
Pagi itu, Intan tampak cantik, ia berdiri di depan cermin, dan senyum - senyum sendiri.Kurang puas dengan hanya bercemin saja Intan meraih phonshelnya, dan melakukan Selfi didepan cermin.
Luis terus memperhatikan istrinya, dan ia merasa lucu dengan tindakan istrinya yang menurutnya sangat kekanak - kanakkan.
" sayang kamu mau kemana ?
" aq mau ke mol sama Lila sayang!!
" maksud kamu mau jalan - jalan? tanyanya
"ia aq mau beli baju buat Lila "
" tapi ingat hati - hati" ucap Luis memperingati istrinya.
" ia suamiku" tentu" jawabnya tersenyum dan mengecup singkat bibir Luis
🌟ketika dalam mobil🌟
" kaa kita mau kemana ?
" jalan - jalan ke mol " Kaka lagi jenuh di rumah "
" oohhh" jawab Lila singkat
"'pa Toto antarin kami ke mol XXX yaa??
" baik non "jawab pa Toto
"'tapi kaa" Lila g bawa uang"
" tenang Kaka yang bayarin" jawabnya tersenyum.
__ADS_1
Ketika di Mol
Intan ,dan Lila langsung berjalan menuju lantai 2 ,yang khusus menyediakan perlengkapan orang dewasa, mulai pakaian dalam,sepatu,sendal, baju, dan lain- lain.
" wahh kaa" cantik banget gaun nya " ucap Lila mengagumi gaun yang sangat menarik perhatiannya, yang di pajang di sebuah manekin
" kamu mau ?kalau mau Kaka beli" jawabnya
" ga, ka" Lila mau liat - liat di toko sebelah jangan sampai ada yang lebih bagus.Sambil berjalan kearah toko di sebelah.
Sementara Intan , nampak melihat - lihat gaun - gau yang cukup menyita perhatiannya.
" pengen beli ini " tapi sama aja" pasti g bakalan muat "soalnya perut aq makin membesar jadi pasti g bakalan bisa" kecuali habis lahiran" bathin Intan sambil menatap sebuah gaun yang sangat indah.
Tanpa Intan sadari dari tadi ada sesosok wanita yang terus menatapnya , dengan tatapan mata yang sangat tajam, dan ia sangat terkejut ketika melihat perut Intan yang sudah membesar.
Santi sedikit geram,dan langsung berjalan menuju wanita yang tengah mengandung itu.
" Hai Intan" sapanya dengan wajah yang terlihat tidak bersahabat.
" Santy " ucapnya sedikit terkejut
" kenapa kamu kaget liat aq disini"
" gaa" ngapain aq kaget" jawabnya
" kamu sedang mengandung ya?
" iaa"
" anak nya siapa sih ? tanya Santi
" apa maksud kamu" tentu saja ini anaknya Luis, dengan nada sedikit amarah.
__ADS_1
" kamu pakai ilmu apa sih Tann" hingga bisa membuat Luis jadi bodoh begini" dan perlu kamu ketahui, wanita yang di cintainya dari dulu , hingga saat ini hanyalah diriku, diriku"
sambil menunjuk diri sendiri.
" aq tidak perduli " mau siapa yang dia cintainya "yang aq tau, Luis Thomshon adalah suami ku" dan bukan milik wanita murahan kaya kamu" ucapnya tersenyum mengejek
" apa maksud kamu berbicara seperti itu" teriak Santi ,dan ketika tangannya ingin melayangkan sebuah tamparan di pipi Intan, seketika tangannya berhenti, dan Santi sangat terkejut mendapati seseorang menggenggam.tangannya dengan sangat erat, dan membuat ia sedikit kesakitan
"jangan coba - coba kau menyentuh Kaka ku" ucap Lila penuh amarah ,dan menggenggam erat tangan Santi
" lepaskan tangan ku anak kecil " lepaskan""teriak Santi berusaha melepaskan tangannya dari dari genggaman Lila
Tapi Lila tidak memperdulikan, dia terus mengenggam erat tangan wanita itu,dan memutarnya dibelakang badan Santi.
" lepaskan tangan ku anak kecil " lepaskan" teriak Santi merasa kesakitan karena posisi Lila yang berada dibelakang tubuhnya, dan mengenggam erat tangannya.
" ingat ya Tante" jangan coba - coba kau menyakiti kaka ku" kalau kau menyakitinya lagi " aq tidak segan - segan melukaimu tante"ucap Lila dengan mendorong tubuh Santi hingga jatuh ke lantai
" auuuwww" teriak kesakitan Santi ketika Lila mendorong tubuhnya.
" ingat yaa "" anak kecil aku akan buat perhitungan dengan mu"" " ucap Santi dengan nada tinggi ,dan berusaha bangun dari jatuhnya.
" aq tunggu tante jelek" weee, sambil menjulurkan lidahnya.
Sementara Intan hanya terdiam, dan ia tidak menyangka Lila adiknya, akan sampai melakukan itu pada Santi, tapi di satu pihak ia merasa terharu melihat Lila yang berusaha melindunginya.
" ayo kaaa" kita tinggalin nenek lampir ini" ucapnya mencemooh Santi, dan bersama Intan pergi meninggalkan Santi, yang tengah menahan sakit.
Merekapun berjalan kearah pusat permainan ,yang di sediakan oleh pusat perbelanjaan itu.
" kaa" kita kesana yuu" aq pengen nyoba,siapa tau dapat boneka" ucap Lila sambil berjalan menuju arah permainan itu.
"Lila " Lila"ucap Intan tersenyum sambil menatap adiknya.
__ADS_1
" aq pasti dapat bonekanya" ucap Lila yang terlihat sangat antusias menatap permainan itu"