Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Episode 148. Wiliam, dan Lila part 2


__ADS_3

" sayang " panggil Louis pada istrinya ketika mereka telah berada di dalam dakamar.



" ia sebentar" jawabnya dengan wajahnya yang terlihat cemberut, sambil menyambangi suaminya


" kenapa kamu lama sekali sayang"'" bukankah tadi kamu sudah janji padaku ,bahwa malam ini kita akan melakukan sebanyak 2 kali


"ya, ya aku tau sayang" jawabnya sambil naik keatas ranjang.


Akhirnya malam itu pasangan suami istri Intan, dan Louis melewati malam yang panjang dengan penuh gairah yang membara, dan mereka melakukan sebanyak 2 kali sesuai dengan kesepakatan yang telah di setujui oleh Louis.


" sayang, udah dong tadi kan kesepakatannya kan cuman 2 kali" ucap Intan ketika Louis ingin menambahnya lagi.


" ayo sayang sekali lagi, please" ucapnya memohon sambil mengatupkan kedua tangannya


" ga, aku bilang ga, ya ga" ucapnya Intan tegas


" tapi sayang, aku masih pengeenn, ucap Louis membujuk istrinya.


" sudah lah sayang aku mau tidur, okee" jawab Intan sambil membalikkan badannya membelakangi sang suami, dan memejamkan matanya karena ia sudah sangat mengantuk, akibat kelelahan dengan acara babyshower nya hari ini, di tambah dengan kehamilannya yang makin membesar, dan kelelahan karena melayani suaminya.


Louis mengusap kasar wajahnya, ketika melihat Intan sudah tertidur pulas.


Karena belum bisa tidur, pria tampan itupun memutuskan untuk turun kebawa.


Ia sedikit kaget begitu melihat perdebatan antara sepupunya kandungnya Wiliam, dan adik iparnya Lila


" kembalikan handphone ku, om jelek, kembalikan handphone ku, ucapnya sambil melompat - lompat berusaha untuk menjangkau phonshelnya yang di pegang Wiliam.

__ADS_1


" coba saja ambil sendiri anak kecil, ucapnya tersenyum, sambil mengangkat tangan nya setinggi mungkin dan berlari kecil mengelilingi ruang tengah , yang memiliki tempat yang luas


" om jelek kembalikan handphoneku, ucap Lila ngos - ngosan karena sudah lelah mengejar Wiliam


" apa yang kalian berdua lakukan, ucap Louis menatap heran Lila, dan Wiliam


" Kaka, ini sih om jelek ga mau balikin handphoneku, ucapnya dengan nada sedikit manja.


Pandangan Louis seketika beralih kearah Wiliam, dengan penuh tanda tanya.


" maaf, sambil senyum- senyum sendiri ,dan menyerahkan handphone nya Lila


" ini anak kecil handphone mu" ucapnya lagi


Lila langsung mengambil phonshelnya, dan segera menuju ke lantai 2 kamarnya, dengan wajahnya yang terlihat sangat kesal.


Seketika Louis langsung menghampiri sepupunya.


Wiliam yang sudah mengerti maksud sepupunya, langsung berbicara agar pikiran Louis tidak berpikir kearah sana.


" tidak, ini tidak seperti yang kau pikirkan , aku hanya memberi pelajaran pada iparmu itu, karena sudah berani berbuat nakal kepadaku" ucap Wiliam yang terlihat serius


" memang apa yang aku pikirkan ? tanya Louis balik, sambil tersenyum menggoda sepupunya.


" ahh, sudahlah aku mau tidur, ngantuk" ucapnya sambil berjalan menuju lantai 2 kamar nya.


Louis hanya tersenyum , menatap kepergian sepupunya itu.


Wiliam duduk di atas ranjang, dan n,tah apa yang pikirkan pria tampan itu.

__ADS_1



Ia membuka aplikasi galeri ,dan melihat foto - foto kenangan ia, bersama mantan tunangannya katarina yang merupakan seorang aktris.




Wiliam tersenyum miris melihat foto - foto kenangan ia, dan Khatarina.


" tega sekali kau menghianatiku, sampai kapanpun aku tidak akan pernah memaafkan mu, Katharina" ucapnya sambil meneteskan air mata mengingat penghianatan yang di lakukan mantan tunangannya itu.


๐ŸŒ… pagi hari๐ŸŒ…


"Louis mana Wiliam? papa belum sempat menyapanya.


" tuhh, orangnya" ucap Louis.


" pagi om"


" pagi, oh iya semalam ibu mu menelpon katanya ingin bicara dengan mu tapi kau tidak pernah mengangkat telponnya"


" aku sudah bosan dengan teleponannya, yang hanya menginginkan aku segera menikah" ucapnya yang terdengar kesal.


" memang kamu harus segerah menikah, kamu lihat Louis sebentar lagi sudah mau memiliki anak, padahal kalian berdua seumuran" ucap Vivian.


"ia om, om harus segera menikah, nanti keburu om jadi kake- kake lagi" ucap Lila sambil tertawa


Wiliam, menatap tajam Lila,seperti ingin menerkam gadis kecil itu hidup - hidup.

__ADS_1


" anak ini benar " benar menguji kesabaran ku" gerutu Wiliam dalam hati.


minta dukungan Kaka, Kaka like,komnt,dan voteya, supaya aku semakin semangat menulisnya๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2