
sebelumnya ~
"Iya benar kata Angga" Ucap Rey membenarkan kata Angga
"Iya,, lebih baik kita langsung meluncur kesana sekarang, aku akan istirahat di mobil saja"
Ucap Sofia
Sesuai permintaan Sofia mereka langsung meluncur ke tempat yang di janjikan
mereka pun sampai di parkiran sebuah kafe tempat pertemuan berikutnya
...****...
Mereka masuk dan memesan meja khusus untuk mengadakan pertemuan, mereka datang lebih awal dari jadwal yang telah dijanjikan sambil menunggu mereka memesan beberapa makanan dan minuman 15 menit kemudian orang yang mereka tunggu pun datang setelah saling memperkenalkan diri dan mempersilahkan duduk tanpa berbasa-basi lagi mereka langsung membahas tentang kerjasama perusahaan, kali ini Rey yang memimpin bicara sedang Angga dan Sofia hanya menjadi pendengar,
setelah mencapai kesepakatan antara dua perusahaan kini mereka berbincang hal- hal lain,
lagi- lagi Sofia mengejutkan Angga dan Rey bagaimana tidak, Sofia menggunakan bahasa Francis dengan lancar dan fasih saat mengobrol dengan seorang wanita cantik kira- kira sedikit lebih tua dari nya , berkebangsaan Francis itu. Alice sebut saja nama wanita berparas cantik itu
Sofia dan Alice terlihat akrab saat mengobrol sesekali mereka tersenyum dan tertawa tanpa ada rasa canggung diantara mereka entah apa yang mereka bicarakan,
Sedangkan Rey juga berbincang-bincang dengan Cedric pimpinan dari perusahaan Asing itu yang menjalin kerjasama dengan perusahaan nya
Rey dan Cedric tidak lagi membicarakan tentang kerjasama perusahaan mereka kerena masalah kerja sama pertahanan sudah sama-sama sepakat
hanya Angga yang bengong memperhatikan Sofia dan Alice yang asyik mengobrol ia merasa takjub dengan Sofia kerena dapat menguasai beberapa bahan Asing dengan fasih ,
tak terasa waktu menunjukkan pukul 5 sore sudah dua jam mereka berada di tempat itu Cedric dan Alice pun berpamitan setelah kepergian Cedric dan Alice,
Sofia, Angga dan Rey juga pergi meninggalkan kafe itu begitu banyak pertanyaan dari Angga tertuju pada Sofia tapi Sofia tidak menghiraukan nya ia terus berjalan menuju parkiran mobil tempat mereka memarkirkan mobilnya,
Sofia sebenarnya ingin menjawab tapi ia juga merasa bingung dengan dirinya sendiri terlebih lagi ia sering pusing dan begitu banyak bayangan bayangan yang melintas di benaknya namun ia tidak bisa mengingat dan memahaminya,
Sedangkan Rey sendiri memikirkan tentang siapa Sofia sebenarnya dan bagaimana bisa Sofia menggunakan dau bahasa Asing dengan fasih dan lancar selain bahasa Internasional dunia ia terus berjalan tanpa melihat dua orang yang mengikuti nya dari belakang ( Sofia dan Angga)
Tiba - tiba langkah kaki Sofia berhenti pandangan nya tertuju pada wanita paruh baya yang berparas cantik berdiri seperti menunggu seseorang didepan sebuah butik diseberang jalan Sofia terus memperhatikan wanita itu ia terus menatap tidak berselang lama ada seorang laki-laki paruh baya menghampiri wanita itu dan membukakan pintu mobil setelah itu wanita dan laki-laki itu pergi entah pergi kemana menggunakan mobil mewah berwarna hitam
Sofia merasa mengenal kedua orang itu namun ia tak yakin, ada rasa rindu mendera di hatinya juga dadanya terasa sesak saat melihat wanita dan pria itu air matanya menetes tanpa terasa
"Ah... perasaan apa ini? kenapa aku meneteskan air mata saat melihat kedua orang itu, apakah mereka ada hubungannya dengan ku, kenapa nafasku terasa sesak !"
