Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Episode 53,KEMARAHAN LUIS


__ADS_3

Nampak dari kejauhan Luis,yang baru muncul dengan mobil sportnya,


Dia nampak begitu penasaran,dengan adegan tarik- menarik ,antara seseorang dengan pria paruh baya,setelah semakin mendekat ,betapa terkejutnya ia.


" Intaaannn" ucapnya tak percaya,melihat Intan di tarik paksa,oleh seorang pria yang seumuran dengan ayahnya.


" Luis langsung menepikan mobilnya kepinggir jalan,dan


membuka pintu mobilnya dengan tergesa- gesa.


Luis berjalan tanpa bersuara kearah Adam,dan Intan ,ketika mendekat Luis langsung menendang Adam " buugggg"


hingga tubuh Adam pun terhempas,ke mobilnya.


Sementara ,Intan hanya menangis, " siapa kamu!!!,berani sekali mencampuri urusan pribadi ku " teriak Adam kesakitan dengan posisi memegang perutnya terasa sangat kesakitan ,dan berusaha untuk bangun dari jatuhnya.

__ADS_1


Luis nampak begitu geram, sambil menggenggam erat tangannya,hingga menampakkan urat- uratnya ,karena emosinya yang telah memuncak.


Dan seketika Luis hanya tertawa,😄😄😄😄 mendengar ucapan Adam,sambil menahan emosi


" mendingan kamu pergi dari sini ,"'" tua bangka" sebelum kesabaran ku habis.


Ucap Luis, yang sudah tidak mampu menahan emosi.


Melihat Adam masih terdiam,bersandar di mobilnya,sambil memegang perutnya yang kesakitan ,akibat tendangan dari Luis.


Luis hanya tersenyum,Luis membuka pintu mobil Adam,menarik kra baju Adam melemparkan tubuh pria paruh baya tersebut ke kursi kemudi mobilnya" aauuuwwww" suara kesakitan Adam ,ketika Luis melemparkan tubuhnya kedalam mobil,hingga tubuhnya terbentur di pintu kursi kemudi mobilnya.


Setelah Adam berada dalam mobil,Luis langsung membanting pintu mobilnya,dengan sangat keras,sehingga Adam melonjak ketakutan ,sambil menelan air ludahnya cukup berat,hingga ada beberapa buliran air yang keluar dari dahinya, karena rasa takutnya yang teramat sangat terhadap Luis.


" cepaaat pergi sekarang" sebelum aq membuat wajah mu lebih tampan dari sekarang" ucap Luis dengan tersenyum penuh emosi.

__ADS_1


Karena ketakutan,teramat sangat,dan dengan tangan bergetar, tanpa menjawab,Adam langsung menghidupkan mobilnya,dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Luis menghampiri Intan,yang sedang menangis,dengan posisi masih terduduk dilantai." Taannn" panggilnya lembut,sambil memegang kepala gadis itu,


Intan mengangkat kepalanya menatap Luis,dengan air mata masih berjatuhan di pipinya,Luis tersenyum lembut terhadap gadis itu,sambil tangannya menghapus air mata yang membasahi pipi gadis itu.


" jangan nangis" selama masih ada aq!!,tidak akan pernah ada pria yang bisa menyakiti mu!,ucap Luis,berusaha menenangkan Intan, Intan hanya mengangguk dan berusaha tersenyum.


" ya udaahh ayo kita pulang!!,ucap Luis sambil memapah Intan agar bangun dari jatuhnya.


Sampai dalam mobil,Intan hanya terdiam ,dan pandangan terus melihat keluar kearah jendela kaca mobil,dan Luis hanya terdiam melihat Intan seperti itu,ia tahu kalau dari sorot mata gadis itu,ia masih memikirkan kejadian tadi,ia melajukan mobilnya dalam keadaan sedang di keheningan malam itu,dan tidak bertanya apa- apa,ia membiarkan Intan sibuk tenggelam dalam lamunannya sendiri,walaupun dalam hatinya sangat begitu penasaran bagaimana Intan bisa terlibat masalah dengan pria paruh baya tersebut.


" aq akan menanyakan ,nanti kalau kami telah sampai dirumah,dari pada rasa penasaran ini menyelimutiku, bagaimana ia bisa terlibat masalah dengan pria itu!!,gumam Luis dalam hati ,sambil sepintas melirik kearah Intan,yang sedang mengarahkan pandangannya keluar kaca.


20 menit kemudian mereka telah sampai keluarga Thomshon

__ADS_1


__ADS_2