
"Tan sudah jam 11. kita pulang yuu??,ucap Dina,
Intan pun hanya menganggukkan kepalanya.Menjawab ajakan Dina.
" K Luis" masih mau disini??,tanya Dina
" ya g lahh" ayoo!!, ucap Luis.
Lalu mereka berlima pun bergegas keluar dari tempat hiburan itu,setelah Luis membayar bon nya.
" sampai jumpa yaa Taan" ucap Rian
" bye Tan" ucap Dina,lalu Roy,Dina,Rian bergegas masuk kedalam mobil, dan Roy segera melajukan mobilnya.
Intan sibuk memperhatikan mobil yang ditumpangi teman- temannya,hingga menghilang dari pandangannya,sampai ia tak menyadari kebersamaannya dengan Luis.
"Anak ini dia sudah lupa apa sama aq!!, dia pikir aq patung"gumam Luis, sambil terus memperhatikan Intan yang masih setia berdiri ditempatnya.
" Intaaann!!!, teriak Luis yang seketika membuat Intan melonjak karena kaget.
" a,ada apa k" ucap Intan dengan nada sedikit gugup.
__ADS_1
" mau sampai kapan !!, kamu berdiri disitu,kamu mau jadi tukang parkir" ucap Luis dengan nada sedikit tinggi.
" maaf k" ucap Intan dengan nada pelan,serta tak berani memandang wajah Luis.
Luis yang memperhatikan Intan seperti kedinginan,ia langsung membuka Jas hitamnya,dan melemparnya ke muka Intan.
" niihh pake jas nya, kamu g dingin apa pakai baju begituan??, ucap Luis dengan nada sedikit ketus
" makasih k" ucap Intan sambil memakai jas milik pria itu.
" cowo ini benar- benar brengsek" kenapa yaa kelakuannya beda banget sama tante, om,sama Lisa,sebenarnya dia anak tante Vivian,sama om Edward bukan sihh??,kelakuannya aja kaya hewan" maki Intan dalam hati pada Luis.
" kamu tunggu disini,jangan kemana- mana aq mau ambil mobil dulu!!, ucap Luis pada Intan,dan berlalu pergi kearah mobilnya,yang ia parkir sedikit jauh dari ketempat hiburan itu.
Intan berdiri didepan tempat hiburan itu, sambil menunggu kedatangan Luis.
" k Luis,lama banget siihhh??, gumamnya sambil pandangannya terus melihat kearah perginya Luis.
Dari arah dalam tempat hiburan itu,nampak sesosok pria paruh baya yang baru saja keluar dari tempat itu.
Dia adalah Adam,ketika ia hendak, berjalan menghampiri mobilnya,pandangannya secarah tak sengaja menangkap sosok Intan.
__ADS_1
" meemmm, ini sepertinya gadis cantik itu,sedang apa dia disini," lebih baik aq menghampirinya,siapa tau kali ini aq bisa mendapatkannya, gumam Adam dalam hati,sambil tersenyum licik.
Lalu Adam pun berjalan menghampiri Intan,yang sedang nampak gelisah menunggu Luis
" hallo manis !!!,masih ingat sama om g" ucap Adam sambil tersenyum menggoda
Seketika Intan langsung terperanjat kaget,dan sedikit ketakutan.
" ma,mau apa kamu, ja,jangan ganggu saya atau saya akan teriaknya,ucap Intan dengan nada mulai bergetar
Seketika Adam langsung tertawaπππππ
" kamu jangan sok suci dehh" kamu baru dari tempat ini kann, berarti kamu bukan perempuan baik- baik" kamu mau minta berapa, saya sanggup membayar kamu berapa pun yang kamu minta!!, asalkan kamu dapat memuaskan saya malam ini, ucap Adam sambil memegang dagu Intan
" jangan kurang ajar" kamu!!,ucap Intan sambil menghindar dari Adam.
Ketika Intan akan berjalan,Adam langsung memegang tangan nya.
" mau kemana kamu" malam ini ,kamu harus menemani saya!!, ucap Adam sambil terus menarik tangan Intan agar masuk kedalam mobilnya.
" lepaskan!!,lepaskaan aq" ucap nya dengan menangis sambil terus berusaha,melepaskan tangan nya dari genggaman tangan Adam.
__ADS_1
" πππππ saya tidak akan lepaskan kamu" Ucap Adam sambil terus menarik tangan Intan agar masuk kedalam mobilnya,tanpa memperdulikan Intan yang terus menangis ketakutan.