__ADS_1
pikir nya dalam hati
Angga yang melihat Sofia berhenti tiba-tiba dan mematung pandangannya lurus ke depan tepat ke seberang jalan ia menghampiri dan bertanya
"Sofia ada apa? kenapa berhenti,? apa yang kau lihat? "
Tanya Angga
Sofia tidak merespon ia hanya diam mematung dengan tatapan lurus ke depan seberang jalan
merasa panggilan nya diabaikan Angga menjadi heran dan ikut menoleh ke seberang jalan namun tidak ada siapa - siapa di seberang jalan itu Angga kemudian menepuk pundak Sofia beberapa kali sambil berkata
" Fii.. kenapa berhenti,? kok bengong memangnya apa yang kau lihat di seberang sana?"
Ucap Angga sambil menepuk pundak Sofia pelan untuk menyadarkan Sofia dari lamunannya
" Eh...! Angga a..ada apa ? kenapa mengagetkan kan ku ?"
Ucap Sofia kaget
"Nggak ada, tapi.. kenapa bengong apa yang kau lihat di seberang, kupikir kau kesambet dari tadi dipanggil - panggil tak menjawab cuma bengong aja, aku kan jadi khawatir, Maaf jika aku mengagetkan mu !"
Ucap Angga menampilkan wajah bersalah
Ucap Angga lagi ragu- ragu
" Tidak....! tidak ada aku tidak melihat apa - apa!"
Ucap Sofia gugup
" Fii.. jangan bohong!"
Ucap Angga
" Entah lah aku tidak yakin dengan apa yang kulihat, tapi... beneran aku tidak bohong, ayo sebaiknya kita cepat ke mobil pak Rey mungkin sudah menunggu nanti dia marah lagi karena kita lama "
Ucap Sofia mengalihkan pembicaraan
"Ah..! iya kamu benar nanti dia marah, ayo cepat "
Ajak Angga setelah menepuk jidat nya sendiri kemudian melanjutkan langkah mereka yang tertunda,
__ADS_1
benar saja saat mereka sampai di mobil Rey langsung memelototi dan meinterogasi mereka
"Kemana saja sih kalian? aku sudah lama menunggu disini? kalian malah asyik jalan berduaan "
Ucap Rey datar dengan tatapan tajam
"Maaf Rey kami tidak kemana mana hanya tadi ada insiden sedikit"
Ucap Angga
" Tadi kalian berjalan di belakangku kan? lantas insiden apa yang kau maksud !"
Ucap Rey
"Sudah nggak perlu di permasalahkan lagi pak Rey yang penting kami sudah ada di sini kan dan juga aku sama pak Angga sudah minta maaf !"
Ucap Sofia kemudian masuk kedalam mobil lebih dulu, Rey juga ingin masuk kedalam mobil namun ditahan Angga
"Rey tunggu....! tunggu sebentar aku ingin mengatakan sesuatu "
Ucap Angga
Rey pun tidak ku jadi masuk kedalam mobil nya
"Ada apa kau ingin mengatakan apa lagi !"
Ucap Rey datar
"Sofia tapi bertingkah sangat aneh saat menuju ke sini ia tiba tiba berhenti berjalan dan bengong pandangan nya terlihat kosong beberapa kali aku memanggilnya ia tak menjawab kemudian ku hampiri, saat aku menepuk pundaknya tiba tiba ia tersadar dan kaget saat aku bertanya ia terlihat gugup dan tubuhnya sedikit gemetaran, hal itu lah yang membuat aku dan Sofia terlambat sampai kemari "
Ucap Angga menjelaskan panjang lebar
"Terserah memangnya aku peduli, yang penting sekarang kamu masuk ke mobil dan kita pulang !"
Ucap Rey tegas seolah tak memperdulikan apa yang dikatakan Angga
"Kamu masuk aja duluan aku mau mencari sesuatu, aku janji tidak akan lama"
Ucap Angga langsung pergi tanpa mendengarkan jawaban dari Rey, Rey mendesah pasrah dengan kelakuan Angga yang langsung pergi tanpa persetujuan dari nya ia pun masuk kedalam mobil
didalam mobil Rey duduk di kursi depan ia memutar tubuh nya hingga menghadap ke belakang dan menatap tajam kearah Sofia yang sudah duduk di sana dengan wajah bingung, tatapan Rey yang tajam dan wajah serius terus memandang Sofia tanpa bersuara namun tatapan nya itu mengandung banyak sekali pertanyaan untuk Sofia, Sofia sendiri menyadari akan hal itu namun seolah ia tak mengerti
__ADS_1
" Ada apa? kenapa menatap ku seperti itu?
Apa ada yang aneh dengan wajah ku ?"