Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Episode 158.Baby Reno ,dan Rena.


__ADS_3

🏥 Rumah sakit🏥


Kini Intan telah di pindahkan di salah satu kamar VIP.


Intan membuka matanya perlahan - lahan ,dan mendapati Louis tengah duduk di sampingnya tersenyum lembut, dan menggam erat jemari sang istri.


" sayang kamu sudah bangun ? tanya Louis tersenyum.


Intan hanya tersenyum menatap suaminya, ia memutar bola matanya menyapu ruangan ,dan melihat orang - orang yang sangat ia sayangi tersenyum menatapnya.


" Kaka , selamat ya " Lila jadi pengen cepat - cepat punya baby" ucap Lila asal


Seketika orang - orang yang tengah berada di dalam ruangan itu, menatap heran Lila.


" ma,maksud aku kalau aku sudah menikah, baru punya baby" ucapnya tersenyum kikuk, sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Intan hanya tersenyum mendengar ucapan Lila, karena ia sudah tau bagaimana tingkah lakunya adiknya itu.


" sayang di mana anak - anak kita" tanya Intan


" sedikit lagi Clara akan mengantarnya kesini sayang" ucap Rani tersenyum menatap putrinya.


Berselang beberapa menit, Clara pun datang membawa bayi kembar Intan, dan Louis.


Semua pasang mata yang tengah berada di ruangan itu tampak begitu antusias ingin melihat ,dan menggendong dua bayi yang menggemaskan itu.


" Tan ini bayi kamu " ucap Clara sambil menyerahkan bayi perempuan kepada Intan.


Intan meraih bayi perempuannya yang terlihat menggemaskan, dengan kulitnya yang masih terlihat merah.


Intan tersenyum, dan tanpa sadar air matanya menetes karena sekarang ia sudah resmi menjadi ibu, dari kedua bayi kembarnya.


" tuan apa anda ingin menggendong bayi anda? tanya perawat yang menggendong bayi laki - laki.


" tentu aku akan mencobanya" sambil tersenyum.


" hati - hati sayang " ucap Intan memperingati.


" tentu" jawabnya tersenyum menatap putra pertamanya itu, dengan penuh kasih sayang.


__ADS_1


Louis siapa nama anak -anak mu" tanya Edward pada putranya.


"ia sayang siapa nama mereka aku belum menyiapkan nama" ucap Intan bingung, karena selama ini ia sama sekali belum menyiapkan nama, ketika anak - anak mereka masih berada dalam kandungan.


" nama kedua anakku" kalau yang perempuan


Rena Adriana Thomshon" kalau yang laki- laki" Reno Adriano Thomshon" bagaimana sayang kamu suka?" tanya Louis


" tentu aku suka sayang ,nama yang indah" jawabnya tersenyum.


" terus nama panggilannya apa ka Louis? tanya Lila penasaran.


" nama panggilannya Reno, sama Rena"


" ia nama yang bagus Reno, dan Rena , nama buat cucu- cucu ku " ucap Edward tersenyum.


" ka Louis boleh aku gendong baby Reno ? tanya Lila.


" kamu bisa ga" tanya Louis khawatir.


" tentu ka, aku bisa.Tenang aja ka, Lila ini udah jago dalam gendong - menggendong" ucapnya percaya diri.


Louis pun akhirnya menyerahkan baby Reno, ke tangan Lila.


" tenang aja kaa" jawabnya tersenyum.


" baby Reno kamu ganteng banget sihh!!, ingat yaa kalau udah gede jangan malas - malasan , jadi cowo itu harus kerja, jangan cuman makan tidur doang,nanti kamu ga laku - laku, bisa - bisa kamu jadi perjaka tua, atau sampai kakek - kakek ga tau nikah - nikah lagi" ucap Lila sambil melirik kearah Wiliam yang sedang menatapnya dengan tatapan tajam ,dan mengepal erat tangannya.


" ya ga laa.., anak Kaka pasti pekerja keras kaya papanya" ucap Louis.


" kamu lagi ngomongin siapa sihh Laa.., tanya Vivian penasaran.


" ga tante, aku cuman ga mau ajah keponakan ku yang ganteng ini seperti laki - laki jaman sekarang" ucapnya tersenyum.


" anak ini kenapa ya ga ada habis- habisnya mengejekku, padahal aku sama sekali tidak pernah mengusiknya" Bathin Wiliam menatap tajam Lila, sambil mengepal erat tangannya.


Tanpa sengaja tatapan mata Lila, dan Wiliam saling bertemu, Lila langsung membuang wajahnya saat tatapan mata mereka bertemu.


🏚️ Kediaman Thomshon🏚️


" 3 bulan kemudian"

__ADS_1


Tidak terasa baby Rena, dan Reno, sudah berusia 3 bulan.Terlihat sekali bayi - bayi itu sangat menggemaskan.


Intan tersenyum menatap anak - anaknya, yang ia baringkan di atas ranjang king sizenya.


" halo anak - anak mama" udah bangun yaa.., ucapnya tersenyum sambil menatap kedua buah hatinya, yang terlihat menggemaskan dengan pipi chubby mereka.



Louis yang baru saja pulang kerja, tersenyum melihat istrinya, yang tengah mengajak ngobrol kedua buah hati mereka.


" sayang kamu sudah pulang ? tanya Intan sambil meraih tas kerja suaminya.


" ia sayang" ucap Louis sambil mengecup singkat bibir istrinya.


Louis langsung menyambangi kedua buah hatinya, yang terlihat sedang bermain - main.


" Reno, Rena" ucapnya tersenyum sambil mencium pipi dari anak - anaknya.


Kedua bayi itu, tersenyum dan menendang - nendang kakinya, seperti mereka sudah mengetahui yang mengajak mereka berbicara adalah papa mereka.


" mereka lucu - lucu ya sayang , seru Intan sambil duduk di sebelah suaminya.


" terimah kasih sayang, sudah melahirkan kedua malaikat kecil ini buat ku, aku sangat mencintai mu Intan" ucap Louis tersenyum menatap istrinya.


" aku juga mencintaimu sayang" ucapnya menatap suaminya, dengan tatapan penuh cinta.


Louis memiringkan bibirnya, dan mencium bibir istrinya.Ciuman yang singkat menjadi ciuman yang sangat panjang.


Kedua bayi itu pun tertawa melihat kedua orang tuanya berciuman, seolah - olah mereka ikut merasakan kemesraan kedua orang tuanya.


Intan ,dan Louis langsung melepaskan pagutan mereka mendengar suara tawa kedua bayi mereka.


" mereka kayanya udah ngerti sayang kalau papa, sama mamanya lagi ciuman" ucap Louis tersenyum.


" kamu sih main nyosor aja" seru Intan dengan mimik cemberut.


Louis hanya tersenyum, dan tatapannya kembali terpusat pada kedua anaknya, serta menggoda ke dua buah hati mereka yang sedari berceloteh tidak jelas, membuat Louis sangat gemas terhadap tingkah laku kedua anaknya.


" kenapa Rena mau papa gendong !!, ucap Louis pada bayi perempuannya.


Intan hanya tersenyum melihat kelakuan suaminya, yang menggoda baby Rena, dan Reno.Kehadiran kedua anak mereka, menciptakan warna baru bagi kehidupan rumah tangga mereka.

__ADS_1


SELESAI KISAH INTAN, DAN LOUIS.


__ADS_2