Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Episode 26, AWAL MULA,PERTEMUAN KU,DENGAN KELUARGA THOMSHON


__ADS_3

Kita tulis kisah,bagaimana Intan bisa dekat banget sama keluarga Thomshon,yang notabene keluarga terpandang.


inilah awal kisahnya.


-------------------------------------------------------------------


" FLASBACK ON"


Sore itu Intan ,bersiap-siap akan pergi mengikuti les sore,seperti biasa Intan menunggu Dina untuk menjemputnya.


Tiba -tiba ada nada pesan masuk, di phonshel milik Intan.


" Taann" maaf" aq g bisa menjemputmu,ibuku dapat kabar dari kampung,neneku sakit,jadi aq sama ibuku sekarang lagi dalam perjalanan,menuju kampung halaman ibu.


" tadi aq sudah menelpon,Bu Siti walikelas kita" untuk minta ijin" esok aq sudah pulang Tan" karena beberapa bulan lagi kita akan menghadapi UAN" jadi aq g mau ketinggalan pelajaran," maaf ya Tann"🙏🙏🙏🙏🙏.


Begitulah pesan SMS dari Dina.


Ya dijaman serba canggih dimana semua orang menggunaka sarana komunikasi seperti, WA,BBM,MESENGGRR,dan lain- lain.

__ADS_1


Tapi hal itu tidak dengan,Intan, phonshel nya


hanya bisa buat SMS,dan telepon,tapi itu saja sudah bisa membuat Intan bersyukur karena masih bisa memiliki,alat untuk komunikasi.


Intan menarik napas panjang.


" ahhhh" uang ku hanya pas untuk ongkos pergi saja," moga- mogahan aq bisa,bertemu mang Udin,supaya aq bisa gratis naik angkotnya,ucap Intan berharap.


Lalu Intan pun segera kejalan depan untuk menunggu angkot,duduk menunggu angkot setelah 15 menit ,tapi mang Udin tidak muncul-muncul.


Intan melirik,phonsel nya,dan mengusap kasar wajahnya.


Akhirnya,Intan dengan berat hati menaiki angkot yang lain untuk kesekolah yang jarak lumayan jauh.


Setelah les sore selama satu setengah jam selesai, Intan bergegas pulang,karena dia harus menempuh perjalanan cukup jauh ke rumah kontrakan mereka.


( Pasti ada yang bertanya dimana Rian,Rian g datang karena masih dalam susana berduka. Karena ayahnya baru saja meninggal,dan baru akan kembali masuk sekolah 3 hari lagi).


Hari yang semakin gelap,membuat Intan mempercepat langkah kakinya,

__ADS_1


menuju rumah kontrakan nya terdapat 2 jalur,


Intan bingung ketika pas berada di 2 jalur tersebut yang dapat membuat ia bisa sampai menuju rumah kontrakannya.


" ahh kalau aq lewat sini,aq akaan lebih lama sampainya," tapii kalau lewat sini" lebih cepat sampainya" tapi jalanan agak sepi, " ahhh" tapi bagaimana lagi, lebih baik aq lewat sini,dari pada aq dihukum,k Ani karena terlambat pulang.


Akhirnya dengan beraninya Intan berjalan menyusuri,jalan yang mempercepat ia sampai kerumahnya, selama dalam perjalan kerumah Intan menghidupi senter di phonshel buntutnya.


Setelah agak jauh sedikit berjalan,Intan mendengar suara teriakan orang minta tolong,awalnya Intan mengira itu adalah hantu,tapi teriakan yang keras,dan terdengar terus membuat Intan penasaran," Tuhan lindungi aq" ucap Intan sambil mendekat kearah, suara tersebut.


Ketika mendekat, Intan mengarahkan senter phoselnya keasal suara tersebut, dan betapa ia sangat terkejutnya, Intan sampai ia menutup mulutnya.


"Tolong saya,tolongg" suara orang tersebut" yang tak lain adalah ,Edward Thomshon.


Edward mengalami kecelakaan tunggal, dalam perjalannya saat menghadiri meeting, di luar kota, dan mobil nya masuk kejurang, untung dia segera melompat keluar,dan bergelantung di sebuah pohon yang menancap di pinggir jurang tersebut.


" ihh ,ihhh,iya om" ucap Intan dalam kepanikannya."Lalu


Intan,mencari sesuatu,yang mungkin dapat membantunya untuk menolong pria paruh Bayah tersebut.

__ADS_1


Intan,menemukan sebuah tanaman yang menyerupai sebuah tali,yang melilit di sebuah pohon besar, Intan bergegas mencari sebuah batuh tajam,untuk memutuskan tanaman tersebut.


__ADS_2