
"Memang nya uang bulanan yang ku berikan tidak cukup hingga harus ikut bekerja di kantor, yang ada nanti kamu bikin masalah "
Ucap Rey ketus dan datar
"Uang yang kamu berikan itu lebih dari cukup "
"trus kenapa ingin bekerja!"
"Aku bosan di rumah dan nggak ada kegiatan, ku pikir lebih baik ikut bekerja di kantor mu.
Bila kamu nggak mau aku akan......."
Sofia belum menyelesaikan perkataannya namun sudah dipotong Rey
"Akan apa hehh, mau ngadu lagi sama nenek"
"he he he....! tuh kamu tau " Ucap Sofia penuh kemenangan
"Terserah.....! aku pusing!" Ucap Rey kemudian ia masuk ke kamar nya, dan menutup pintu dengan keras itu membuat Sofia terkejut
Keesokan paginya sekitar pukul 7. 30. Sofia sudah siap ia juga sudah sarapan. Sofia memakai celana warna hitam panjang dan kemeja warna putih
Rambut di kuncir satu disisi kiri dan kanan ia sisakan sedikit rambut dan dibiarkan menjuntai sungguh itu menambah kecantikan alami yang dimiliki Sofia,
sangat sederhana namun terlihat elegan
Sedangkan Rey masih menikmati sarapan pagi nya di meja makan, pagi ini Sofia hanya membuat roti lapis keju dan susu untuk sarapan pagi nya
Sofia sudah selesai bersiap siap dan keluar dari kamar nya ia menghampiri Rey yang sedang menyelesaikan sarapan pagi nya
"Apa kau sudah selesai? kalau sudah selesai ayo kita berangkat " Ucap Sofia
Rey yang mendengar ucapan Sofia pun menoleh ia langsung tersedak susu yang di minum nya serta terbatuk-batuk,
__ADS_1
"uhukk...! uhukk....! uhukk ...!"
ia melihat penampilan Sofia dari atas sampai bawah, jantung nya kembali berdetak kencang perasaan nya jadi..... entah lah sulit untuk di jelaskan dengan kata-kata
"da...da... dari mana kamu mendapatkan semua pa.. pakaian itu?" Ucap Rey dengan terbata bata ia masih terbatuk-batuk jantung nya juga berdetak kencang ia memeganginya dadanya
untuk menenangkan perasaan nya yang kacau serta rasa gugupnya,
"Ohh....! ini semua dari nenek, tadi mang Toni datang mengantarkan nya, kenapa apa ada yang salah dengan pakaian ini "
"Ti... ti...tidak, kapan mang Toni datang? ku aku nggak tahu "
"ya... tadi sekitar pukul 6 mungkin kamu masih tidur saat itu, ayo berangkat kamu sudah selesai sarapan kan "
Ucap Sofia lagi
"Tunggu.... tunggu..dulu kalau kamu mau bekerja di kantor dengan ku kamu harus berjanji dulu!"
Ucap Rey sangat datar
"Ya berjanji, 1 semua karyawan ku tidak boleh tau tentang hubungan atau status kita, kamu harus merahasiakan nya, ke 2 jangan buat masalah dengan karyawan lain dan jangan aneh aneh, aku nggak suka itu " Ucap Rey sangat datar
"Tapi kita pulang dan pergi bersama kan...,
terus kalau ada yang melihat dan bertanya aku harus jawab apa pada mereka " Ucap Sofia bingung
"itu terserah kamu mau jawab apa, yang penting kamu jangan mengatakan bahwa kamu itu istri ku " Ucap Rey datar
"I..i... iya ta... tapi apa alasan nya, aku tidak boleh mengatakan bahwa kau itu suami ku , " Ucap Sofia terbata bata kerena kebingungan akan sikap Rey yang mau merahasiakan status mereka
"yah .. mungkin aku nggak pantas menjadi istri mu kan " Ucap Sofia sambil tersenyum hambar
"Untuk itu aku tidak bisa mengatakan alasan nya,
__ADS_1
hanya saja aku tidak bisa menerima mu saat ini!
Ucap Rey
"Baik lah, hanya itu, apa ada syarat lain selain merahasiakan tentang status kita dan jangan membuat masalah "
sahut Sofia
"Iya hanya itu kalau kamu keberatan untuk merahasiakan status kita, tidak usah ikut ke kantor "
Ucap Rey lagi
"Yah... baik lah anggap kedua syarat itu sudah ku penuhi, ayo kita berangkat!" Ucap Sofia sambil meraih sebelah tangan Rey dan menariknya kemudian berjalan meninggalkan meja makan
Rey yang tangannya di pegang dan di tarik pelan oleh Sofia hanya bisa mengikuti kemana Sofia membawa nya sambil melihat tangan nya yang di pegang lembut,
perlakuan Sofia ini menambah kegugupan di dalam hatinya ada perasaan senang saat di perlakukan seperti seorang anak yang di ajak pulang oleh ibu nya pada saat sedang asyik bermain, perlakuan ini juga membuat nya tersenyum,. entah lah apa arti dari senyuman itu
namun Sofia tidak melihat nya ia terus berjalan hingga meninggalkan apartemen dan sampai di parkiran mobil,
"Kita sudah sampai, ini kunci mobil nya
dan ayo berangkat " Ucap Sofia sambil menyerahkan kunci mobil ke tangan Rey yang
di pegang nya Rey menerima kunci mobil itu dan segera masuk ke dalam mobil, di susul Sofia juga masuk ke dalam mobil
di dalam mobil Sofia hanya diam ia memperhatikan setiap jalan yang di lalui,
sedangkan Rey terhanyut dalam pikiran nya sendiri ia memikirkan tentang jantung nya yang akhir-akhir ini sering berdenyut tak karuan
ia berencana untuk memeriksa kan kesehatan jantung nya kerena, akhir akhir ini sering berdegup kencang
"Mungkin jantung ku sedang bermasalah aku harus secepatnya menemui dokter untuk memeriksa kondisi jantung ku"
__ADS_1
Pikir nya dalam hati
*BESAMBUNG*