
Rian yang melihat Intan menangis,ikut menyemangati sahabatnya.
" Taann, udah jangan nangis" ingatt!!, masih ada aq, sama Dina " ucap Rian sambil membelai rambut Intan.
" ya,udah Tann, mendingan kita senang- senang yaaa, dari pada kamu mikirin k, Luis," Ucap Dina, berusaha menyemangati sahabatnya.
" iyaa", ucap Intan dengan memaksa tersenyum.
" naa, gitu dong, itu baru sahabat aq,ucap Dina
" sahabat aq, juga kali" ucap Rian tidak mau kalah
" iya,iya, Intan sahabat lu,g tau aq ini apa!!, ucap Dina dengan wajah juteknya.
" jangan ribut dong, kita bertiga adalah sahabat sejati" ucap Intan dengan berpura- pura mara
" iyaa, sahabat sejati" ucap Rian
" ayo kita berpelukan" ucap Dina
Akhirnya mereka bertiga pun, berpelukan layaknya teletubies,sambil tertawa- tawa.
" Rian kamu pergi beli escresm dong, aq sama Intan tunggu disini" ucap Dina
" ya udah mana uangnya" ucap Rian
Ketika Dina akan mengeluarkan uangnya,Intan langsung menahannya.
__ADS_1
" sudah pake uang aq aja, lagi pula aq yang ngajak kalian kaann?. ucap Intan.
" ya udah mana,? tanya Rian
Lalu Intan pun mengeluarkan uang 100rb, pada Rian
" Rian, tolong beli sama Snack yaaa, ucap Intan
" oke" ucap Rian sambil berlalu pergi meninggalkan kedua sahabatnya.
* Setelah kepergian Rian*
Dina:" Intan aq boleh nanya sesuatu yang pribadi g, sama kamu!
Intan:" boleh Din, kamu sahabat baik aq, jadi aq akan jawab yang jujur
Intan: belum Din, tapi kalau ciuman pernah sih, tapi ia bilang kalau dia sudah siap kami akan melakukannya, ucap Intan agak malu- malu
Dina:' kalian sudah pernah ciuman Taann??
Intan :" iyaa,jawabnya dengan sedikit malu- malu.
Dina:" begini ya Taan ,kamu kan tau kalau calon suami ku itu,teman baiknya k Luis,menurut yang aq dengar selama berpacaran dengan Santi,hingga mereka bertunangan, yang mereka lakuin hanya sebatas ciuman, g pernah lebih,memang Santi itu sering minta k Luis, untuk melakukan hubungan layaknya suami istri tapi k Luis menolak,itu yang aq tau dari k Roy.
Intan:" masa sihh, mereka g pernah lakuin itu, ucap Intan,dengan sedikit tak percaya.
Dina:" iya, K Roy juga bilang ,kalau k Luis itu belum pernah melakukan itu, sama sekali, jadi sampai dia lakuin itu sama kamu nanti,menurut ku dia itu, cinta sama kamu Tann!!.
__ADS_1
Intan:" g tau laahh Din, aq bingung kita liat aja nanti, sambil matanya menghadap jauh ke arah pantai.
Tak lama Rian pun datang, yang mengejutkan mereka berdua
Rian : lagi ngomong apa sihh!!, kayanya serius banget
" g lahh, biasa ngomong masalah perempuan.Ucap Dina
Rian:" ohh aq pikir,lagi gosipin aq,sambil senyum- senyum.
" meemm ,dasar memang kamu selebritis di gosipin apa? ucap Dina
Intan:" udah dong jangan ribut terus" ucap Intan dengan ekspresi kesal
Akhirnya Dina ,dan Rian pun tidak lagi melanjut kan perdebatan mereka.
Lalu mereka bertiga pun, menghabiskan waktu dengan berbincang- bincang ,sesekali tertawa,tawa, dan tidak lupa mengabadikan moment tersebut dengan kamera phonshel mereka hingga tak terasa hari sudah gelap.
" pulang yuu , ajak Dina "
" ayo" ucap Rian
" kita mampir ke restorant dulu aq laparr" ucap Intan yang sudah tidak sanggup menahan laparnya lagi.
" cie yang lagi banyak duit,goda Rian"
" apa,an sihh" ucap Intan dengan sedikit cemberut.
__ADS_1
Akhirnya mereka bertiga pun, pergi meninggalkan pantai itu dengan hari yang sudah gelap,dan tak lupa mereka mampir di sebuah restorant untuk mengisi perut mereka,dengan sesuai janji Intan yang mentraktir.