Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Episode 78.TANDA MERAH DI LEHER INTAN


__ADS_3

Sesuai janji Intan dan Luis, sorenya mereka akan pergi ke makam kedua orangtuanya,dan kk sepupunya Intan.


Pasangan suami istri itu pun,menelusuri anak tangga menuju lantai bawa.


Tampak di lantai bawa, Edward,dan Vivian sedang berbincang- bincang,di ruang keluarga.


" kalian mau kemana" tanya Edward pada Intan ,dan Luis


" kami mau ke makam orangtua Intan ,sama sepupunya paaa!!, ucap Luis


" memang kamu harus kesana, soalnya sejak menikah dengan Intan kamu belum pernah ziarah ke makam keluarganya" ucap Edward


" iyaa,paaa,makanya hari ini baru aq sempatkan waktu,soalnya esok aq sudah harus ngurus perusahaan lagi" ucap Luis


Sementara Vivian dari tadi tatapan matanya,menuju leher Intan yang di pen


uhi tanda merah ,ia merasa bahagia atas kemajuan hubungan anaknya dan Intan,tapi juga merasa lucu,karna begitu banyak tanda merah ,yang di ciptakan anak lelakinya ,pada Intan.


Edward yang menyaksikan istrinya tertawa sendiri merasa heran begitu juga dengan Luis,dan Intan


" mama, mama kenapa tertawa ada yang lucu" tanya Edward

__ADS_1


" g ,loh paaa" itu ,ucap Vivian terputus


" itu apaa" tanya Edward penasaran pada istrinya.


" mama kenapa sihh,ketawa sendiri kaya orang gila aja" ucap Luis ,karena keanehan sifat ibunya.


" Taann" kamu g salah yaa,make bajunya" tanya Vivian.


Intan merasa aneh,dengan ucapan ibu mertuanya,serta dia memperhatikan penampilannya sendiri.


" perasaan aq make baju g salah maaa!!ucap Intan pada Vivian.


menyadari hal itu,tidak bisa di bayang kan betapa malunya Intan,dan Luis.


Luis memperhatikan leher istrinya, benar banyak sekali tanda merah yang di tinggal kan ia,bahkan hampir menyampai dadanya Intan


" ohhh Tuhan ,ini sungguh memalukan,napsu aq tinggi banget,bahkan banyak sekali tanda yang kuciptakan" gumam Luis sambil sedikit menutup wajahnya dengan telapak tangannya.


Sementara Edward yang melihat leher Intan betul, di penuhi banyak tanda merah,sesuai ucappan Istrinya langsung tertawaπŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„.


" Luis, Luis,papa baru tau ternyata putra papa ini hebat di atas ranjang" ucap Edward menggoda putranya.

__ADS_1


Sementara Intan dari tadi hanya menunduk, karena sangat malu.Dalam hati ia juga mengumpat suaminya,dan dirinya sendiri.


" ini semua gara- gara dia,kalau mau gituan kenapa g di bagian tubuh ku yang tersembunyi kenapa harus di leher,aq juga kenapa make bajunya g perhatikan dulu" untung aja g ada Lisa, kalau ada dia, bisa 1 hari aq sama Luis di godain sama dia" gumam Intan dalam hati.


" ya udah ini make sweater mama aja,kebetulan mama baru pesan online,tadi baru di antar sama kurirnya,kebetulan sweaternya bisa menutupi leher,jadi bisa menutupi tanda merah di leher kamu Intan" ucap Vivian sambil menyerahkan ,sweater tersebut pada menantunya.


" makasih ma" ucap Intan menerimah,dan memakai sweater pemberian dari Vivian.


" ya udah ayo,Taann,keburu sore, ucap Luis pada istrinya.


" paaa,maaa,kami berangkat duluu"" pamit Intan pada mertuanya.


" iya hati- hati" ucap Edward


Sementara Vivian ,hanya tersenyum melihat wajah Intan yang masih menahan malu,


** Sepeninggal Intan ,dan Luis**


" paaa, semoga mereka sudah bisa saling menerimah" ucap Vivian


" iyaa,kita doain,supaya kita bisa cepat punya cucu" ucap Edward sambil tersenyum

__ADS_1


__ADS_2