
" Taann" kamu kenapa, tanya Vivian.
" paa,maa, apapun yang terjadi tetaplah menjadi orang tua Intan,Intan tidak sanggup hidup tanpa kalian " ucap Intan memeluk Edward, dan menangis sesegukan.
"selama nya ,papa,dan mama akan menjadi orang tua kamu Intan" ucap Edward pada Intan.
" Taann" kamu mempunyai tempat yang sama seperti Luis,dan Lisa, dan selamanya kamu akan menjadi putri kami " ucap Vivian menenangkan Intan.
" katakan sama papa,ada masalah apa,apakah kamu mempunyai masalah dengan Luis? tanya Edward
" g,paa,g maaa, Intan sama k Luis baik -baik saja" ucap Intan berbohong,sambil mengusap air matanya.
" maaa,paa,maafkan Intan ,harus berbohong pada kalian,Intan tidak mungkin jujur pada kalian,bahwa k Luis masih menjalin hubungan dengan Santi, Intan g mau hubungan kalian berantakan gara- gara Intan,apalagi Intan cuman anak angkat,dengan kalian tetap menganggap Intan sudah seperti anak kalian sendiri bagi Intan sudah cukup, walaupun Intan harus kehilangan k Luis Intan rela,tapi Intan akan mencoba mempertahankan rumah tangga Intan dengan K Luis,walaupun Intan tau hati Luis bukan untuk Intan,dan Intan lakukan semua ini,untuk kalian maa,paa,gumam Intan dalam hati.
Sementara Luis hanya menatap Intan dengan tatapan penuh tanda tanya.
" Intan ayo kita kekamar ucap Luis memeluk bahu istrinya,berusaha untuk menenangkan Intan.
" iyaa,k " ucap Intan.
" maa,paaa,Luis sama Intan kekamar dulu.pamit Luis pada kedua orang tuanya.
Edward ,dan Vivian hanya mengangguk dengan ucapan putranya.
__ADS_1
" paa" sebenarnya ada apa dengan Intan,g biasanya dia bersikap seperti itu. ucap Vivian dengan rasa penasarannya
" iyaa , maa, papa juga merasa ada yang Intan sembunyikan dari kita,tapi maa, kalau itu menyangkut urusan rumah tangga mereka kita g boleh ikut campur" Ucap Edward
" iyaa, paaa! mama ngerti. ucap Vivian
--------------------------------------
* lantai 3,kamar Luis ,dan Intan.
" bersihkan dirimu,setelah itu kita bicara" ucap Luis
" baik kaaa," ucap Intan sambil berlalu pergi, meninggalkan Luis
Intan mengisi air hangat didalam bathup hingga penuh,dan mengisih sedikit dengan aromaterapi berwangi bunga melati,Intan masuk kedalam dan berendam,ia merasakan tubuhnya lebih rileks,setelah seharian dengan kekacauan pikirannya.
Setelah melakukan ritual mandinya selama 45 menit,Intan pun bergegas kekamar ganti,memakai pakaian,bedak ,dan sedikit lip blam,agar tidak terlihat pucat,karena kebanyakan menangis.
" kaaa" ucap Intan,yang telah menghampiri suaminya.
" duduklah disini,ucap Luis sambil menyuruh Intan agar duduk di sampingnya.
Intan lalu menjatuhkan bokong di samping suaminya.
__ADS_1
" katakan padaku" ada apa" ucap Luis
" tidak k,semuanya baik- baik saja " ucap Intan berbohong.
Luis menarik napas panjang ,dan membuangnya kembali.
" baik lah kalau tidak ada masalah ,ayo kita masuk" soalnya esok aq harus bangun pagi,sebab ada pertemuan dengan Klien dari Jepang. Ucap Luis pada Intan.
" iyaa,kaaa" ucap Intan.
Lalu pasangan suami istri itu pun membaring diri di ranjang ,sambil berpelukan,seolah - olah tidak terjadi apa- apa.
" kaaa" ucap Intan dengan suara lembut.
" kenapaaa" jawab Luis
" aq,menginginkan mu" ucap Intan tersenyum malu,dan berusaha menutupi kesedihannya.
Luis tersenyum,karena tidak biasa Intan yang duluan meminta, mereka melakukannya.
" baiklah " ucap Luis tersenyum, sambil mengecup,dan mengisap bibir istrinya.
Sementara,tangan Intan telah melepas satu persatu kancing baju, piyama suaminya,tanpa melepaskan ciuman panas mereka.
__ADS_1
Akhirnya malam itu Intan ,dan Luis kembali melakukan aktifitas panas mereka,dan wanita cantik itu memutuskan untuk tetap bertahan walaupun sakit di hatinya.
Jangan lupa like,vote,dan komnt,agar aku lebih semangat menulisnya.makasih🙏🙏🙏