Identitas Gadis Misterius

Identitas Gadis Misterius
bab 54 terpaksa, hanya ingin balas budi


__ADS_3

sebelumnya ~


didalam mobil Rey duduk di kursi depan ia memutar tubuh nya hingga menghadap ke belakang dan menatap tajam kearah Sofia yang sudah duduk di sana dengan wajah bingung, tatapan Rey yang tajam dan wajah serius terus memandang Sofia tanpa bersuara namun tatapan nya itu mengandung banyak sekali pertanyaan untuk Sofia, Sofia sendiri menyadari akan hal itu namun seolah ia tak mengerti


" Ada apa? kenapa menatap ku seperti itu?


Apa ada yang aneh dengan wajah ku ?"


Ucap Sofia


...****...


Rey tidak langsung menjawab ia hanya terus menatap tajam kemudian berkata


" Siapa kau sebenarnya,? apa tujuan mu datang kedalam kehidupan ku dan nenek , apa kau seorang mata - mata yang pura - pura lupa ingatan dan ingin menghancurkan ku dari dalam,


KATAKAN SIAPA KAU SEBENARNYA. DAN APA TUJUAN MU ?"


Ucap Rey menekan setiap perkataan nya dengan tatapan tajam seakan ingin membunuh


"A... apa maksudmu? mata - mata apa, aku tidak mengerti apa yang kau katakan?"


Ucap Sofia terbata takut dengan tatapan Rey kepadanya


" Jangan bohong dan jangan berpura-pura lagi kau,,,,,, kau tidak kehilangan ingatan mu kan ! "


Ucap Rey membentak dan memukul kursi mobil disebelah nya Membuat Sofia makin bingung dan takut melihat Rey yang seperti itu


"Aku tidak bohong..! dan aku tidak berpura-pura!


aku tidak mengerti kenapa kau tiba-tiba menakutkan seperti ini "


Ucap Sofia bergetar matanya mulai berkaca-kaca


"Ke.. kenapa kau menuduhku seperti itu!"


Ucap Sofia lagi butiran bening sudah tak terbendung lagi dan membasahi pipinya

__ADS_1


" Aku tau kau bukan orang b***h,, kau tau apa maksud dari pertanyaan ku, jadi jangan berpura-pura tidak mengerti, CEPAT KATAKAN APA TUJUAN MU sebenarnya?"


Ucap Rey datar


"Kau benar Aku bukan orang b***h,, dan aku juga mengerti apa maksud dari pertanyaan mu, tapi


benar aku tidak berbohong dan aku tidak mempunyai tujuan apapun terhadap mu , dan aku tidak pernah berpura-pura tentang ingatanku kalau aku tau dimana kedua orang tuaku,, keluarga ku yang sebenarnya sudah pasti aku datang dan tinggal bersama mereka,, aku tidak akan tinggal dan mau menikah dengan orang seperti mu yang egois menuduh orang tanpa berpikir lebih dulu. Apa aku pernah merugikan mu? menyakitimu dan nenek atau merugikan perusahaan mu tidak pernah kan! Asal kamu tau kalau bukan karena nenek yang memohon aku tidak akan mau menikah dan mengikuti mu,,,


Kalau bukan aku ingin membalas budi terhadap nenek yang telah menyelamatkan hidup ku aku TIDAK akan mau tinggal satu atap denganmu dan jika suatu saat nanti aku bisa mengingat semua masa lalu ku aku akan pergi dari kehidupan mu,,, ! kau tenang saja aku juga tau, dan cukup sadar diri kalau kau tidak pernah menyukaiku dari awal meski begitu kau tidak pantas menuduh ku berbohong dan sebagai mata-mata seperti ini,,,!"


