Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Episode 93.KEHAMILAN INTAN


__ADS_3

Intan duduk,tapi seketika ia merasakan gejolak dalam perutnya,Intan bergegas kembali kedalam mini market tersebut.


" mba bisa minjam toiletnya g" tanya Intan pada salah satu karyawan mini market .


" ohh bisa mba,masuk kedalam,terus belok kiri" ucap karyawan tersebut.


Lalu Intan pun berjalan dengan sedikit mempercepat langkah kakinya,sampai di dalam toilet Intan segerah muntah- muntah


" hoeek" hoeeek,hoekk, napas Intan terengah - engah ,serta keringat sedikit membasahi dahinya,akibat muntahannya itu.


"sepertinya aq harus menemui docter Clara nii,karena sudah hampir jalan 2 bulan ini,aq belum datang bulan" ucap Intan tersenyum.


Intan segera keluar dari toilet, dengan senyuman yang tak terlepas dari wajahnya walaupun ia masih merasakan mual.


" mba makasih yaa, udah minjamin toiletnya" ucap Intan pada karyawan mini market


" sama- sama mba" ucap karyawan tersebut sambil tersenyum.


Lalu Intan pun keluar dari mini market ,dan kembali ke perusahan.


" hemmm,sepertinya sebentar lagi aq bakalan punya baby nii, ucap Intan tersenyum,dan terus melangkahkan kakinya ke perusahaan.


* 15 menit kemudian*


Intan telah tiba di lantai 28,ia berjalan menuju ruang kerja suaminya,ia membuka pintu, " ceklek" dan terus tersenyum,tanpa memperdulikan keberadaan Roy,dan Luis.


Roy,dan Luis menatap Intan heran ,sebab sedari tadi Intan masuk kedalam ruangan,Intan terus menampilkan senyuman di wajahnya.

__ADS_1


" Intan kamu kenapa dari tadi, senyum- senyum sendiri" baru habis ketemu cowo ganteng" ucap Roy,sambil memanasi Luis.


Luis seketika menatap tajam kearah Roy.


" maaf teman aq hanya bercanda" ucap Roy sambil tertawa


" k,esok Intan minjam Dina yaa, Intan pengen ngajak Dina temani Intan,soalnya Intan mau periksa ke docter" ucap Intan pada Roy sambil tersenyum


" kamu lagi sakit Tann, ucap Luis dengan wajah penuh kekhawatiran


" g,Intan g sakit" Intann sehat ko" cuman Intan pengen periksa kesehatan aj " ucap Intan berbohong pada suaminya.


" kalau begitu biar esok aq yang ngantar" ucap Luis


" g usah k,kk kerja aja" lagian Intan tadi sudah nelpon Dina buat temani Intan esok" ucap Intan berbohong


" ya sudah ,tapi ada apa - apa beritahu aq" ucap Luis


*********************************************


Esok harinya di rumah sakit XXX,di ruangan docter Clara.


" kamu udah melakukan tes Intan" tanya Clara


" belum k, Intan memang pengen langsung datang menemui kk, untuk memeriksa ,kalau Intan beneran hamil, Intan pengen tau usia kandungan Intan.


" semoga kamu beneran hamil Tann" ucap Dina dengan wajah yang sangat antusias.

__ADS_1


" ya sudah kamu berbaring di atas tempat tidurnya,supaya kk periksa" ucap Clara tersenyum


Lalu Intan pun berbaring di atas tempat tidur tersebut,Clara menaikkan sedikit baju Intan,docter cantik itu mengolesi gel di atas perut Intan ,dan menggeser- geserkan alat yang dapat mendeteksi janin,seketika Clara tersenyum.


" Tan, kamu liat dehhh,ini calon baby kamu, wahh ini luar biasa" sepertinya baby-nya kembar " ucap Clara dengan antusias


" beneran aq hamil k,hamil anak kembar" tanya Intan dengan wajah penuh kebahagian


" iyaa niii" liat dehh di layar monitor ini,ada 2 titik, ucap Clara sambil menunjukkan jarinya .


" ya Tuhaann,Intan kamu hamil,sebentar lagi aq bakalan punya keponakan" ucap Dina sambil memeluk sahabatnya karena terlalu bahagia


" berapa usia kandungan Intan kaa?? tanya Intan sambil tersenyum bahagia.


" usia kandungan kamu sudah mau memasuki Minggu ke delapan Tann" ucap Clara tersenyum.


Setelah selesai periksa,Clara menuliskan resep,buat Intan.


" suami kamu, sudah tau belum keadaan kamu Intan" tanya Clara.


"aq g berniat kasitau dia k" ucap Intan


" lho memangnya kenapa" tanya Clara kaget.


Lalu Intan menceritakan semuanya,dari kedatangan Santi,dan pertengkaran dengan wanita itu.


Clara,dan Dina sangat kaget,juga merasa iba dengan keadaan Intan.karena ia, tengah berbadan dua,dan harus menghadapi masalah seperti ini.

__ADS_1


" kamu yang kuat Taan,ingat kk, pernah bilang apa sama kamu" apalagi sekarang kamu tengah hamil,jangan sampe keadaan mempengaruhi kondisi janin kamu" ucap Clara


" tenang k, Intan kuat ko, selama masih ada,papa,mama,Lisa,kedua sahabatku,serta k Clara,Intan yakin Intan sanggup melewati ini semua" ucap Intan karena sekarang bagi dia yang terpenting kesehatan janinnya,dan ia sama sekali tidak peduli walaupun Luis harus kembali kepada kekasihnya.


__ADS_2