
* dikamar lantai 3*
" k,kamu, g kekantor hari ini, tanya Intan yang melihat suaminya lagi bersantai.
" g " masa baru habis,nikah aq langsung masuk kerja,lagi pula pekerjaan di kantor sudah aq serahkan semua pada Roy,untuk sementara ia yang hendel semuanya.
" meemm,gitu yaa" ucap Intan
" Taann" sini dehh, ucap Luis memanggil istrinya.
" ada apa k?, tanya Intan menghampiri suaminya,
" duduk,kamu mau berdiri aja begitu " ucap Luis pada Intan.
Tanpa menjawab,Intan langsung duduk di sebelah suaminya.
" kamu mau kita pergi,bulan madu sekarang,atau kita tunda dulu" tanya Luis,pada Intan
" gimana,sama aja bulan madu,tapi perasaan saling mencintai belum ada,buat apa,rasanya garing banget,mendingan nanti aja" gumam Intan dalam hati.
" g,lah kaa, nanti aja,baru kita bulan madunya,untuk sementara biar kk ngurusin perusahaan dulu,soalnya kayanya kk,juga lagi banyak kerjaan, ucap Intan.
Luis tersenyum mendengar omongan Intan.
" makasih yaa,kamu sudah mengerti" mungkin esok aq udah kembali kekantor" ucap Luis.
__ADS_1
lalu ia mengeluarkan sebuah credit card,dari dompetnya.
" Taan" ini buat kamu, no pin nya ,tanggal pernikahan kita" ucap Luis sambil memberikan creditcard pada Intan
" buat aq,k" tanya Intan
" meemm" kamu kan istri saya,jadi kamu sekarang jadi tanggung jawab saya" ucap Luis
" tapi,Intan mau make buat apaa yaa k!!, Intan bingung!.Tanya Intan.
" ya make buat ke salon,atau beli pakain,apa ajalah terserah kamu" ucap Luis,dengan nada sedikit kesal.
" iya ,k makasih," ucap Intan.
" ya sekarang kamu kan istri saya,jelas kamu akan sering menemani saya,bertemu rekan - rekan bisnis, atau colega - colega saya,atau menemani saya ke suatu acara" memang kamu mau aq ngajak perempuan lain.
" kamu cemburu" Taann" tanya Luis tersenyum,melihat wajah Intan yang sedikit jutek
" g,ko,ngapain Intan,cemburu" kilah Intan
" ya sudah " kalau kamu g cemburu,nanti saya ngajak perempuan lain aja" ucap Luis dengan sengaja memancing emosi istrinya.
" ja,jangan lah k, g boleh ,awas kk kalau ngajak perempuan lain,bakalan Intan ngaduin sama papa" ucap Intan.
" Intan- Intan ,aq tau kamu mulai ada sedikit perasaan buat aq" hanya kamu g mau mengakuinya" gumam Luis dalam hati.
__ADS_1
" g,aq g mungkin lakuin itu,aq hanya bercanda" ucap Luis tersenyum.
" intan pikir kk, serius" ucap Intan dengan wajah sedikit jutek.
" kaa" panggil Intan pada Luis.
" kenapa" ucap Luis
" kapan - kapan ,kalau kk punya waktu,kita ke makam orang tua Intan yaa, sama k Doni" ucap Intan.
" boleh" gimana kalau esok sore ,aq usahakan pulang cepat" soalnya aq masih sedikit lelah,apalagi dengan masalah kaburnya Santi" ucap Luis yang teringat kembali,telpon Santi semalam.
" iyaa, k, Intan ngerti ko, ucap Intan sambil tersenyum pada suaminya .
Luis hanya tersenyum menatap Intan, kemarilah Taaan,ucap Luis
Tanpa menjawab , Intan langsung,duduk di samping suaminya.
" Taann" makasih yaa" ucap Luis sambil membelai rambut istrinya.
Intan hanya mengangguk,sambil tersenyum dengan omongan suaminya.
Dengan perlahan Luis mendekat kan bibirnya,ke bibir Intan,dan mencium,serta mengisapnya, sementara Intan hanya memejamkan mata,menikmati ciuman suaminya,namun perlahan ia membalas ciuman suaminya dengan lembut,mereka asyik berciuman,dan melupakan kalau pintu kamar tidak di kunci.
" kakaaa" teriak Lisa yang langsung menerobos kedalam kamar Intan, dan Luis.
__ADS_1
Seketika Lisa ,langsung berhenti ,dan membalikkan badannya ,karena malu mendapati Intan,dan KK-nya sedang berciuman.
Sementara Luis sangat geram pada adiknya,dan Intan betapa malunya ia karena tertangkap basa oleh Lisa sedang berciuman dengan KK nya.