
* Kediaman keluarga Thomshon*
Intan nampak kesal pada suaminya,dari tadi sepertinya wanita itu mengumpat Luis thomshon, dengan wajah cemberutnya.
Intan duduk di depan meja rias,menyisir rambut,memakai sedikit lipblam,dan
bedak.Memang wanita cantik ini ,tidak begitu suka berdandan.
" meemmm,aq pengen banget dehh,makan es creamm" ucap Intan,sambil berlalu pergi meninggalkan kamarnya,menuju lantai bawa,sebab Roy sedang menunggu nya.
" Tann" kamu lagi g enak badan yaa,siang - siang make jacket, ucap Vivian karena melihat Intan memakai jacket siang bolong begini.
" g ko maa,lagi pengen pake aja" ucap Intan sambil senyum- senyum sendiri.
" g mungkin lahh maa,aq jujur sengaja make jacket ini biar bisa nutup kepala ku,kalau aq masuk ke perusahaan" gumam Intan dalam hati.
" udah siap Intan" tanya Roy
" udah k," ucap Intan
" maa,aq sama k Roy,berangkat dulu" pamit Intan pada mertuanya.
" iya, hati - hati" Roy ingat bawa kendaraanya pelan - pelan aja,jangan ngebut- ngebut" ucap Vivian
" tenang aja tante" ucap Roy
Lalu Intan ,dan Roy pun langsung pergi meniggalkan kediaman Thomshon.
__ADS_1
30 menit kemudian.
Intan,dan Roy pun telah tiba di perusahaan milik keluarga Thomshon.Roy menatap Intan aneh,karena saat mereka berjalan kedalam perusaan tersebut,Intan menutup kepalanya,dengan topi dari jacket yang ia kenakan.
Banyak kasak- kusuk yang mempertanyakan siapa wanita cantik yang berjalan bersama Roy.
"siapa yaa!!,cantik banget kaya selebritis korea Nancy momoland ucap karyawan berbaju kemeja coklat.
" ia cantik banget" siapa yaa" ia facenya kaya selebritis Korea" ucap karyawan yang lain.
Intan yang mendengar hanya diam,tapi juga senang,sebab di puji kaya artis Korea.
Ketika mereka dalam lift ,Intan langsung menghela napas panjang ,dan membuka topi yang dari tadi menutup kepalanya.
"taan, kamu kenapa sihhh,pake acara tutup kepala segala,saat masuk kesini" tanya Roy
"meeemmm,k orang semua kan tau,kalau k Luis itu tunangannya mba Santi,terus kalau aq datang kesini ,tiba - tiba sebagai istri nanti,di sangka orang aq pelakor lagi,apalagi ,mba Santi udah kembali ke Indonesia.Ucap Intan
Mereka pun telah tiba di lantai 28,Roy langsung mengantar Intan, menuju ruang kerja suaminya.
Tok,tok,tok,
" masuk " ucap Luis,dari dalam ruangan.
Roy membuka pintu itu,ceklek"
ia,dan Intan pun bergegas masuk kedalam.
" kamu sakit yaaa Tann,siang - siang pake jacket " tanya Luis sedikit khawatir,sambil memegang dahi istrinya.
__ADS_1
" uhuk,uhuk,uhuk" batuk pura- pura Roy.
" kalian kalau mau bermesraan tunggu ,aq keluar dulu dong,ucap Roy menggoda Luis,dan Intan
" ya sudah keluar sana kamu,dan terimah kasih sudah membawa istri ku kesini" ucap Luis
" Taann,aq keluar dulu yaa,pamit Roy, dan berlalu pergi meninggalkan suami,istri tersebut.
" ihh kk,ngapain bicaranya jutek banget sama K Roy,ucap Intan pada suaminya.
" biar dia g ,ganggu kita aja,ucap Luis tersenyum mesum.
" kemarilahh,aq rindu sekali sama kamu" ucap Luis sambil merentangkan kedua tangannya,
Tanpa menjawab Intan langsung berjalan kedalam pelukan suaminya,pasangan suami istri itupun berpelukan seperti orang yang tidak bertemu bertahun- tahun.
Intan hanya tersenyum,sambil membalas pelukan laki- laki yang di cintainya.
" kaaa,peluknya jangan kuat - kuat dong nafas
Intan sesak" ucap Intan.
Luis lalu,melepaskan pelukannya,dan tersenyum menatap istrinya
Kita kekamar yuu,aq pengen istirahat" ucap Luis sambil menarik tangan istrinya menuju kamar.
Ketika mereka sedang berbaring di ranjang,Intan pun berbicara"
" kaaa" panggil Intan
__ADS_1
" kenapa Tann" ucap Luis sambil membelai lembut rambut sang istri.
" mba Santi " sudah pulang, ucap Intan.