Ucap Sofia datar sambil menyeka air matanya yang menetes ada rasa sakit dihatinya saat mengatakan semua itu namun ia tak terima dengan tuduhan Rey yang menyebutnya seorang mata-mata, Sedangkan Rey terdiam kaku mencerna semua yang dikatakan Sofia kepada nya ia merasa sangat b***h dengan dirinya sendiri benar apa yang dikatakan Sofia selama ini ia tidak pernah dirugikan dan Sofia juga tidak pernah mengambil keuntungan dari nya,


Hati juga merasa diremas saat Sofia mengatakan kalau ia akan pergi dari nya jika bisa mengingat masa lalu nya, tapi yang lebih menusuk hati nya adalah Sofia menikah dengan nya karena hanya ingin membalas budi terhadap nenek nya, yang sudah menolong dan merawat nya


" Kenapa aku merasa takut kalau Sofia benar - benar akan pergi dariku, jika dia ingin siapa keluarganya. Dan kenapa dengan perasaan ku ini dulu kan aku juga terpaksa menikahinya agar tidak dipermalukan, Aaaahh... gara gara wanita sialan itu yang tega pergi saat pernikahan dimulai dan pararah nya lagi wanita itu sengaja ingin membuat keluarga ku malu didepan semua orang dasar b***h.....b***h...! !"


pikir Rey dalam hati ia mengumpat kepada diri nya sendiri dan merutuki kebodohan nya dimasa lalu dan ia hampir melakukan kebodohan yang sama lagi dengan menuduh Sofia sebagai mata-mata dari perusahaan lain (saingan bisnisnya )


Saat suasana didalam mobil hening tanpa ada ketegangan lagi hanya saling menetap tajam satu sama lain


" Maaf,,! maaf aku agak lama karena mencari sesuatu, Fii...! ini untuk mu !"


Ucap Angga sambil menyerah kan boneka beruang yang lumayan besar kepada Sofia yang duduk di kursi belakang mobil sedang ia duduk di kursi depan tepatnya di sebelah Rey suara Angga


itu berhasil mengagetkan keduanya yang saling menatap penuh permusuhan


"Oh..! ya un... untuk ku, terima kasih ini ..! ini..! sangat lucu ! "


Ucap Sofia sedikit kaget dengan kedatangan Angga yang tiba tiba kemudian ia tersenyum kaku dan menerimanya


" Apa kau menyukainya ? itu hadiah untuk mu "


Ucap Angga senang


" Iya aku menyukainya,,,!"


Sahut Sofia datar dan menunjukkan senyum terpaksa

__ADS_1


Melihat ekspresi Sofia Angga menyadari sesuatu


" Ada apa? apa yang terjadi disini,,? apa aku melewatkan sesuatu !"


Ucap Angga sedikit bingung melihat sikap Sofia dan juga Rey yang tiba-tiba aneh menurut nya,


Angga menatap Rey dengan tatapan yang seperti ingin meminta penjelasan dengan situasi saat ini


"Rey ada apa ini ? kenapa Sofia terlihat sedih apa kau memarahinya? "


Tanya Angga kesal pada Rey


" Tidak,,, tidak ada apa-apa, cepat jalan kan mobil nya kita pulang sekarang! "


Ucap Rey datar dengan posisi tubuh serta pandangan lurus ke depan tanpa ekspresi seolah tidak terjadi apa-apa


karena tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan dari pertanyaan nya Angga pun segera menyalakan mesin mobil sebelum menjalankan mobilnya ia kembali menoleh ke belakang dan berkata


" Sofia ini,, kamu sangat suka ice crem kan, ini untuk mu "


Ucap Angga sambil menyerahkan bungkusan yang berisi dua batang ice crem


" Wahh... kamu tau dari mana kalau aku suka ice crem, pas banget buat mendinginkan otak yang sedang kepanasan, terimakasih ya kamu sangat perhatian ! "


Ucap Sofia sedikit lebih baik, kini suasana hatinya mulai membaik


" Ya...! kalau begitu makanlah, kamu tidak perlu tahu aku tau darimana "


Ucap Angga tersenyum senang dan langsung menjalankan mobilnya untuk pulang, sedang kan Rey hanya bisa terdiam menahan cemburu pada Angga yang mengetahui salah satu kesukaan Sofia sedang kan diri tidak pernah tau apa saja yang menjadi kesukaan Sofia padahal ia sudah tinggal lebih dari enam bulan bersama Sofia tapi tidak tau samasekali apa saja yang menjadi kesukaan nya sungguh memalukan bagi nya


BERSAMBUNG


*selamat tahun baru buat readers


๐ŸŽ‰Happy New year ๐ŸŽ‰๐ŸŽ‰๐ŸŽ‰


semoga tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya ๐Ÿคฒ ๐Ÿคฒ*

__ADS_1


__ADS_2