
" aq tau ,ini salah,tapi aq tidak bisa menahan diri" ucap Luis
" apaa,k?,jangan buat aq penasaran, tanya Intan.
Dengan menghela napas panjang,akhirnya Luis pun berbicara.
" tapi, janji engkau akan menyetujuinya! ucap Luis.
Intan tampak berpikir beberapa menit,sebelum ia menjawab pertanyaan Luis
" yaa!!,ucap Intan tersenyum,sambil menganggukkan kepala.
" meemmm,ucap Luis dengan nada berat
" aq,ingin kita melanjutkan ciuman kita,anggaplah sebagai ciuman perpisahan" ucap Luis dengan menunduk,karena malu dengan ucapannya sendiri.
Intan sangat kaget,tapi ia berusaha untuk tenang ,karena ia tak mau menyinggung perasaan Luis.
Intan tidak langsung menjawab ,ia nampak berpikir.
" maaf kan aq Intan,tidak sepantasnya aq meminta itu pada mu!!. ucap Luis dengan menunduk
Lalu Intan ,memegang tangan Luis,dengan lembut.
__ADS_1
" k ,Intan mau!!,anggaplah ini ciuman perpisahan kita,sebab sebentar lagi kk akan balik ke Amerika. ucap Intan tersenyum.
" jadi kamu tidak menolak? tanya Luis memastikan.
Intan menganggukkan kepalanya,untuk memberi jawaban pada Luis.
" mendekat lah padaku Tann!!, ucap Luis
" kaaann, udah dekat ka? ucap Intan dengan nada bingung
" maksud ku,duduklah di pangkuan ku!.
Intan sedikit kaget dengan permintaan Luis,tapi sekali lagi dia berusaha tenang,agar tidak menyinggung perasaan laki- laki itu.
Akhirnya dengan wajah memerah,dan menahan malu,Intan beranjak dari duduknya,dan duduk di pangkuan Luis,
" Taaann" ucap Luis lembut,sambil membelai rambut Intan, dan melingkarkan tangannya di pinggang Intan.
" yaa,k!! ucap Intan dengan suara yang pelan
" maafkan aq " ucap Luis
Lalu Luis mendekatkan bibirnya,kebibir Intan hingga hembusan nafasnya bisa terasa oleh gadis itu, Luispun,mengecup bibir Intan dengan dengan lembut,dan mengisapnya,Intan hanya memejamkan mata ,sambil menikmati ciuman dari Luis,ciuman perlahan lembut,berubah jadi ciuman yang sangat menuntut,Intan perlahan- lahan menaikkan tangannya keleher lelaki itu,dan mulai membalas ciuman dari Luis,Luis tersenyum bahagia di sela ciumannya,ciuman
__ADS_1
yang begitu lama,membuat gairah tumbuh dalam diri Luis, tangan Luis mulai menyentuh area sensitif milik Intan, membuat Intan mendesahh kenikmatan,ahhhhhh" kaaaaa!!!suara desahan Intan ketika tangan Luis merambah ke dadanya,sambil memeluk leher lelaki itu dengan erat,akibat kenikmatan yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.
Seketika Intan pun langsung tersadar,dan melepaskan ciuman itu.
" kenapa Taaann" tanya Luis bingung
" maaf k,maaff" Intan takut,kita kebablasan'" ucap Intan.
" maaff kan aq, Taann,g bisa ngontrol diri"" ucapnya dengan wajah menunduk.
Lalu Intan,beranjak dari duduknya, dari pangkuan Luis, "k Intan ngantuk" Intan permisi kekamar dulu" ucap Intan ,sambil berlalu pergi meninggalkan Luis.
Luis hanya terdiam memandang kepergian Intan,dengan diam.
" ya Tuhan apa yang sudah kulakukan!!,kenapa aq jadi lepas kontrol begini", ucap Luis yang terlihat frustasi,dan menjambak rambutnya sendiri.
Malam telah berganti pagi,tampak sosok gadis cantik baru terjaga dari tidurnya.
Intan bergegas kekamar mandi untuk melakukan, ritual mandi paginya selama 45menit,
selesai mandi,dan berpakaian Intan langsung keluar kamar,
Intan berjalan menuruni anak tangga ,menuju dapur,tampak keheningan,dan tidak ada suasana berisik di pagi hari,seperti biasanya.
__ADS_1
Pada kemana yaa, kok sepi, gumam Intan yang tak melihat ,Edward,Vivian,Lisa seperti biasanya telah berkumpul di meja makan
Dan bi Ijah yang sibuk di dapur saat pagi hari.