah mobil berhenti di parkiran apartemen Sofia bergegas turun dari mobil sambil membawa pepper bek yang di berikan nek Vida sewaktu nek Vida mengajak Sofia ke kamar nya
pepper bek itu berisi oleh oleh dari luar kota buat Sofia dan Rey,
Sofia berjalan lebih dulu memasuki apartemen itu dengan hati senang sambil senyum senyum sendiri, mungkin ia sudah melupakan rasa kesalnya pada Rey
Rey yang melihat senyuman Sofia itu membuat jantung nya kembali berdetak lebih kencang
"Apa yang terjadi pada ku?, apa jantung ku bermasalah " gumam nya dalam hati sambil berjalan di belakang Sofia
Sofia teringat suatu pesan dari nek Vida yang menyuruhnya memberikan oleh oleh dari luar kota yang di titipkan pada nya
"Tunggu.....! tunggu sebentar!" Ucap Sofia kepada Rey kemudian ia berjalan mendekati Rey yang hendak masuk ke kamar nya,
"Ini... dari nenek". Ucap Sofia sambil menyerahkan pepper bek yang ia bawa tadi
sebelum nya ia sudah mengambil sebuah kotak hadiah yang di berikan nek Vida khusus untuk nya.
Rey menerima pepper bek itu dan bertanya
"Apa ini" Ucap nya sangat datar
"mana aku tau...!, aku kan tidak melihat isi nya "
__ADS_1
jawab Sofia
setelah mendengar jawaban Sofia yang tidak memuaskan Rey kembali hendak melangkah masuk ke kamar nya
"O ya satu lagi mulai besok aku akan bekerja di kantor mu " Ucap Sofia penuh semangat
"A.... APA...BE..... BEKERJA di kantor ku!" Ucap Rey kaget
"Iya kenapa kaget " tanya Sofia
"Kau mau bekerja di kantor ku, apa aku nggak salah dengar " Ucap Rey lagi dengan datar
"Iya kamu nggak salah dengar mulai besok aku akan ikut bekerja di kantor mu, kenapa nggak boleh?, lagian aku sudah minta izin sama nenek dan nenek mengijinkan nya,
mau nggak mau kamu harus mau"
"Ta... tapi...!"
"Kalau nggak percaya tanya saja sama nenek"
Ucap Sofia lagi
"Memang nya uang bulanan yang ku berikan tidak cukup hingga harus ikut bekerja di kantor, yang ada nanti kamu bikin masalah "
Ucap Rey ketus dan datar
"Uang yang kamu berikan itu lebih dari cukup "
"trus kenapa ingin bekerja!"
"Aku bosan di rumah dan nggak ada kegiatan, ku pikir lebih baik ikut bekerja di kantor mu.
Bila kamu nggak mau aku akan......."
*BERSAMBUNG*
__ADS_1
Mohon maaf baru bisa up sekarang soal nya kemarin aku sakit, sekali lagi aku minta maaf ****ya****
terimakasih*