
"APA... MELAMAR.. SU..... SUKMA !!
ucap Rey kaget matanya terbelalak saking terkejutnya mendengar ucapan Angga
"Iya,,, aku minta bantuan pada Sofia,, dan berkat bantuan nya aku berhasil, karena Sukma menerima lamaran ku ,, kenapa kau kaget seperti itu....!!"
ucap Angga
.
"K ... kamu me... melamar Sukma !!"
"Iya.....!! kenapa ? "
"Ku ...ku pikir.....ka. kau ..dan ....So....So "
"Kenapa ? Aku dan Sofia,, ooh jangan - jangan kau berpikir aku dan Sofia ada hubungan !!""
ucap Angga menebak dan memotong ucapan Rey
"Rey ....Rey ....!! mana mungkin aku merebut istri orang !! aku masih punya akal !! hubungan ku dengan Sofia hanya sebatas adik dan kakak tidak lebih "
ucap Angga lagi
Rey terdiam mencerna semua ucapan Angga
pikiran nya menjadi kacau ia merasa bersalah kepada Sofia,, terlebih lagi ia telah berbuat sangat kasar dan tidak mau mendengar penjelasan dari Sofia
"Oya Rey,, kamu pasti tau dan kenalan sama suami nya Sofia kan ? bagaimana Suami nya? "
tanya Angga
Rey tidak menghiraukan ocehan Angga ia langsung pergi meninggalkan ruangan rapat melihat Rey langsung pergi tanpa menjawab pertanyaan dari nya,, Angga jadi heran dan penasaran apa yang terjadi dengan Rey
"Lah... ko langsung pergi, ada apa dengan nya ? wajah tiba tiba berubah yang tadinya datar sekarang terlihat khawatir !!"
gumam Angga sambil menggeleng kepala nya kemudian ia pergi dari ruangan itu
Rey pergi terburu - buru untuk mencari Sofia ia merasa sangat bersalah dan ingin meminta maaf
tempat pertama yang ia datangi ialah kediaman nenek nya setelah sampai ia langsung masuk dan mencari keberadaan nenek nya
"Nenek..... Nenek......!! bik nenek ada di mana ?"
tanya Rey tergesa gesa
"Tuan muda ..!! Nyonya besar sudah pergi dari tadi pagi "
__ADS_1
jawab pelayanan itu
"Kemana...?
"Beliau pergi ke perkebunan !! untuk beberapa hari kata nya ada sesuatu yang harus di urus ,,
apa nyonya tidak mengabari tuan muda ? "
ucap pelayan itu ramah
"Tidak bik...,,!! nenek pergi bersama siapa ?
"Setahu saya nyonya pergi bersama pak Toni "
"Hanya berdua ?"
"I .. iya tuan "
"Bik apa Sofia datang kemari ??"
"Maaf tuan saya tidak melihat nyonya Sofia datang "
ucap pelayan itu yang memang tidak mengetahui tentang kedatangan Sofia nek Vida sengaja tidak memberitahukan kedatangan Sofia kepada seluruh pelayan yang mengetahui hanya bik Minah, Bowo, dan juga Toni ,, sedangkan untuk Bowo dan Minah nek Vida menyuruh mereka tutup mulut tentang keberadaan Sofia
nek Vida ingin Rey merenungi kesalahan nya sekaligus untuk memberikan hukuman kepada Rey yang tidak menepati janjinya
ya Rey pernah berjanji kepada nenek nya untuk menjaga dan memperlakukan Sofia dengan baik walaupun tidak ada rasa cinta dihatinya pada saat itu
"Baik tuan muda !!"
ucap pelayan itu ramah
setelah itu Rey pergi kini ia tidak tahu harus mencari Sofia dimana setiap jalanan ia telusuri namun tidak ada hasil seharian penuh ia mencari Sofia hingga ia memutuskan untuk kembali ke apartemen nya
sedangkan di tempat lain Sofia tengah asyik jalan jalan menikmati suasana sekitar fila ia merasa sedikit tentang dan damai
tanpa sadari ia telah berjalan cukup jauh meninggalkan fila hingga hari mulai gelap baru ia sadar bahwa ia tidak berada di area fila lagi, Sofia
melihat sekeliling,, mengedarkan pandangannya ke segala arah yang terlihat hanya jalan dan kebun jagung,, dan disebelah nya lagi kebun sayuran
"Loh ,, aku dimana ? seperti aku tersesat aduh... gimana ini hari juga hampir gelap,, nenek pasti khawatir tidak ada orang lagi gimana...!!
pikir Sofia sambil menggaruk tengkuknya
aahh... sebaiknya aku jalan kesana,, siapa tau aku bertamu seseorang dan aku bisa meminta pertolongan"
pikir nya lagi lalu melangkahkan kakinya
__ADS_1
benar saja tidak jauh dari sana ada seorang yang sedang berjalan kearah nya
saat mendekat Sofia langsung menyapa
"Permisi...maaf menganggu aku mau bertanya ? jalan ini menuju kemana ??"
tanya Sofia sopan dan ramah
orang itu berhenti dan memperhatikan Sofia dari kepala sampai kaki lalu mengelilingi tubuh Sofia dan berhenti didepan Sofia kemudian memegang dagunya
"Emm.... seperti neng bukan orang sini ya? apa neng tersesat ? "
tanya orang itu sambil mengetuk dagunya dengan telunjuk
"I... iya.... saya bukan orang sini !! saya baru datang tadi siang,, saya tinggal di fila nenek Vidia ,, dan nama saya Sofia "
ucap Sofia sambil memperkenalkan diri
"Maaf biasa kah anda menunjukkan jalan,, agar aku bisa kembali ke fila,, seperti nya a...aku tersesat "
ucap Sofia lagi sedikit gugup
"Baiklah,, kebetulan aku juga mau kesana !!
Oya kenalkan nama ku Suparjo Sutejo Sudrajat
neng Sofia boleh panggil Abang Sujo "
ucap nya penuh percaya diri
"Emm Seperti kita seumuran "
Sofia hanya tersenyum melihat tingkah Suparjo yang menurut lucu
"Ayo neng Abang Sujo antara,, keburu magrib nanti "
"Iya ...!!: sahut singkat Sofia kemudian mengikuti langkah Sujo
sepanjang perjalanan mereka mengobrol sesekali mereka melempar candaan dan tertawa bersama dengan sekejap mereka sangat akrab seperti orang yang berteman sudah lama
tanpa terasa mereka sampai di fila
Nek Vida yang sangat mencemaskan Sofia dari tadi bisa bernafas lega karena melihat Sofia sudah pulang
"Sofia sayang.....!! kamu dari mana saja? nenek sangat khawatir kamu pergi dari siang sampai magrib,, nenek takut kalau kamu kenapa napa !!"
ucap nek Vida sambil memeluk Sofia
__ADS_1
"Nenek Sofia baik baik saja,, maaf sudah membuat nenek cemas Sofia tersesat,, tapi untung........"
bersambung