
"🌟Thomshon Grup🌟
Pagi itu tampak sosok cantik, memasuki gedung berlantai 28 itu,ia berjalan dengan percaya dirinya.
" CEO nya ,ada di ruangan g? tanyanya pada resepsionis yang bernama Irna.
" ada mba Santi!! ucapnya mempersilahkan , yang sudah mengetahui Santi itu siapa.
Santi langsung berjalan ke arah lift, menekan tombol 28,menuju ruang kerjanya Luis.
Setelah sampai " ting" ia langsung berjalan keruangan CEO.Tanpa mengetuk pintu,Santi langsung membuka pintu tersebut.
" Santi" ucap Luis yang kaget dengan kedatangan Santi,yang tiba- tiba tanpa memberi kabar,atau pun mengetuk pintu.
" wanita ini benar g tau malu udah di cuekin juga,tapi masih saja datang! gumam Roy dalam hati.
" Roy ngapain kamu masih disini! tanya Santi yang biasa dengan sombongnya.
" kamu lupa apa kalau dia sekretaris as, jawab Luis
" g sayang,ada hal pribadi yang aq mau bicarakan berdua dengan mu sayang,jadi g mungkinkan dia harus dengar!!! ucapnya
" Roy" ucap Luis sambil menatap Roy.
Roy yang sudah mengerti maksud sahabat itu,langsung keluar dari ruangan.
__ADS_1
" duduk lah Santi" ucap Luis dengan nada sedikit dingin.
Santi menjatuhkan bokongnya di salah satu kursi di ruangan tersebut.
" Luis aq ingin bertanya pada mu? tanya Santi
" bertanya soal apa?? jawabnya
" kenapa sifat mu berubah Luis,bukan kah kita sudah berbaikan,dan kau sudah memafkan aq.
" rupanya wanita ini sudah benar- benar masuk dalam perangkap ku,bahkan ia mengira kalau aq sudah betul- betul menerimanya kembali " padahal itu semua hanya permainan saja.
" maaf Santi, aq minta kamu jangan pernah mencari ku lagi, karena aq sudah tidak mencintaimu lagi" ucap Luis dengan santai
" kamu bohong" aq tidak percaya karena aq tau kamu sangat mencintaiku, bahkan kamu selalu menuruti semua kemauan ku, apapun yang aq minta" ucap Santi dengan nada sedikit tinggi.
" Santi aq minta kamu pergi, aq tidak mau karyawan ku salah paham dengan kehadiran mu disini, karena bagaimana pun aq sudah menikah" ucapnya memperingatkan Santi.
" baiklah aq akan pergi,tapi aq akan kesini lagi karena aq tau ,kamu hanya mencintai aq bukan wanita itu' ucapnya,beranjak dari duduknya ,dan berlalu keluar dari ruangan itu.
" kenapa yaa,aq bisa jatuh cinta sama wanita seperti ini" bahkan aq rela melakukan apapun yang ia minta saat kami masih menjalin hubungan dulu, gumam Luis dalam hati.
30 menit kemudian.
Ketika sedang asyik membahas pekerjaan, terdengar suara ketukan pintu.
__ADS_1
" masuk " ucap Roy,dari dalam ruangan,sementara Luis masih sibuk dengan berkas- berkas di atas meja" hingga tidak menyadari yang memasuki ruangan itu adalah istrinya.
" Intann" ucap Roy yang sedikit kaget dengan kedatangan Intan,pasalnya wanita yang tengah mengandung 4 bulan itu,sangat jarang mendatangi kantor suaminya.
Luis langsung mendongakkan kepala begitu mendengar Roy menyebut nama istrinya
Intan hanya tersenyum,sambil memegang perutnya,yang sudah mulai terlihat membesar .
author, maaf ya guys kalau mungkin gambarnya g sesuai soalnya cari yang pas sesuai dengan usia kandungan Intan saat ini agak susah.
" ada angin apa yang membawa mu kesini sayang?? tanya Luis sambil memeluk istrinya dengan sayang.
" Intan kangen, sekaligus pengen makan siang sama suamiku " ucapnya tersenyum sambil membalas rangkulan suaminya.
" uhuk,uhuk,uhuk,batuk pura - pura Roy
" kalian kalau mau bermesraan liat situasi dong" memang dalam ruangan ini hanya kalian berdua" ucap Roy dengan sedikit kesal.
" maaf ka Roy" ucapnya sambil tersenyum
" ya sudah sayang ayo kita kekamar saja" ajak Luis pada istrinya.
" Roy kamu tolong selesain kerjaannya,dan bawa keruangan kamu,soalnya aq masih ada kerjaan sama istriku" ucap Luis tersenyum dan menyusul Intan masuk kedalam.
__ADS_1
Tidak bisa di bayangkan lagi bagaimana ekspresi wajah kesalnya Roy,sampai mengumpat Luis dalam hati.