
"Iya aku yang sengaja merusaknya, tapi kamu tidak akan bisa membuktikan kalau aku yang merusaknya "
Ucap Fani lagi
"Apa salah ku pada mu hingga kau tega melakukan semua ini?"
tanya Sofia
"salah mu adalah bekerja di sini dan berani mendekati pak Rey, kamu sudah ku peringati dari awal jauhi pak Rey namun kau masih saja sering bersama nya,
Pak Rey itu hanya akan menjadi milik ku
ingat itu !"
Ucap Fani dan berlalu pergi meninggalkan Sofia
"Siapa bilang aku tidak punya bukti, sekarang aku punya bukti nya kalau kau yang merusak berkas berkas yang aku kerjakan,
dengan rekaman ini. Beruntung aku tadi sempat merekam pengakuan nya jadi aku nggak perlu repot-repot untuk mencari bukti nya,
Fani...Fani kau pikir aku bodoh apa!"
Gumam Sofia pelan dan kembali melanjutkan perjalanan menuju meja kerja nya
dari kejauhan Sukma melihat Fani berbicara dengan Sofia, dan meninggalkan nya dengan sinis, kemudian buru-buru Sukma menghampiri Sofia dan bertanya
"Kenapa tuh si Fani ? apa yang ia katakan pada mu ?" Ucap Sukma
"Oh itu..! cuma hal yang tidak penting"
jawab Sofia
"Btw kenapa tiba-tiba pak Rey memanggil mu tadi, apa ada masalah?"
tanya Sukma lagi
__ADS_1
"Ohh.. itu karena berkas ini, coba kamu lihat sendiri " Ucap Sofia sambil menyerahkan berkas yang ada di tangan nya kepada Sukma
Sukma mengambil dan memeriksanya
"What....! kenapa bisa jadi begini, ini berkas yang kau kerjakan kemarin kan?"
ucap Sukma kaget melihat berkas yang Sofia kerjakan menjadi rusak dan penuh coretan
"Iya itu sebabnya, aku di panggil dan di marahin oleh pak Rey." Ucap Sofia
"Menurut mu..siapa yang melakukan semua ini? Apa jangan-jangan...Fani yang sengaja merusaknya agar kau dimarahi pak Rey" Ucap Sukma sambil mengetuk- getukkan jari nya ke dagunya, seolah-olah sedang berpikir.
"Kenapa kau berpikir Fani yang melakukannya?" Tanya Sofia.
"Itu karena aku juga mengalaminya dulu" Ucap Sukma.
"Oh ya, Sudahlah... mending kau bantu aku untuk memperbaiki berkas ini, pak Rey ingin berkas ini selesai sebelum makan siang nanti" Ucap Sofia
"Oke aku siap membantu mu!
oya, bagaimana dengan Fani? Apa kau akan melakukan sesuatu,agar dia tidak bertindak seenaknya pada kita..." Ucap Sukma lagi.
kemudian ia mulai mengerjakan berkas-berkas itu kembali dengan di bantu Sukma. Sedangkan di ruangan Rey, Angga yang melihat kejadian tadi mulai angkat bicara.
"Rey apa kau merasa ada yang aneh dengan berkas yang di coret-coret itu, kalau menurut ku Fani deh yang merusak berkas itu agar kau menyalahkan Sofia" Ucap Angga
"Darimana kau Mendapatkan pemikiran seperti itu? Bisa saja kan Sofia yang melakukan nya" Kata Rey
"Coba kamu pikir Sofia bilang ia menyerahkan berkas itu kepada Fani , dan berkas itu baik baik saja ia bilang ia juga sudah memeriksanya sebelum menyerahkan nya pada Fani !"
Ucap Angga lagi
"Itu kan cuma kata Sofia "
sahut Rey
__ADS_1
"Iya tapi Fani tidak menyangkalnya, ia hanya bilang mana aku tau kan !"
Ucap Angga lagi
"Kenapa kau selalu membela Sofia!"
tanya Rey
"Aku bukan membela Sofia atau siapa pun,
aku hanya mengatakan apa yang ada di pikiran ku saja, menurut ku pekerjaan Sofia sangat baik dalam tiga bulan ia bekerja di sini,
kalau tentang Fani aku merasa ia menyembunyikan sesuatu"
Ucap Angga panjang lebar
"Menyembunyikan sesuatu. Apa maksudmu ?"
tanya Rey
"Entahlah aku tidak ada bukti, dan belum bisa membuktikan nya!"
Ucap Angga sambil menghela nafas panjang
"Ah sudahlah lebih baik kau kembali keruangan mu jangan berpikir yang aneh - aneh tentang Fani
ia sudah lama bekerja di disini mana mungkin ia akan merugikan perusahaan ini "
Ucap Rey
"Justru orang lama yang patut kita curigai, karena orang yang lama bekerja di sini pasti tau banyak tentang perusahaan ini,
Coba lah untuk belajar dari pengalaman Rey !"
Ucap Angga dan berlalu pergi meninggalkan ruangan Rey ia kembali keruangan nya, sebenarnya Angga sudah lama mencurigai Fani
__ADS_1
namun ia belum bisa membuktikan kecurigaan nya itu
*BERSAMBUNG*