Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Ep.179.S2.M.O.M.Pertengkaran Lila, dan Emeli


__ADS_3

🏚️ Kediaman Sunil Kapoor🏚️


" Laa, kamu ganti bajunya. Ga mungkinkan kamu kesana pakai baju ginian" Seru Willi


"Tenang aja Om Suami, aku pasti ganti bajunya.Tadi aku sengaja make baju ginian biar sihh Tante pelakor tau semalam kita, baru habis gituaann.." Seru Lila berbisik ditelinga suaminya.


" Kamu kenapa gitu sihh Laa.., aku ga suka"


Lila menatap suaminya dengan ekspresi kesal.


" Jadi Om belain Tante genit itu, aku cuman ga suka ajah dia dekatin Om terus, padahal udah tau Om sudah punya Istri" Seru Lila dengar nada kesal.


" Kamu tenang aja, dari dari dulu saya ga ada perasaan apa - apa sama Emeli, saya hanya menganggapnya sahabat tidak lebih, jadi kamu ga perlu khawatir" Seru Willi tersenyum, dan membelai lembut pucuk kepala Lila.


" Gitu ya Om..." Serunya sambil menggandeng manja lengan Willi.


" Willi kamu kenapa belum berangkat, nanti ga telat apaa...!!, lagi pula kasian Robert sudah. menunggu" Seru Siena


" Iya Willi, ...nanti kamu bisa terlambat" Seru Emeli pula.


" Iya Maa..."


Ketika Willi akan berangkat, Lila langsung merajuk bermaksud memanasi Ibu mertuanya , dan Emeli yang sedang menatap mereka.


" Om....." Seru Lila dengan nada manja


"Kenapa Laa.." Sambil membalikkan badannya.

__ADS_1


" Ciumm.. dulu donggg..." Seru Lila tersenyum


Willi hanya tersenyum, mendengar ucapan istrinya.


" Kamu manja sekali Lila, sama anak saya" Seru Siena dengan nada yang terdengar kesal.


" Suka - suka Lila dong Maa.., Om Willikan Suami Lila, Iya kan Om..!!.


" Iyaa..." Jawab Willi singkat.


Ketika Willi akan mencium pipi Lila, dengan cepat Lila langsung menyambar bibir suaminya.Yang membuat Willi sangat malu, karena Lila menciumnya di depan Suniil, Robert, Emeli ,dan Ibunya.


Robert, dan Sunil hanya tersenyum menatap pasangan suami istri itu, sedangkan Siena,dan Emeli tampak geram.


" Ya sudah kalau gitu aku berangkat dulu ya Laa.." Pamit Willi


" Baik Tuan..."


" Daa..Suamiku sayang cepat pulang yaa..., kita lanjutin ronde kedua" Seru Lila yang sengaja memanasi mertuanya, dan Siena.


" Kamu itu ga tau malu banget Laaa...." Seru Emeli yang terdengar kesal.


" Suka - suka Lila donnggg...., makanya Tante itu cepat nikah ga takut apa jadi perawan tua, atau Tante mau jadi pelakor" Seru Lila dengan nada sinis


" Kamu kenapa bilang Emeli pelakor" Seru Siena yang terkejut dengan perkataan menantunya.


" Apa tadi kamu bilang anak kecil, kamu bilang aku pelakor, dasar mulut kamu ga tau sopan santun" Seru Emeli dengan nada tinggi, dan ingin menampar Lila, tapi seketika tangannya langsung pegang oleh Lila.

__ADS_1


" Dengar ya Tante ga tau diri, ga tau malu.Jangan pikir aku anak kecil jadi aku lemah, Tante pengen Lila hajar pakai tangan mana...!!, tangan kiri masuk rumah sakit, tangan kanan masuk kuburan.." Serunya dengan nada sinis,sambil menggenggam erat tangan Emeli yang membuat wanita itu meringis kesakitan.


" Lepasin tanganku anak kecil.., Tante tolongin aku" Seru Emeli meminta bantuan pada Siena karena merasa pergelangan tangannya terasa sakit.


" Lila lepasin tangan Emeli..." Teriak Siena.


Lila langsung menghempaskan tangan Emeli dengan sangat kasar.


" Willi ga salah milih istri, Lila bukan wanita yang lemah, walaupun anak kemarin sore tapi dia sama sekali tidak takut menghadapi Emeli" Bathin Sunil mengagumi menantunya.


" Makanya Tante jangan coba - coba mengusik Lila,atau menggoda Om Willi,karena Om Willi hanya milik Lila.." Serunya dengan nada penuh penekanan.


" Selamat pagi semuanya...." Sapa Lisa yang baru saja datang, sambil tersenyum.



" Pagi Omm..., pagi Tante Sienaa..., ada apa ini suasana sepertinya lagi tegang banget.


" Eh.. kamu udah datang ya Lisa.Ga ada apa ko , iya kan Tante Emelii...?? Seru Lila tersenyum.


Emeli hanya diam, dan menatap tajam Lila, sambil memegang pergelangan tangannya yang masih kesakitan.


" Kamu ko baru datang kesini Lisa, Om dengar kamu udah lama di Inggris" Seru Sunil untuk yang berpura - pura menutupi semua kejadian tadi.


" Sudah lama ko Omm..., maaf Lisa baru datang kesini" Serunya tersenyum.kikuk.


" Ya sudah ayo Lisa,kita kekamar, soalnya aku mau ganti baju dulu, baru kita berangkat"

__ADS_1


" Ya sudah ayoo...'Jawab Lisa sambil berjalan bersama Lila menuju kamarnya yang berada di lantai tiga.


__ADS_2