
Sesampainya mereka di dalam mobil,Luis langsung membanting kepalanya pelan,di kursi kemudinya.
Intan menatap heran, suaminya.
" k,kk baik- baik saja,tanya Intan pada suaminya.
" Tann, Intaaann,kamu kenapa sihhh!!,jadi perempuan ceroboh sekali!!!,kan aq malu sama- mama,sama papa,untung juga g ada Lisa situkang jahil itu" bisa satu hari aq di ledekin sama dia. Ucap Luis yang terlihat kesal pada istrinya.
" maaf,habis tadi kk nyuruhnya, aq buru- buru katanya takut kesorean,makanya aq nyambar baju mana aja,tanpa memperhatikan leherku" ucap Intan dengan berusaha menyembunyikan kekesalannya.
" jadiii!!,kamu salain aq" ucap Luis yang tidak terimah di salahkan sama Intan
" g,ko k,g, mana Intan berani" ucapnya sambil memaksa tersenyum
" baguslahhh,kalau begitu" ucap Luis
" laki- laki ini benar - benar brengsek,selalu aja marah- marah,baru tadi pagi mesrah banget sama aq,sampai di pangkuh segala" sekarang marah g jelas, untung aja ya Luis,kamu anaknya om Edward,kalau g aq sudah ceraikan kamu dari awal pernikahan kita,dasar pria gila,pemerkosa" maki Intan dalam hati, pada suaminya, sambil tangannya menggenggam erat ujung roknya,karena saking kesalnya pada Luis.
" kenapa kamu mukanya kecut gitu,marahh kamu sama saya" ucap Luis sambil mengendarai mobil sportnya.
__ADS_1
" g,ko k,Intan g marah ucap Intan ,sambil mengalihkan pandanganya kearah keluar jendela" agar tidak terlihat wajah kesalnya.
* TEMPAT PEMAKAMAN UMUM*
" ayo kaa,makamnya di ujung sana, ucap Intan
pada Luis.
Luis mengikuti langkah kaki istrinya, mereka berhenti di 3 makam orang- orang yang di cintai Intan.
" Tann, ini makam,mama,sama papa kamu yaa" tanya Luis
" ohhh gitu" ucap Luis"
Lalu Intan menaruh buket bunga yang di belinya bersama Luis,di pusara, ketiga orang yang di cintainya.
Intan berdoa dalam hatinya,meminta pada orang - orang yang disayanginya, yang telah pergi meninggalkannya.
" paaa,maa,K Doni,kenalin ini suami Intan,kalau memang dia betul- betul jodoh Intan,buat hubungan kami bertahan,dan maut yang hanya memisahkan kami,sebab pernikahan kami tanpa di dasari cinta,Intan tidak tau apakah di hatinya sudah mencintai Intan ,atau belum,tapi yang jelas,Intan sudah jatuh cinta terlebih dahulu sama dia""pa,ma,k Doni, Intan hanya takut suatu saat,kalau tunangannya kembali,dan kalau sampai k Luis masih menyimpan perasaan cinta buat tunangannya,buatlah Intan kuat,dan berbesar hati menyerahkan kembali k Luis,pada mba Santi.Karena dalam hidup ini,Intan sudah merasa bersyukur memiliki om Edward,tante Vivian,Lisa dalam hidup Intan, Intan tidak menginginkan apa- apa lagi,mereka adalah harta Intan ,ma,pa,K Doni!!.
__ADS_1
gumam Intan dalam hati, yang merasa sesak dalam dadanya ,dan berusaha menyembunyikan kesedihannya didepan suaminya, atas pernikahannya dengan Luis yang tanpa di dasari perasaan cinta,dan ia menyesali perasaan cintanya terhadap suaminya yang membuatnya sangat tersiksa.
"Tannn,kamu baik- baik saja" tanya Luis yang melihat wajah murung istrinya.
" Intan baik- baik aja ko k," ucap Intan berusaha menyembunyikan kesedihannya.
" Taann,aq boleh nanya g" ucap Luis
" mau nanya apa k"
" orang tua kamu meninggal kamu umur berapa tahun? tanya Luis
" umur ku 8,tahun k"ucap Intan
" kalau gitu, kamu masih SD waktu itu" ucap Luis sedikit tak percaya.
Intan hanya mengangguk,dan tersenyum menjawab pertanyaan suaminya.
" paa,maa,k Doni,mulai sekarang kalian g perlu khawatir,aq akan berusaha membahagiakan Intan,dan trimah kasih maa,sudah melahirkan wanita sebaik Intan buat ku" ucap Luis dalam hati
__ADS_1